Piala Dunia 2026 Pakai Format Baru, Bagaimana Nasib Tim Peringkat Tiga?
Richard Andreas | 7 Juni 2026 14:04
Bola.net - Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen tersebut. FIFA memperluas jumlah peserta dari 32 menjadi 48 negara, menghadirkan perubahan signifikan dalam struktur kompetisi.
Penambahan peserta tidak hanya membuat jumlah pertandingan meningkat dari 64 menjadi 104 laga. Format turnamen juga mengalami penyesuaian untuk mengakomodasi lebih banyak tim yang ambil bagian.
Salah satu perubahan paling penting terjadi pada fase grup dan jalur menuju babak gugur. Kini, bukan hanya juara dan runner-up grup yang memiliki peluang lolos, tetapi juga sejumlah tim yang finis di posisi ketiga.
Format Fase Grup Berubah dengan Penambahan Peserta

Pada format sebelumnya yang digunakan dari 1998 hingga 2022, Piala Dunia diawali dengan delapan grup yang masing-masing berisi empat tim. Dua tim teratas dari setiap grup melaju ke babak 16 besar, sementara dua tim lainnya langsung tersingkir.
Mulai Piala Dunia 2026, jumlah grup bertambah menjadi 12 dengan masing-masing grup tetap berisi empat negara. Perubahan ini dilakukan seiring bertambahnya jumlah peserta menjadi 48 tim.
Dua tim teratas dari masing-masing grup akan otomatis lolos ke fase gugur. Dengan total 12 grup, terdapat 24 tim yang langsung mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Selain itu, turnamen kini memiliki babak 32 besar sebagai fase gugur tambahan sebelum memasuki putaran-putaran berikutnya.
Cara Menentukan Tim Peringkat Tiga Terbaik

Semua tim yang finis di posisi keempat grup akan langsung tersingkir dari turnamen. Namun, peluang masih terbuka bagi tim yang mengakhiri fase grup di peringkat ketiga.
Sebanyak delapan tim peringkat ketiga terbaik akan mendapatkan tempat di babak 32 besar. Penentuan peringkat diawali dengan jumlah poin yang berhasil dikumpulkan selama fase grup.
Jika ada dua atau lebih tim yang memiliki jumlah poin sama, selisih gol akan menjadi penentu berikutnya. Bila selisih gol juga identik, jumlah gol yang dicetak akan digunakan untuk menentukan posisi.
Apabila seluruh kriteria tersebut masih menghasilkan nilai yang sama, catatan fair play akan menjadi faktor pembeda. Tim dengan rekor disiplin terbaik akan menempati posisi lebih tinggi.
Dalam perhitungan fair play, kartu kuning bernilai satu poin, kartu merah tidak langsung akibat dua kartu kuning bernilai tiga poin, kartu merah langsung bernilai empat poin, sedangkan kombinasi kartu kuning dan kartu merah langsung bernilai lima poin.
Tim yang memiliki total poin disiplin paling rendah akan mendapatkan nilai fair play terbaik. Jika masih terjadi kesamaan, maka peringkat FIFA akan menjadi penentu terakhir.
Susunan Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Delapan tim peringkat ketiga yang lolos akan dipasangkan dengan delapan juara grup pada babak 32 besar. Dengan demikian, sebagian juara grup akan menghadapi lawan yang tidak finis di dua posisi teratas grupnya.
Empat juara grup lainnya akan bertemu tim yang finis sebagai runner-up grup. Sementara itu, delapan runner-up yang tersisa akan saling berhadapan dalam pertandingan babak 32 besar.
Format tersebut membuat lebih banyak tim memiliki peluang bertahan hingga fase gugur. Namun, persaingan untuk menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbaik diperkirakan akan menjadi salah satu cerita menarik sepanjang fase grup Piala Dunia 2026.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:46
-
UEFA Peringatkan Gianni Infantino soal Rencana Penjualan Aset Piala Dunia FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:04
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



