Tensi Panas jelang Laga Italia vs Israel: Lebih Banyak Massa di Luar Stadion daripada di Dalam
Gia Yuda Pradana | 7 Oktober 2025 09:28
Bola.net - Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Italia dan Timnas Israel di Stadio Friuli, Udine, pada 14 Oktober mendatang, tampaknya tidak akan berjalan dalam suasana normal. Wali Kota Udine, Alberto Felice De Toni, mengungkapkan kekhawatiran serius terkait situasi keamanan di sekitar pertandingan Italia vs Israel tersebut. Ia memperkirakan jumlah massa di luar stadion justru akan lebih banyak daripada penonton di dalam arena.
Pertandingan ini digelar di tengah meningkatnya ketegangan politik akibat konflik di Gaza. Seruan untuk memboikot laga pun bermunculan di berbagai kota di Italia. Meski begitu, UEFA dan FIFA tetap menolak permintaan untuk menangguhkan partisipasi Israel di kualifikasi sehingga pertandingan tetap dijadwalkan berlangsung sesuai rencana.
Situasi menjadi semakin sensitif mengingat Italia baru saja dilanda gelombang protes besar, termasuk aksi mogok umum dalam beberapa pekan terakhir. Udine pun diperkirakan menjadi titik kumpul bagi massa yang ingin menyuarakan sikap terhadap konflik tersebut.
Kekhawatiran dari Balik Pemerintahan Kota

Wali Kota Udine tak menutupi kegelisahannya menghadapi laga Italia vs Israel yang berisiko tinggi ini. Dalam wawancaranya dengan agensi berita LaPresse, Alberto Felice De Toni menilai keputusan untuk tetap menggelar pertandingan dengan penonton bisa memperkeruh keadaan.
“Menurut saya, akan lebih baik jika pertandingan ini digelar tanpa penonton, untuk menghindari menambah bara dalam api,” ujarnya, dikutip Football Italia. “Kita akan berakhir dengan 6.000 orang di dalam stadion dan 10.000 di luar. Ini situasi yang dipaksakan, dramatis, dan paradoks, karena akan ada lebih banyak orang di luar daripada di arena.”
Pemerintah kota kini bekerja sama dengan aparat keamanan nasional untuk mengantisipasi potensi kericuhan. Meskipun demikian, De Toni tetap menyimpan harapan agar perdamaian bisa tercapai dan Udine kelak bisa menjadi simbol rekonsiliasi.
Harapan untuk Masa Depan

Di balik ketegangan itu, De Toni menyelipkan harapan yang menyejukkan. Ia ingin suatu hari nanti Stadion Friuli menjadi tempat berlangsungnya pertandingan persahabatan antara Israel dan Palestina — sebagai simbol bahwa perdamaian telah tercapai.
“Saya ingin suatu hari nanti Udine menjadi tuan rumah pertandingan persahabatan antara Israel dan Palestina, karena itu akan berarti kita memiliki dua negara dan perdamaian,” tuturnya.
Sebelumnya, stadion yang sama pernah digunakan untuk ajang prestisius, yakni Piala Super UEFA antara Tottenham dan PSG. Kini, tempat itu akan kembali menjadi pusat perhatian dunia — bukan karena euforia sepak bola semata, melainkan karena pesan kuat tentang keamanan, politik, dan harapan akan perdamaian.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Daya Ledak Baru di Lini Depan yang Membuat Inter Milan Kini Menakutkan
- Revolusi Taktik Inter Milan: Tak Ada Lagi Build-up Bertele-tele yang Mudah Terbaca Lawan
- Hasil Tak Sepadan dengan Performa: Skor 0-0 Bukan Cerminan Upaya AC Milan
- Ambisi Scudetto AC Milan: Kebangkitan Rafael Leao Bisa Menjadi Pembeda
- AC Milan: Maignan Benteng Terakhir, Modric Jantung Permainan, Ketajaman yang Hilang
- Juventus vs Milan: Sebuah Laga Tanpa Gol, tapi Penuh Cerita
- Sevilla vs Barcelona: Rapuh di Belakang, Hilang Kreativitas di Tengah, Mandul di Depan
- Alexis Sanchez dan Janji yang Terlupakan di Laga Sevilla vs Barcelona
- Ansu Fati di Monaco: Dari 'The Next Messi' yang Gagal Total di Barcelona Hingga Pimpin Daftar Top Skor Ligue 1
- Hasil Imbang Juventus vs Milan: Siapa Saja Tim yang Belum Terkalahkan di Serie A 2025/2026?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
-
Inter Jadi Korban Efisiensi Mematikan Bodo/Glimt
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:53
-
Andai Saja Inter Milan Mampu Memecah Kebuntuan Lebih Awal
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:22
-
Kandasnya Perlawanan Inter Milan
Liga Champions 25 Februari 2026, 08:11
-
Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
Liga Champions 25 Februari 2026, 07:59
LATEST UPDATE
-
Andre Onana Ingin Balikan dengan MU, Tapi Bertepuk Sebelah Tangan
Liga Inggris 26 Februari 2026, 16:18
-
Wajah Memalukan Serie A di Liga Champions: Hanya Atalanta yang Lolos 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:15
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tertekan Jelang MotoGP Thailand 2026, Jack Miller Santai
Otomotif 26 Februari 2026, 15:41
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







