Review: Matador Tantang Brasil di Final
Editor Bolanet | 28 Juni 2013 04:50
- Setelah melalui perjuangan ekstra keras, Spanyol akhirnya lolos ke babak final Piala Konfederasi 2013 setelah mengalahkan dengan skor 7-6 melalui drama adu penalti.
Dengan hasil tersebut, Italia yang menargetkan misi balas dendam setelah kalah 4-0 di final Euro 2012 silam harus kembali menelan pil pahit dalam drama adu penalti pagi tadi. Tidak hanya gagal balas dendam, Azzurri juga harus merelakan tim Matador melenggang ke partai final untuk berjumpa .
Dari tujuh penendang yang ditugaskan menjadi algojo, hanya Leonardo Bonucci yang gagal menjalankan perannya dengan baik. Menjadi penendang ke tujuh, sepakan bek asal melambung tinggi di atas gawang Iker Casillas.
Sebaliknya di kubu Spanyol, para algojo mereka sukses menjalankan tugasnya masing-masing. Jesus Navas yang menjadi penendang setelah Bonucci menjadi penentu kemenangan bagi La Furia Roja dalam laga tersebut. Dengan kemenangan ini mereka kembali berpeluang mengoleksi gelar juara asalkan dapat melewati hadangan tuan rumah Brasil di partai puncak mendatang.
Dalam laga semifinal tersebut, sepanjang babak pertama kedua tim relatif bermain sama kuat. Serangan-serangan gencar dilakukan oleh kedua kubu. Dari penguasaan bola Spanyol memang lebih unggul, namun peluang yang diciptakan Italia lebih berbahaya.
Italia sanggup merepotkan Spanyol dengan counter attack yang mereka terapkan sepanjang 45 menit pertama. Duet Christian Maggio dan Emanuele Giaccherini di sisi sayap Azzurri mampu memberikan warna bagi permainan Cesare Prandelli. Sebaliknya di kubu La Furia Roja, terlihat memainkan perannya dengan cukup baik.
Memasuki babak kedua jalannya pertandingan semakin seru. Jual beli serangan kembali terjadi. Spanyol yang mengurung Italia hanya mampu menciptakan peluang. Sebaliknya Italia, kembali mendapat kepercayaan diri memasuki 20 menit menjelang waktu normal berakhir.
Mengancam melalui , Italia mendapatkan peluang untuk unggul terlebih dulu. Namun hingga babak kedua berakhir kedudukan tanpa gol masih bertahan sehingga pertandingan dilanjutkan melalui extra time.
Di babak tambahan, Spanyol masih ngotot mengambil inisiatif serangan. Sebaliknya, Italia bermain memperlambat tempo. Praktis Azzurri hanya mengandalkan serangan balik.
Juan Mata yang menjadi andalan tim Matador berkali-kali berhasil menerobos pertahanan Italia, beruntung dewi fortuna masih berpihak kepada Azzurri. Di sisi lain, jarang sekali Italia mendapatkan peluang di babak tambahan ini. Mereka hanya fokus bertahan dengan sesekali menyerang. Namun, tak ada gol yang mampu diciptakan oleh kedua tim. Akhirnya pertandingan harus diakhiri dengan drama adu penalti.
Hasil Adu Penalti, Spanyol 7-6 Italia
Dengan hasil tersebut, Italia yang menargetkan misi balas dendam setelah kalah 4-0 di final Euro 2012 silam harus kembali menelan pil pahit dalam drama adu penalti pagi tadi. Tidak hanya gagal balas dendam, Azzurri juga harus merelakan tim Matador melenggang ke partai final untuk berjumpa .
Dari tujuh penendang yang ditugaskan menjadi algojo, hanya Leonardo Bonucci yang gagal menjalankan perannya dengan baik. Menjadi penendang ke tujuh, sepakan bek asal melambung tinggi di atas gawang Iker Casillas.
Sebaliknya di kubu Spanyol, para algojo mereka sukses menjalankan tugasnya masing-masing. Jesus Navas yang menjadi penendang setelah Bonucci menjadi penentu kemenangan bagi La Furia Roja dalam laga tersebut. Dengan kemenangan ini mereka kembali berpeluang mengoleksi gelar juara asalkan dapat melewati hadangan tuan rumah Brasil di partai puncak mendatang.
Dalam laga semifinal tersebut, sepanjang babak pertama kedua tim relatif bermain sama kuat. Serangan-serangan gencar dilakukan oleh kedua kubu. Dari penguasaan bola Spanyol memang lebih unggul, namun peluang yang diciptakan Italia lebih berbahaya.
Italia sanggup merepotkan Spanyol dengan counter attack yang mereka terapkan sepanjang 45 menit pertama. Duet Christian Maggio dan Emanuele Giaccherini di sisi sayap Azzurri mampu memberikan warna bagi permainan Cesare Prandelli. Sebaliknya di kubu La Furia Roja, terlihat memainkan perannya dengan cukup baik.
Memasuki babak kedua jalannya pertandingan semakin seru. Jual beli serangan kembali terjadi. Spanyol yang mengurung Italia hanya mampu menciptakan peluang. Sebaliknya Italia, kembali mendapat kepercayaan diri memasuki 20 menit menjelang waktu normal berakhir.
Mengancam melalui , Italia mendapatkan peluang untuk unggul terlebih dulu. Namun hingga babak kedua berakhir kedudukan tanpa gol masih bertahan sehingga pertandingan dilanjutkan melalui extra time.
Di babak tambahan, Spanyol masih ngotot mengambil inisiatif serangan. Sebaliknya, Italia bermain memperlambat tempo. Praktis Azzurri hanya mengandalkan serangan balik.
Juan Mata yang menjadi andalan tim Matador berkali-kali berhasil menerobos pertahanan Italia, beruntung dewi fortuna masih berpihak kepada Azzurri. Di sisi lain, jarang sekali Italia mendapatkan peluang di babak tambahan ini. Mereka hanya fokus bertahan dengan sesekali menyerang. Namun, tak ada gol yang mampu diciptakan oleh kedua tim. Akhirnya pertandingan harus diakhiri dengan drama adu penalti.
Hasil Adu Penalti, Spanyol 7-6 Italia
Candreva (0-1), Xavi (1-1)
Aquilani (1-2), Iniesta (2-2)
De Rossi (2-3), Pique (3-3)
Giovinco (3-4), Ramos (4-4)
Pirlo (4-5), Mata (5-5)
Montolivo (5-6), Busquets (6-6)
Bonucci (6-6), Navas (7-6)
Starting Line-up Kedua Tim:
Spanyol (4-3-3) : Casillas; Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Busquets, Xavi, Iniesta; Silva (Jesús Navas 53'), Pedro (Juan Mata 79'), Torres (Javi Martinez 94').
Italia (3-5-2) : Barzagli (Montolivo 46'), Bonucci, Chiellini; Maggio, De Rossi, Pirlo Giaccherini; Candreva, Marchisio (Alberto Aquilani 80'); Gilardino (Giovinco 91'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:00
-
5 Pemain Tertua di Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Modric Masuk Daftar!
Piala Dunia 6 Juni 2026, 20:50
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 6 Juni 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












