Momen Kontroversial di Laga Inggris vs Ghana: Djed Spence Tolak Jabat Tangan dengan Thomas Partey
Asad Arifin | 24 Juni 2026 11:29
Bola.net - Timnas Inggris harus puas berbagi angka dengan Ghana setelah laga Grup L Piala Dunia 2026 di Boston Stadium berakhir imbang tanpa gol. Pertandingan yang digelar Rabu (24/6/2026) dini hari WIB itu berlangsung ketat sejak awal hingga akhir laga.
Inggris mendominasi penguasaan bola, namun kesulitan membongkar pertahanan disiplin Ghana yang tampil sangat terorganisir. Di sisi lain, Ghana beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat yang membuat lini belakang Inggris tetap waspada.
Tidak banyak peluang bersih yang tercipta sepanjang pertandingan, membuat kedua tim gagal memecah kebuntuan. Skor 0-0 pun menjadi hasil akhir yang mencerminkan ketatnya duel di lapangan.
Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada jalannya pertandingan, tetapi juga sebuah momen pra-laga yang memicu perbincangan di luar lapangan. Bek Inggris Djed Spence menjadi perhatian setelah diduga tidak menjabat tangan gelandang Ghana, Thomas Partey, sebelum kick-off.
Momen Spence dan Partey Jadi Sorotan

Rekaman yang beredar di media sosial, salah satunya dikutip dari BBC Sport, menunjukkan Djed Spence tidak melakukan jabat tangan dengan Thomas Partey saat sesi sebelum pertandingan dimulai. Insiden kecil itu langsung memicu diskusi luas di kalangan penggemar sepak bola.
Thomas Partey sendiri menjadi salah satu pemain yang paling disorot dalam laga ini setelah kembali tampil di Piala Dunia 2026. Ia sempat absen pada pertandingan sebelumnya yang melibatkan Ghana di turnamen ini.
Gelandang berusia 33 tahun itu sempat tidak masuk ke Kanada setelah adanya permasalahan administratif terkait pernyataannya kepada petugas imigrasi. Situasi tersebut membuatnya melewatkan kemenangan Ghana 1-0 atas Panama di Toronto.
Di sisi lain, Partey juga tengah menghadapi proses hukum di Inggris terkait sejumlah tuduhan yang ia bantah. Ia menyatakan tidak bersalah atas seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya dan dijadwalkan menjalani proses persidangan tahun depan.
Reaksi dan Latar Situasi di Lapangan

Atmosfer pertandingan sejak awal memang sudah dipenuhi tekanan, termasuk respons penonton terhadap nama Thomas Partey. Setiap kali ia menyentuh bola, terdengar reaksi dari tribun di Stadion Boston.
FA disebut tidak memberikan arahan khusus terkait prosedur jabat tangan sebelum pertandingan kepada para pemain. Hal itu membuat momen di lapangan sepenuhnya bergantung pada sikap masing-masing pemain.
Di tengah situasi tersebut, Inggris tetap gagal menemukan ritme terbaik untuk menembus pertahanan Ghana. Ghana sendiri tampil solid dan disiplin, membuat laga berjalan dengan tempo yang sulit ditembus kedua tim.
Hasil imbang tanpa gol ini menjadi cerminan ketatnya persaingan di Grup L Piala Dunia 2026. Namun, insiden di luar aspek teknis pertandingan ikut menambah perhatian terhadap duel Inggris kontra Ghana tersebut.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga
Man of the Match Kolombia vs RD Kongo: Daniel Munoz
Inggris Lolos dari Hukuman Penalti di Laga Lawan Ghana: Mengapa VAR Tidak Meninjau Insiden?
Hasil Kolombia vs RD Kongo: Gol Daniel Munoz Antar Los Cafeteros Lolos
Rapor Pemain Portugal Saat Hajar Uzbekistan: Ronaldo Balik Bungkam Kritik
Rapor Pemain Inggris vs Ghana: Bellingham Mati Kutu, Guehi Paling Menonjol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Djed Spence dan Sejarah Panjang Inter Milan yang Membuatnya Tertarik Pindah ke Italia
Liga Italia 17 Agustus 2026, 08:35
-
Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026, 07:19
-
Djed Spence Tiba di Italia, Segera Rampungkan Transfer ke Inter Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 11:23
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
LATEST UPDATE
-
Barcelona Sempat Coba Datangkan Lautaro Martinez dari Inter Milan
Liga Spanyol 25 September 2026, 18:26
-
MOJI Resmi Gelar Liga Voli Mahasiswa 2026, 36 Tim Siap Adu Kekuatan di 3 Kota
Voli 25 September 2026, 18:11
-
Prediksi Vietnam vs Filipina 26 September 2026
Tim Nasional 25 September 2026, 18:01
-
Prediksi Pakistan vs Thailand 26 September 2026
Tim Nasional 25 September 2026, 17:55
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Malaysia Tampil Dominan, Bangladesh Dihajar 3-0
Tim Nasional 25 September 2026, 17:54
-
Gabriel Martinelli Sempat Tolak Tawaran Klub Premier League Sebelum Gabung Al-Hilal
Liga Inggris 25 September 2026, 17:46
-
Lawan Singapura, John Herdman Ingatkan Timnas Indonesia untuk Bersabar
Tim Nasional 25 September 2026, 17:06
-
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Hari Ini
Tim Nasional 25 September 2026, 16:41
-
Alasan John Herdman Pilih Luke Vickery di Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 25 September 2026, 16:36
-
3 Pilar Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Penentu Lawan Singapura
Tim Nasional 25 September 2026, 16:06
-
Kyohei Yoshino Makin Nyaman Jadi Bek Sayap Persija
Bola Indonesia 25 September 2026, 16:04
-
Tempat Menonton Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA Asean Cup 2026
Tim Nasional 25 September 2026, 16:00
-
Jorge Martin Punya 2 Modal Besar untuk Juara MotoGP yang Belum Dimiliki Marco Bezzecchi
Otomotif 25 September 2026, 15:54
-
Feri Yudoyono Sumbang Perunggu untuk Indonesia dari Balap Sepeda Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 25 September 2026, 15:50
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

