Advocaat: Saya Tak Peduli Apa Yang Wartawan Tulis
Editor Bolanet | 28 Juni 2012 10:36
- Dick Advocaat banyak mendapat kritikan setelah gagal meraih sukses bersama di Euro 2012.
Banyak kritikan datang padanya terutama dari kalangan jurnalis. Meskipun begitu, pelatih kelahiran Den Haag ini tetap percaya bahwa dirinya adalah satu pelatih terbaik di planet ini.
Saya sepenuhnya tidak peduli dengan apa yang mereka tulis tentang saya setelah kami gagal di Euro 2012, ujar Advocaat.
Itu semua adalah bagian dari sepak bola. Yang terpenting adalah membangun suasana yang baik dalam tim dan menunjukan permainan yang bagus. Saya sebagai pelatih tidak dapat berbuat banyak, meskipun ada saatnya saya peduli dengan reaksi media atas kegagalan tersebut.
Rusia gagal melaju ke perempat final Euro setelah dalam tiga pertandingan, anak asuhan Advocaat ini menempati peringkat tiga di Grup A Euro 2012.
Para wartawan di Rusia harus menyampaikan sesuatu kepada orang setiap hari. Mereka akan menulis apa saja untuk mendapatkan uang. Mereka dapat saja membuat laporan tentang perawat yang bekerja di kamar mandi, lanjut mantan pelatih FC Zenit Saint Petersburg itu.
Setelah adanya berita tersebut, saya tidak merasa tertekan ketika seseorang mengatakan saya perlu menambah latihan pemain saya. Ini yang ditulis wartawan Rusia selama persiapan kami untuk Euro ini.
Tentu saja, saya bukan Alex Ferguson atau Jose Mourinho, tapi benar saya di belakang mereka.
Selanjutnya, Pelatih 64 tahun itu akan bekerja sebagai pelatih PSV Eindhoven. Dia akan menjabat di Boeren selama satu tahun. Advocaat langsung berangkat ke Belanda setelah pertandingan antara Rusia melawan . Sejak saat itu, dia belum berhasil di wawancarai oleh wartawan Rusia.
Pelatih asal Belanda ini merupakan pelatih yang memiliki gaji tertinggi di Euro 2012. Federasi Sepak bola Rusia membayarnya sebesar 7 juta euro. (rt/ctr)
Banyak kritikan datang padanya terutama dari kalangan jurnalis. Meskipun begitu, pelatih kelahiran Den Haag ini tetap percaya bahwa dirinya adalah satu pelatih terbaik di planet ini.
Saya sepenuhnya tidak peduli dengan apa yang mereka tulis tentang saya setelah kami gagal di Euro 2012, ujar Advocaat.
Itu semua adalah bagian dari sepak bola. Yang terpenting adalah membangun suasana yang baik dalam tim dan menunjukan permainan yang bagus. Saya sebagai pelatih tidak dapat berbuat banyak, meskipun ada saatnya saya peduli dengan reaksi media atas kegagalan tersebut.
Rusia gagal melaju ke perempat final Euro setelah dalam tiga pertandingan, anak asuhan Advocaat ini menempati peringkat tiga di Grup A Euro 2012.
Para wartawan di Rusia harus menyampaikan sesuatu kepada orang setiap hari. Mereka akan menulis apa saja untuk mendapatkan uang. Mereka dapat saja membuat laporan tentang perawat yang bekerja di kamar mandi, lanjut mantan pelatih FC Zenit Saint Petersburg itu.
Setelah adanya berita tersebut, saya tidak merasa tertekan ketika seseorang mengatakan saya perlu menambah latihan pemain saya. Ini yang ditulis wartawan Rusia selama persiapan kami untuk Euro ini.
Tentu saja, saya bukan Alex Ferguson atau Jose Mourinho, tapi benar saya di belakang mereka.
Selanjutnya, Pelatih 64 tahun itu akan bekerja sebagai pelatih PSV Eindhoven. Dia akan menjabat di Boeren selama satu tahun. Advocaat langsung berangkat ke Belanda setelah pertandingan antara Rusia melawan . Sejak saat itu, dia belum berhasil di wawancarai oleh wartawan Rusia.
Pelatih asal Belanda ini merupakan pelatih yang memiliki gaji tertinggi di Euro 2012. Federasi Sepak bola Rusia membayarnya sebesar 7 juta euro. (rt/ctr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Yunani vs Inggris: Curtis Jones
Piala Eropa 15 November 2024, 05:41
-
Hasil Yunani vs Inggris: Skor 0-3
Piala Eropa 15 November 2024, 05:00
-
Prediksi Yunani vs Inggris 15 November 2024
Piala Eropa 14 November 2024, 08:29
-
Timnas Inggris Dipermalukan Yunani, Lee Carsley: Itu Kesalahan Saya
Piala Eropa 11 Oktober 2024, 07:05
-
Inggris Kalah Lawan Yunani, Arsenal Dapat Kabar Buruk: Bukayo Saka Cedera
Piala Eropa 11 Oktober 2024, 06:40
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






