Bedah Kekuatan Lini Belakang Italia di Euro 2020: Tak Lagi Andalkan Catenaccio
Ari Prayoga | 8 Juni 2021 17:15
Bola.net - Italia sejak lama terkenal akan ketangguhan lini belakang mereka. Sistem pertahanan grendel yang mereka terapkan pun memiliki nama tersendiri, yakni Catenaccio.
Raihan empat gelar juara Piala Dunia serta satu trofi Euro menjadi bukti betapa luar biasanya para bek Italia ketika sudah bertanding, terutama di turnamen akbar.
Namun, seiring berkembangnya taktik sepak bola, permainan cenderung defensif mulai ditinggalkan Italia, terutama semenjak kursi allenatore diduduki Roberto Mancini.
Kini Italia mengusung taktik permainan yang lebih modern, dengan sepak bola yang lebih menyerang dan atraktif, alih-alih bergantung pada ketangguhan lini belakang.
Meski demikian, bukan berarti lini pertahanan Italia tak tangguh lagi. Sederet nama menjadi garansi kehebatan sektor belakang Gli Azzurri di Euro 2020 kali ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Pasukan Lini Belakang
Roberto Mancini tercatat membawa total sembilan pemain yang menjadi pasukan lini belakang timnya, empat di antaranya berposisi sebagai bek tengah sedangkan sisanya full-back.
Berikut penggawa pertahanan Italia d Euro 2020 selengkapnya:
- Giovanni Di Lorenzo (usia 27 tahun, asal Napoli)
- Giorgio Chiellini (36 tahun, Juventus)
- Leonardo Spinazzola (28 tahun, Roma)
- Emerson Palmieri (26 tahun, Chelsea)
- Francesco Acerbi (33 tahun, Lazio)
- Leonardo Bonucci (34 tahun, Juventus)
- Alessandro Bastoni (22 tahun, Inter)
- Alessandro Florenzi (30 tahun, PSG)
- Rafael Toloi (30 tahun, Atalanta)
Formasi
Dalam dua laga uji coba jelang Euro 2020, masing-masing melawan San Marino dan Republik Ceko, Roberto Mancini selalu memasang formasi empat bek.
Hasilnya luar biasa. La Nazionale sukses mencatat clean sheet alias sama sekali tak kebobolan dan mencetak 11 gol, terlepas dari kualitas lawan yang berada di bawah mereka.
Kemungkinan besar, Mancini juga akan menurunkan formasi empat bek di pertarungan sebenarnya nanti. Duet bek tengah bakal diisi oleh dua penggawa Juventus, Chiellini dan Bonucci.
Di sektor bek kanan, Mancini sepertinya akan memilih Alessandro Florenzi sebagai pilihan utama. Sementara itu, sektor bek kiri bakal ditempati Leonardo Spinazzola.
Pemain Kunci
Duet Chiellini dan Bonucci jelas bakal menjadi dua sosok kunci di lini belakang Italia, meski usianya bisa dibilang sudah cukup uzur untuk ukuran pesepakbola.
Terlepas dari kekurangan itu, hal lainnya jangan ditanya. Segudang pengalaman Chiellini dan Chiellini jelas bakal berpengaruh sangat besar, terutama di ajang akbar seperti Euro.
Duet Chiellini dan Bonucci pernah sukses mengantar Italia melaju hingga partai final Euro 2012 silam. Menarik dinanti bagaimana kiprah keduanya di edisi kali ini.
Taktik Lini Belakang
Sebagai pelatih yang cenderung memiliki orientasi permainan menyerang, Mancini tentu akan mencoba mengandalkan ketangguhan dua full-back di masing-masing sisi.
Menariknya, duet Florenzi dan Spinazzola memiliki dua karakteristik berbeda. Meski juga kerap membantu serangan, akan tetapi Florenzi memiliki gaya bermain yang lebih konservatif.
Sementara itu, Spinazzola lebih eksplosif dan suka melakukan tusukan ke jantung pertahanan lawan. Keseimbangan ini jelas menjadi alasan Mancini memilih keduanya menjadi starter.
Jangan Lupakan Sektor Kiper
Pertahanan sebuah tim tak akan lengkap tanpa membahas sektor penjaga gawang. Di posisi ini, Italia juga memiliki kekuatan tersendiri dalam diri Gianluigi Donnarumma.
Performa konsisten yang ia tunjukkan bersama AC Milan serta tim nasional Italia dalam dua tahun terakhir menjadi buktinya. Sekali lagi, Gli Azzurri bakal bisa mengandalkan ketangguhan Gigio di bawah mistar.
Jadwal Italia
Sabtu, 12 Juni 2021
02:00 WIB - Turki vs Italia
Kamis, 17 Juni 2021
02:00 WIB - Italia vs Swiss
Minggu, 20 Juni 2021
23:00 WIB - Italia vs Wales
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mimpi Besar Eden Hazard: Dari Como, Cesc Fabregas Pindah Melatih ke Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:26
LATEST UPDATE
-
Persaingan Memanas, Bandung BJB Tandamata Tak Boleh Tergelincir di Proliga 2026 Seri Malang
Voli 7 Februari 2026, 08:14
-
Ada Man Utd vs Tottenham dan Liverpool vs Man City: Jadwal Premier League Pekan Ini
Liga Inggris 7 Februari 2026, 08:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-8 Februari 2026
Liga Inggris 7 Februari 2026, 07:20
-
Efek Michael Carrick: Satu Kebijakan Sederhana yang Mengubah Wajah Manchester United
Liga Inggris 7 Februari 2026, 04:14
-
Livin Mandiri Akhirnya Pecah Telur di Putaran Kedua Proliga 2026
Voli 6 Februari 2026, 23:47
-
Alejandro Garnacho, Harga 40 Juta Euro, dan Ujian Kesabaran di Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 21:26
-
Hasil Persib vs Malut United: Menang 2-0, Maung Bandung Masih Sempurna di Kandang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 21:01
-
3 Laga, 3 Kemenangan: Bagaimana Michael Carrick Membalik Nasib Manchester United
Liga Inggris 6 Februari 2026, 20:53
-
TULUS Ramaikan Ramadan di KLBB Festival 2026, Siap Hadirkan Malam Penuh Rasa di GBK
Lain Lain 6 Februari 2026, 20:33
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persebaya 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:27
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42







