Piala Dunia 2026: Duel Para Bintang Menuju Final

Gia Yuda Pradana | 14 Juli 2026 04:54
Piala Dunia 2026: Duel Para Bintang Menuju Final
Pemain Argentina Lionel Messi (kiri) membasuh muka dengan air saat rekan setimnya Julian Alvarez melihat ke arahnya dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss di Kansas City, Missouri, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Ed Zurga

Bola.net - Piala Dunia 2026 memasuki fase semifinal dengan menghadirkan empat negara yang sama-sama pernah mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia. Prancis, Spanyol, Inggris, dan Argentina siap berebut tiket menuju partai final dalam dua pertandingan besar.

Laga pertama mempertemukan Prancis melawan Spanyol di AT&T Stadium, Arlington, Rabu, 15 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Sehari berselang, Inggris menghadapi Argentina di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis, 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.

Advertisement

Empat semifinalis juga menempati empat posisi teratas dalam Ranking FIFA. Kondisi tersebut membuat persaingan menuju final diperkirakan berlangsung dengan kualitas permainan yang sangat tinggi.

Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Lamine Yamal, Rodri, Harry Kane, Jude Bellingham, Lionel Messi, hingga Julian Alvarez menjadi tumpuan masing-masing tim. Pengalaman dan kualitas individu mereka diyakini dapat menentukan hasil pertandingan ketika tekanan mencapai puncaknya.

1 dari 4 halaman

Lionel Messi Siap Jalani Pengalaman Baru

Lionel Messi Siap Jalani Pengalaman Baru

Selebrasi Lionel Messi usai mencetak gol pada laga Argentina vs Mesir pada babak 16 Besar Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Colin Hubbard

Lionel Messi mengaku antusias karena akan menghadapi Inggris untuk pertama kalinya sepanjang kariernya. Kapten Argentina itu menilai pertandingan tersebut memiliki arti khusus karena berlangsung pada semifinal Piala Dunia.

"Ini akan menjadi pertandingan yang spesial karena saya belum pernah bermain melawan Inggris. Mereka juga tim hebat, salah satu kekuatan dunia, dan selalu menyenangkan menghadapi tim seperti itu. Ini adalah pertandingan yang menjanjikan, terlebih lagi di semifinal Piala Dunia."

Julian Alvarez juga percaya diri setelah mencetak gol jarak jauh pada babak perempat final. Penyerang Argentina itu berharap mampu mempertahankan performanya ketika peluang melakukan kesalahan semakin kecil.

"Mencetak gol itu penting. Saya berkembang sepanjang Piala Dunia dan berharap bisa tampil lebih baik lagi di semifinal. Yang paling penting adalah tim menang, tetapi sebagai penyerang saya ingin membantu lewat gol. Rasanya sangat emosional. Saya hanya bisa membayangkan bagaimana suasananya di kampung halaman."

2 dari 4 halaman

Inggris Ingin Menyelesaikan Misi

Inggris Ingin Menyelesaikan Misi

Pemain Inggris Harry Kane (9) merayakan gol bersama Jude Bellingham (10) dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Inggris di Mexico City, Minggu, 5 Juli 2026 (c) AP Photo/Moises Castillo

Harry Kane menilai perjalanan Inggris dalam beberapa turnamen besar sudah menunjukkan perkembangan yang positif. Akan tetapi, penyerang berusia 32 tahun itu merasa timnya masih membutuhkan satu langkah terakhir agar meninggalkan warisan yang lebih besar.

"Ini adalah periode yang sangat sukses bagi tim nasional kami. Kami ingin mengambil langkah terakhir itu. Kami sudah bersama selama enam pekan dan memberikan segalanya demi lambang ini setiap hari."

Jude Bellingham turut menjadi salah satu pemain paling konsisten bagi Inggris sepanjang turnamen. Gelandang muda tersebut bangga melihat semangat rekan-rekannya yang terus bertahan dalam berbagai situasi sulit.

"Ini mungkin melampaui mimpi terliar saya. Saya memang percaya diri, tetapi saya rasa tidak ada yang bermimpi mengalami pertandingan seperti itu. Senang bisa memberi pengaruh dan membantu tim, tetapi saya sangat bangga melihat para pemain terus berjuang apa pun situasinya."

3 dari 4 halaman

Prancis Percaya Diri

Prancis Percaya Diri

Pemain Prancis Kylian Mbappe (10) merayakan gol bersama Ousmane Dembele (7) dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Swedia di East Rutherford, New Jersey, dekat New York, Selasa, 30 Juni 2026 (c) AP Photo/Pamela Smith

Kylian Mbappe menegaskan Prancis belum menyelesaikan tugas meski sudah mencapai semifinal. Penyerang Les Bleus itu merasa timnya masih harus membuktikan kualitas sebelum pantas mendapat pengakuan sebagai tim yang sulit dikalahkan.

"Saya tidak tahu apakah itu bisa disebut 'misi', tetapi kami semua tahu bahwa kami hanya bisa bersantai jika menjadi juara. Kami tidak boleh lengah sampai saat itu. Kami masih harus membuktikan banyak hal jika ingin diakui sebagai tim yang 'tak terkalahkan'."

Ousmane Dembele menikmati perannya bersama tim nasional dan merasa permainannya terus meningkat. Meski demikian, pemain PSG tersebut tetap menempatkan kepentingan tim di atas pencapaian individu.

"Saya sangat bahagia. Saya merasa nyaman dengan peran saya di Prancis dan Paris Saint-Germain. Saya semakin kuat seiring berjalannya turnamen, tetapi tim tetap yang utama."

4 dari 4 halaman

Yamal dan Rodri Siap Tantang Les Bleus

Yamal dan Rodri Siap Tantang Les Bleus

Pemain Spanyol Lamine Yamal merayakan gol bersama rekan setimnya Rodri, kiri, setelah mencetak gol dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Arab Saudi di Atlanta, Minggu, 21 Juni 2026 (c) AP Photo/Erik S.Lesser

Lamine Yamal menyambut duel melawan Prancis dengan penuh keyakinan. Winger muda Spanyol itu menilai banyak orang memang sudah menantikan pertandingan antara dua kandidat kuat juara tersebut.

"Sejak turnamen dimulai, banyak orang berharap pertandingan ini terjadi. Bagi saya, inilah dua tim terbaik di Piala Dunia. Kami tidak takut. Jika ada tim yang bisa mengalahkan Prancis, itu adalah kami."

Rodri memandang Prancis sebagai lawan terberat yang akan dihadapi Spanyol sejauh ini. Gelandang berusia 30 tahun tersebut optimistis timnya memiliki kualitas untuk mengamankan tiket menuju final.

"Prancis mungkin akan menjadi ujian terberat kami. Kami sangat termotivasi dan bertekad memenangi pertandingan ini. Kami harus bermain sesuai kekuatan kami. Prancis adalah tim hebat, tetapi kami juga demikian."

Sumber: FIFA