Penjelasan Regulasi FIFA, Mengapa Lautaro Martinez Lolos dari Kartu Kuning Ke-2 di Laga Lawan Swiss?
Asad Arifin | 13 Juli 2026 22:17
Bola.net - Selebrasi Lautaro Martinez usai mencetak gol ke gawang Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026 memicu perdebatan. Banyak yang mempertanyakan mengapa penyerang Argentina itu tidak menerima kartu kuning kedua.
Martinez sebelumnya sudah mengantongi satu kartu kuning. Jika kembali diganjar kartu, ia dipastikan diusir keluar lapangan sekaligus absen saat Argentina menghadapi Inggris di semifinal.
Usai memastikan kemenangan 3-1 Argentina, Martinez melompati papan reklame dan merayakan gol bersama para pendukung. Namun, wasit Joao Pinheiro memilih tidak memberikan hukuman.
Keputusan tersebut memunculkan banyak pertanyaan. Padahal, tindakan sang wasit masih sesuai dengan Peraturan Permainan yang berlaku.
Tidak Semua Selebrasi Berujung Kartu Kuning

Banyak yang mengira setiap pemain yang mendekati suporter otomatis harus menerima kartu kuning. Faktanya, aturan tidak menyebutkan demikian.
Dalam Peraturan 12, pemain diperbolehkan merayakan gol selama tidak dilakukan secara berlebihan. Meninggalkan lapangan untuk merayakan gol juga bukan pelanggaran yang otomatis berbuah kartu kuning.
Kartu kuning baru wajib diberikan jika pemain memanjat pagar pembatas atau mendekati penonton dengan cara yang menimbulkan persoalan keselamatan maupun keamanan. Wasit juga dapat menghukum pemain yang bersikap provokatif, mengejek, atau menghasut.
Selain itu, melepas jersey atau mengenakan masker saat selebrasi juga termasuk tindakan yang harus diganjar kartu kuning. Semua ketentuan tersebut menjadi dasar keputusan wasit di lapangan.
Mengapa Lautaro Tetap Bisa Main di Semifinal?

Dalam selebrasinya, Martinez hanya melompati papan digital untuk menghampiri pendukung Argentina. Wasit menilai aksinya tidak memenuhi kriteria pelanggaran yang mewajibkan kartu kuning.
Karena itu, wasit Joao Pinheiro menggunakan diskresinya untuk tidak memberikan hukuman. Martinez pun terhindar dari kartu kuning kedua yang sempat dikhawatirkan banyak pihak.
Selain itu, FIFA juga menerapkan amnesti kartu kuning setelah babak perempat final. Kebijakan tersebut dibuat agar akumulasi kartu tidak membuat pemain absen pada semifinal.
Berkat dua faktor tersebut, Martinez dipastikan tersedia saat Argentina menghadapi Inggris. Aturan yang sama juga membuat Jude Bellingham, Declan Rice, Nico O'Reilly, dan Marc Guehi terbebas dari ancaman akumulasi kartu kuning.
Sumber: TyC Sports
Baca Ini Juga
Argentina: Pemain Bintang dan Momen Terbaik dalam Perjalanan ke Semifinal
Inggris: Pemain Bintang dan Momen Terbaik dalam Perjalanan ke Semifinal
Spanyol: Pemain Bintang dan Momen Terbaik dalam Perjalanan ke Semifinal
Prancis: Pemain Bintang dan Momen Terbaik dalam Perjalanan ke Semifinal
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol 15 Juli 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Menanti Duel Pertama Lionel Messi Lawan Inggris
Piala Dunia 14 Juli 2026, 03:11
-
Paolo Maldini Mulai Revolusi Timnas Italia, Pep Guardiola jadi Pelatih?
Piala Dunia 14 Juli 2026, 01:47
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
-
Resmi! Manchester United Umumkan Transfer Andrey Santos dari Chelsea
Liga Inggris 13 Juli 2026, 20:20
-
PORAL 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kemampuan dan Soliditas Prajurit TNI AL
Lain Lain 13 Juli 2026, 19:49
-
Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 19:23
-
UEFA dan Gelombang Penolakan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:47
-
Noni Madueke tak Lebih Baik dari Kabel!
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








