Messi, Cubarsi, Haaland, dan Nama-nama Paling Bersinar di Piala Dunia 2026
Gia Yuda Pradana | 20 Juli 2026 21:20
Bola.net - Lionel Messi mungkin gagal mengantar Argentina mempertahankan gelar juara dunia setelah kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Namun, performa sang kapten sepanjang turnamen tetap menjadi yang paling mengesankan dibanding pemain lain.
Piala Dunia 2026 menghadirkan perpaduan bintang besar dan wajah baru yang tampil luar biasa di panggung tertinggi sepak bola. Sejumlah pemain mampu melampaui ekspektasi dan meninggalkan jejak penting bagi negaranya.
Turnamen kali ini juga menghasilkan banyak penampilan individu yang layak masuk dalam daftar terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia. Berikut 10 pemain yang paling bersinar sepanjang kompetisi.
Lionel Messi Masih Berdiri di Puncak

Messi menutup turnamen dengan delapan gol dan empat assist saat membawa Argentina mencapai partai final. Statistik tersebut hanya menggambarkan sebagian kecil dari pengaruhnya di setiap pertandingan.
Pada usia 39 tahun, Messi tetap mampu mengendalikan tempo permainan dan menciptakan peluang dalam situasi sulit. Kekalahan dari Spanyol tidak menghapus warisan besar yang kembali ia bangun di Piala Dunia.
Kylian Mbappe Cetak Rekor Baru

Kylian Mbappe tampil luar biasa bersama Prancis meski timnya hanya finis di peringkat keempat. Penyerang berusia 27 tahun itu mencetak 10 gol sepanjang turnamen.
Catatan tersebut menjadi jumlah gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia sejak 1970. Mbappe kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 22 gol.
Jude Bellingham Bangkit Bersama Inggris

Jude Bellingham kembali menemukan performa terbaiknya setelah musim klub yang tidak mudah. Gelandang Inggris itu mengakhiri turnamen dengan tujuh gol.
Jumlah tersebut menjadi rekor baru bagi pemain Inggris dalam satu edisi Piala Dunia. Gol individunya saat perebutan peringkat ketiga menjadi penutup yang sempurna.
Erling Haaland Antar Norwegia Ukir Sejarah

Erling Haaland menjadi motor utama perjalanan mengejutkan Norwegia hingga babak perempat final. Ia mencetak tujuh gol hanya dalam lima pertandingan.
Ketajaman dan kekuatan fisiknya membuat hampir semua bek kesulitan menghentikannya. Haaland memperlihatkan bahwa dirinya tetap menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di dunia.
Rodri Kendalikan Permainan Spanyol

Rodri kembali ke performa terbaik setelah pulih dari cedera lutut yang sempat mengganggunya. Gelandang Spanyol itu menjadi pengatur ritme permainan sepanjang turnamen.
Distribusi bola yang akurat dan kemampuan membaca permainan membuat Spanyol tampil dominan. Perannya menjadi fondasi keberhasilan tim meraih gelar juara dunia.
Pau Cubarsi Tampil Dewasa di Usia 19 Tahun

Pau Cubarsi menjadi pemimpin lini belakang Spanyol meski usianya baru 19 tahun. Bek Barcelona itu tampil konsisten dari fase grup hingga partai final.
Kemampuan membaca permainan, duel fisik, dan kualitas umpannya mendapat banyak pujian. Cubarsi akhirnya meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026.
Michael Olise Pecahkan Rekor Assist

Michael Olise berkembang menjadi motor kreativitas serangan Prancis sepanjang turnamen. Ia bahkan memecahkan rekor assist Piala Dunia yang sebelumnya menjadi milik Pele.
Penampilannya di semifinal memang tidak maksimal. Meski demikian, kontribusinya secara keseluruhan tetap menjadi salah satu yang terbaik di turnamen.
Harry Kane Tetap Tajam

Harry Kane membuka Piala Dunia dengan performa yang sangat produktif. Ia menutup turnamen dengan enam gol untuk Inggris.
Kapten The Three Lions itu kini menjadi pencetak gol terbanyak negaranya di sejarah Piala Dunia. Pengalaman dan insting mencetak golnya masih sangat dibutuhkan menuju edisi 2030.
Ousmane Dembele Jawab Keraguan

Ousmane Dembele akhirnya memperlihatkan kemampuan terbaik bersama Prancis. Peraih Ballon d'Or 2025 itu tampil konsisten sejak fase grup.
Hat-trick ke gawang Norwegia menjadi salah satu penampilan terbaiknya. Dembele juga berperan penting membawa Prancis finis di posisi keempat.
Vozinha Curi Perhatian Bersama Cape Verde

Kiper Cape Verde, Vozinha, menjadi salah satu kisah paling menarik di Piala Dunia 2026. Namanya viral pada awal turnamen sebelum membuktikan kualitasnya di bawah mistar.
Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk ketika menghadapi Messi pada fase gugur. Penampilan tersebut membantu Cape Verde mencatat perjalanan bersejarah yang dikenang banyak pencinta sepak bola.
Sumber: Barca Blaugranes
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









