Vinicius Jr dan Casemiro jadi Fondasi Formasi Brasil di Piala Dunia 2026, Siapa Lagi Lainnya?
Afdholud Dzikry | 5 Juni 2026 10:47
Bola.net - Carlo Ancelotti mulai mengerucutkan gambaran tim utama Brasil untuk Piala Dunia 2026. Dua nama langsung mengunci tempat penting: Vinicius Junior di lini depan dan Casemiro sebagai pengatur keseimbangan di tengah.
Kepastian itu mulai terlihat dari sesi latihan tertutup menjelang laga uji coba terakhir. Kedatangan pemain-pemain dari klub Eropa juga membantu staf pelatih merapikan sejumlah opsi yang sebelumnya masih terbuka.
Ancelotti sendiri disebut siap melakukan penyesuaian taktik yang cukup signifikan dibanding laga sebelumnya melawan Panama. Fokusnya kini lebih ke koneksi antarlini dan kestabilan permainan, bukan sekadar eksperimen.
Di titik ini, Brasil memang sedang masuk fase akhir perakitan tim. Harapannya sederhana, menemukan bentuk paling siap sebelum turnamen benar-benar dimulai.
Duet Bek Tengah Brasil

Di lini belakang, Brasil mulai terlihat punya pola yang lebih tegas. Marquinhos dan Gabriel Magalhaes diproyeksikan sebagai duet utama di jantung pertahanan.
Keduanya baru bergabung belakangan karena masih menjalani laga final Liga Champions bersama PSG dan Arsenal. Tapi begitu kembali ke tim, keduanya langsung masuk ke rencana inti Ancelotti.
Situasi itu membuat nama-nama seperti Leo Pereira dan Bremer harus bergeser ke opsi cadangan. Persaingan di sektor ini memang ketat, tapi arah pilihan pelatih mulai cukup jelas.
Di sisi kiri pertahanan, Douglas Santos diprediksi kembali mengisi posisi starter. Ia disebut lebih stabil dibanding Alex Sandro yang sempat kurang meyakinkan di laga sebelumnya.
Keseimbangan Lini Tengah

Perubahan menarik justru terjadi di lini tengah Brasil. Ancelotti disebut mulai condong pada skema dua gelandang bertahan yang berdiri sejajar.
Bruno Guimaraes dan Casemiro diproyeksikan sebagai poros utama. Keduanya akan bertugas menjaga ritme sekaligus meredam transisi cepat lawan.
Casemiro sendiri terlihat masih sangat penting dalam struktur tim, apalagi dari sisi pengalaman dan kontrol permainan. Di beberapa sesi latihan, perannya bahkan terlihat semakin dominan.
Di depan mereka, Lucas Paqueta mulai dipasang sebagai gelandang serang utama. Ia beberapa kali dicoba dalam kombinasi bersama Vinicius Junior dan Igor Thiago.
Perubahan ini otomatis berdampak pada Matheus Cunha dan Luiz Henrique yang mulai tersingkir dari susunan utama. Sementara itu, posisi sayap kanan masih diperebutkan Raphinha dan Rayan.
Misteri Penjaga Gawang Utama dan Proses Pemulihan Neymar
Meski banyak posisi sudah mulai mengerucut, sektor penjaga gawang masih jadi pekerjaan rumah. Ancelotti belum benar-benar menetapkan siapa yang akan jadi pilihan utama di Piala Dunia.
Dalam laga uji coba sebelumnya, Alisson tampil sejak awal dan menunjukkan stabilitas. Lalu Ederson mendapat giliran di babak kedua, sementara Weverton juga tetap dilibatkan dalam rotasi latihan.
Situasi ini membuat persaingan di bawah mistar masih terbuka lebar. Belum ada satu nama pun yang benar-benar mengunci posisi nomor satu.
Di sisi lain, kondisi Neymar juga masih dalam tahap pemulihan. Tim medis dan staf pelatih memilih berhati-hati agar tidak memaksakan prosesnya.
Ancelotti menyebut Neymar sedang bekerja keras untuk pulih tepat waktu sebelum fase grup dimulai. Jika kembali bugar, kehadirannya bisa jadi elemen tambahan yang mengubah wajah serangan Brasil.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Portugal vs Chili 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 13:09
-
Prediksi Belgia vs Tunisia 6 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 12:49
-
Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
Liga Inggris 5 Juni 2026, 12:08
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














