Penjelasan Regulasi FIFA, Mengapa Lautaro Martinez Lolos dari Kartu Kuning Ke-2 di Laga Lawan Swiss?

Asad Arifin | 13 Juli 2026 22:17
Penjelasan Regulasi FIFA, Mengapa Lautaro Martinez Lolos dari Kartu Kuning Ke-2 di Laga Lawan Swiss?
Pemain Argentina Lautaro Martinez merayakan gol bersama para suporter dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss di Kansas City, Missouri, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Reed Hoffmann

Bola.net - Selebrasi Lautaro Martinez usai mencetak gol ke gawang Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026 memicu perdebatan. Banyak yang mempertanyakan mengapa penyerang Argentina itu tidak menerima kartu kuning kedua.

Martinez sebelumnya sudah mengantongi satu kartu kuning. Jika kembali diganjar kartu, ia dipastikan diusir keluar lapangan sekaligus absen saat Argentina menghadapi Inggris di semifinal.

Advertisement

Usai memastikan kemenangan 3-1 Argentina, Martinez melompati papan reklame dan merayakan gol bersama para pendukung. Namun, wasit Joao Pinheiro memilih tidak memberikan hukuman.

Keputusan tersebut memunculkan banyak pertanyaan. Padahal, tindakan sang wasit masih sesuai dengan Peraturan Permainan yang berlaku.

1 dari 2 halaman

Tidak Semua Selebrasi Berujung Kartu Kuning

Tidak Semua Selebrasi Berujung Kartu Kuning

Pemain Argentina Lautaro Martinez berselebrasi setelah mencetak gol ketiga timnya dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss di Kansas City, Missouri, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Ashley Landis

Banyak yang mengira setiap pemain yang mendekati suporter otomatis harus menerima kartu kuning. Faktanya, aturan tidak menyebutkan demikian.

Dalam Peraturan 12, pemain diperbolehkan merayakan gol selama tidak dilakukan secara berlebihan. Meninggalkan lapangan untuk merayakan gol juga bukan pelanggaran yang otomatis berbuah kartu kuning.

Kartu kuning baru wajib diberikan jika pemain memanjat pagar pembatas atau mendekati penonton dengan cara yang menimbulkan persoalan keselamatan maupun keamanan. Wasit juga dapat menghukum pemain yang bersikap provokatif, mengejek, atau menghasut.

Selain itu, melepas jersey atau mengenakan masker saat selebrasi juga termasuk tindakan yang harus diganjar kartu kuning. Semua ketentuan tersebut menjadi dasar keputusan wasit di lapangan.

2 dari 2 halaman

Mengapa Lautaro Tetap Bisa Main di Semifinal?

Mengapa Lautaro Tetap Bisa Main di Semifinal?

Timnas Argentina merayakan gol Alexis Mac Allister ke gawang Swiss di perempat final Piala Dunia 2026, Minggu (12/7/2026) (c) AP Photo/Ed Zurga

Dalam selebrasinya, Martinez hanya melompati papan digital untuk menghampiri pendukung Argentina. Wasit menilai aksinya tidak memenuhi kriteria pelanggaran yang mewajibkan kartu kuning.

Karena itu, wasit Joao Pinheiro menggunakan diskresinya untuk tidak memberikan hukuman. Martinez pun terhindar dari kartu kuning kedua yang sempat dikhawatirkan banyak pihak.

Selain itu, FIFA juga menerapkan amnesti kartu kuning setelah babak perempat final. Kebijakan tersebut dibuat agar akumulasi kartu tidak membuat pemain absen pada semifinal.

Berkat dua faktor tersebut, Martinez dipastikan tersedia saat Argentina menghadapi Inggris. Aturan yang sama juga membuat Jude Bellingham, Declan Rice, Nico O'Reilly, dan Marc Guehi terbebas dari ancaman akumulasi kartu kuning.

Sumber: TyC Sports

LATEST UPDATE