Thomas Partey Bisa Main Melawan Inggris
Gia Yuda Pradana | 22 Juni 2026 23:06
Bola.net - Pertandingan Inggris vs Ghana pada matchday kedua Grup L Piala Dunia 2026 menjadi salah satu laga yang paling dinantikan pekan ini. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Gillette Stadium, Foxborough, Rabu (24/6/2026) pukul 03.00 WIB.
Selain persaingan kedua tim untuk mengamankan posisi di klasemen, perhatian publik juga tertuju kepada gelandang Ghana, Thomas Partey. Pemain yang kini membela Villarreal itu tetap masuk skuad meski sedang menghadapi proses hukum di Inggris.
Partey diketahui mengaku tidak bersalah atas tuduhan pemerkosaan terhadap dua perempuan serta dugaan pelecehan seksual terhadap perempuan lainnya. Kasus tersebut masih berjalan dan persidangannya baru dijadwalkan pada 2027.
Meski sempat ditolak masuk Kanada untuk laga pembuka Ghana melawan Panama, Partey tetap memperoleh izin masuk ke Amerika Serikat. Kondisi itu membuatnya berpeluang tampil dalam pertandingan Inggris vs Ghana.
Mengapa Thomas Partey Bisa Bermain Melawan Inggris?
Partey memperoleh visa untuk masuk ke Amerika Serikat setelah mengajukan permohonan melalui Kedutaan Besar Ghana di London. Otoritas Inggris juga tidak memberlakukan pembatasan perjalanan terhadap dirinya selama proses hukum berlangsung.
Status seseorang yang sedang menghadapi perkara pidana tidak otomatis membuat permohonan visa ke Amerika Serikat ditolak. Setiap pengajuan diperiksa secara terpisah dengan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum keputusan akhir diambil.
Dalam kasus Partey, pemerintah Amerika Serikat memberikan izin masuk sehingga ia dapat bergabung dengan Ghana di turnamen ini. Keputusan tersebut berbeda dengan yang diterapkan pemerintah Kanada.
Alasan Kanada Menolak Permohonan Visa Partey
Permohonan visa Partey ke Kanada ditolak setelah ditemukan informasi yang tidak sesuai dalam dokumen pengajuannya. Dalam aplikasi tersebut, ia menyatakan tidak pernah menghadapi dakwaan pidana di negara lain.
Akibat temuan tersebut, pemerintah Kanada memutuskan menolak izin masuk sang pemain untuk laga Ghana kontra Panama. Upaya banding yang diajukan Partey dan diproses di Ottawa juga berakhir dengan penolakan.
FIFA kemudian mengonfirmasi bahwa Partey tidak dapat melakukan perjalanan dari markas Ghana di Boston menuju Kanada. Federasi sepak bola dunia itu menegaskan bahwa keputusan visa sepenuhnya menjadi kewenangan negara tuan rumah.
Pengacara Partey, Jenny Wiltshire, menyampaikan bahwa kliennya terus membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia juga menegaskan bahwa Partey telah bekerja sama penuh dengan kepolisian selama proses penyelidikan berlangsung.
Akankah Pemain Inggris Menyalami Partey?
Kehadiran Partey dalam laga Inggris kontra Ghana memunculkan perdebatan baru. Salah satu topik yang ramai dibahas adalah kemungkinan para pemain Inggris menolak berjabat tangan dengannya sebelum pertandingan dimulai.
Laporan media Inggris mengabarkan bahwa Federasi Sepak Bola Inggris (FA) masih mempertimbangkan berbagai opsi terkait situasi tersebut. Hingga saat ini belum ada keputusan resmi yang diumumkan kepada publik.
Situasi menjadi semakin menarik karena Partey pernah bermain bersama Declan Rice dan Bukayo Saka saat masih memperkuat Arsenal. Namun, belum diketahui bagaimana sikap para pemain Inggris ketika kedua tim bertemu di lapangan.
Pertandingan Inggris vs Ghana pun tidak hanya menghadirkan pertarungan penting dalam perebutan poin Grup L. Laga ini juga akan berlangsung di tengah perhatian besar terhadap status hukum yang masih membayangi Thomas Partey.
Sumber: talkSPORT
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Kroasia vs Inggris 3 Oktober 2026
Piala Eropa 2 Oktober 2026, 19:11
-
Jude Bellingham Jadi Kapten Permanen Inggris?
Piala Eropa 2 Oktober 2026, 14:12
-
Jude Bellingham Alami Gangguan Kecil, Real Madrid Tak Perlu Panik
Liga Spanyol 2 Oktober 2026, 14:04
-
Nomor 10 Argentina Setelah Lionel Messi Pensiun: Siapa yang Akan Jadi Penerusnya?
Piala Dunia 30 September 2026, 23:45
-
John Stones dan Surat Tilang yang Terlewat
Liga Italia 30 September 2026, 13:38
LATEST UPDATE
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




