Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Richard Andreas | 21 Januari 2026 14:02
Bola.net - Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi panggung perubahan besar dalam aturan sepak bola. Tiga regulasi baru disebut siap diterapkan ketika turnamen tersebut digelar.
Sepanjang musim 2025/2026, sepak bola memang terus berevolusi. Beberapa aturan baru sudah lebih dulu diterapkan di kompetisi domestik, termasuk pembatasan pemain yang boleh berbicara kepada wasit serta aturan delapan detik bagi kiper.
Kini, fokus perubahan mengarah ke level tertinggi. International Football Association Board (IFAB) mendorong penyesuaian aturan dengan tujuan utama mengurangi pemborosan waktu dan meningkatkan tempo permainan.
Perluasan Peran VAR di Piala Dunia
Dalam pertemuan tahunan bisnis di London, IFAB mendukung rencana memperluas penggunaan VAR. Salah satu poin utama adalah memungkinkan VAR mengintervensi keputusan kartu kuning kedua.
VAR hanya boleh merekomendasikan peninjauan jika terdapat bukti faktual yang jelas bahwa kartu tersebut diberikan secara tidak semestinya. Selain itu, VAR juga dapat turun tangan apabila kartu diberikan kepada tim yang keliru.
Perubahan lain menyentuh keputusan sepak pojok. VAR nantinya diizinkan memeriksa dan mengoreksi keputusan corner jika dinilai jelas salah, selama prosesnya dapat dilakukan segera tanpa menunda jalannya pertandingan.
Menunggu Pengesahan Resmi IFAB
Meski mendapat dukungan, seluruh perubahan ini belum resmi berlaku. Aturan baru masih menunggu persetujuan dalam pertemuan umum IFAB yang akan digelar di Cardiff pada 28 Februari 2026.
Mantan wasit Premier League David Elleray menjelaskan alasan di balik rekomendasi tersebut.
“Jika keputusan kartu kuning kedua jelas keliru secara faktual, maka itu bisa ditinjau. Kami memperkirakan hal itu akan segera diterapkan.”
Ia juga menyinggung penggunaan VAR untuk keputusan sepak pojok.
“Menggunakan VAR untuk corner, baik dengan bantuan chip di dalam bola jika tersedia, atau ketika keputusan awal jelas salah, adalah sesuatu yang bisa diterapkan mulai Piala Dunia.”
Aturan Waktu untuk Percepat Permainan
Selain VAR, IFAB juga menyoroti isu timewasting. Aturan delapan detik yang selama ini berlaku untuk kiper disebut akan diperluas.
Ke depan, pembatasan waktu tersebut juga akan diterapkan pada lemparan ke dalam dan tendangan gawang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat ritme pertandingan.
Diskusi lain mencakup rencana aturan 10 detik untuk pergantian pemain. Pemain yang ditarik keluar harus meninggalkan lapangan dalam batas waktu tertentu, atau penggantinya tidak boleh masuk hingga bola mati berikutnya.
Sementara itu, pemain cedera diwajibkan berada di luar lapangan selama dua menit, kecuali jika ia dilanggar oleh pemain lawan yang kemudian mendapat kartu kuning atau merah.
Fokus pada Pengalaman Penonton
Kepala IFAB sekaligus CEO FA of Wales, Noel Mooney, menegaskan bahwa arah perubahan ini jelas.
“Temanya sekarang sangat jelas, yaitu meningkatkan tempo permainan dan mengurangi pemborosan waktu," kata Mooney.
"Jadi kami sedang mengerjakan paket langkah untuk memastikan para penggemar mendapatkan pengalaman sepak bola yang lebih baik, dan itu sangat penting.”
Jika disahkan, aturan-aturan ini akan mulai membentuk wajah baru sepak bola di World Cup. Piala Dunia edisi tersebut pun berpotensi menjadi tonggak perubahan cara permainan dijalankan di level tertinggi.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Eks Man United Ini Beber 1 Alasan Besar Cristiano Ronaldo Belum Akan Pensiun: Termotivasi Messi
John Herdman Buka-bukaan Alasan Tolak Sejumlah Negara untuk Latih Timnas Indonesia: Tertantang Bawa Skuad Garuda ke Piala Dunia!
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
4 Fakta John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia: Alumni Piala Dunia yang jadi Otak Generasi Emas Kanada
Bedah Taktik John Herdman yang Bisa Bikin Timnas Indonesia Bangkit: Gegenpressing dalam Formasi 3-4-2-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Ungkap Pesan untuk Lionel Messi Usai Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 September 2026, 23:01
-
Delegasi FIFA Cek Kesiapan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 21 September 2026, 21:58
-
Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi?
Piala Dunia 3 September 2026, 14:14
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Crystal Palace vs Liverpool 8 November 2026
Liga Inggris 8 November 2026, 19:40
-
Link Streaming Sunderland vs Chelsea 8 November 2026
Liga Inggris 8 November 2026, 19:36
-
Link Streaming Genoa vs AC Milan 8 November 2026
Liga Italia 8 November 2026, 19:03
-
Link Live Streaming Java United vs Persib di Indosiar Hari Ini
Bola Indonesia 8 November 2026, 18:04
-
Hasil Bali United vs Persik: Tren Positif Tuan Rumah Terus Berlanjut
Bola Indonesia 8 November 2026, 17:45
-
Hasil PSS Sleman vs Bhayangkara FC: Tuan Rumah Gagal Raih Poin Penuh
Bola Indonesia 8 November 2026, 17:16
-
Link Nonton Streaming Java United vs Persib di Indosiar, 8 November 2026
Bola Indonesia 8 November 2026, 16:26
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 7-8 November 2026
Liga Inggris 8 November 2026, 16:12
-
Jadwal Lengkap MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Lusail, 6-8 November
Otomotif 8 November 2026, 16:08
-
Como Tegaskan Status Nico Paz di Tengah Rencana Real Madrid
Liga Italia 8 November 2026, 15:11
-
Dari Gvardiol hingga Baas, 6 Opsi Bek untuk Barcelona
Liga Spanyol 8 November 2026, 11:09
-
Kekalahan Man City Seret Manchester United ke Zona Degradasi
Liga Inggris 8 November 2026, 10:01
-
Cedera Rodri dan Dilema Rotasi yang Dihadapi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 8 November 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpeluang Mewarisi Nomor 7 Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Editorial 6 November 2026, 20:51
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03




