Berkaca dari Brasil, Mancini Minta Italia Tidak Lengah
Yaumil Azis | 26 Maret 2019 05:23
Bola.net - - Roberto Mancini jadikan laga antara Brasil melawan Panama sebagai contoh kepada anak asuhnya agar tidak meremehkan Liechtenstein. Ia berharap para pemainnya tetap tampil agresif guna merengkuh kemenangan serta mengembalikan antusiasme fans.
Brasil membuat publik terkejut saat bertemu dengan Panama dalam laga uji coba yang berlangsung hari Minggu (24/3) kemarin. Bukan karena torehan kemenangan yang besar, malah sebaliknya, pasukan Tite tersebut justru ditahan imbang 1-1.
Hasil tersebut jelas mengagetkan, terlebih karena Brasil menurunkan nyaris seluruh pemain intinya pada pertandingan itu. Trio penyerang yang beranggotakan Roberto Firmino, Richarlison, serta Philippe Coutinho semuanya gagal mencetak gol.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Berkaca dari Brasil
Pertandingan itu lalu dijadikan Mancini sebagai cerminan bagi Giorgio Chiellini dkk untuk tidak meremehkan Liechtenstein, meski dari segi materi Gli Azzurri jauh lebih unggul. Ia merasa skuat asuhan Helgi Kolviosson itu bisa menciptakan bahaya yang tak terduga.
"Bila kami tak waspada sejak awal, ini bisa jadi berbahaya. Lihat laga Brasil v Panama. Tak ada pertandingan yang mudah, dan semuanya seharusnya dilalui dengan konsentrasi maksimal," tutur Mancini dalam konferensi persnya, dikutip dari Goal International.
"Sebuah tim seharusnya melakukan pendekatan terhadap semua pertandingan dengan cara yang sama - tak peduli siapapun lawan di hadapan kami," tambahnya.
Mengembalikan Antusiasme Penggemar
Antusiasme yang menyelimuti Italia, termasuk dari pendukungnya, sempat meredup akibat kegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2018 kemarin. Maka dari itu, ia berharap timnya bisa kembali membakar gelora para penggemarnya pada kesempatan kali ini.
"Kami merasa senang karena kami ingin mengembalikan rasa antusias itu. Kami hanya bisa melakukannya karena kualitas dari tim ini," lanjut Mancini.
"Kami harus bekerja keras guna mengembangkan tim dan menggaet sebanyak mungkin orang agar terikat kepada Timnas," tandasnya.
Ganti Tiga Sampai Empat Pemain
Untuk menghadapi Liechtenstein sendiri, Mancini berencana untuk mengganti beberapa pemainnya. Tetapi, ia masih belum memutuskan siapa saja yang akan bermain pada pertandingan tersebut.
"Kami belum membuat keputusan, namun mungkin kami akan mengganti tiga atau empat pemain," tutupnya.
Setelah melawan Liechtenstein, para pemain Italia akan dikembalikan ke klubnya masing-masing guna melakoni sejumlah partai di level domestik. Ajang kualifikasi Piala Eropa 2020 sendiri baru akan kembali digelar pada bulan Juni mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyebab Italia Sulit Maju Menurut Fabregas: Kolot, Terlalu Kaku, dan Anti Pemain Muda
Liga Spanyol 19 November 2025, 14:44
-
Italia Dipermalukan Norwegia 1-4, Rekor Buruk Azzurri di San Siro Kian Mengkhawatirkan
Piala Dunia 18 November 2025, 15:48
-
Lingkaran Setan Timnas Italia: Mengapa Azzurri Gagal di Kualifikasi Piala Dunia (Lagi)?
Piala Dunia 18 November 2025, 08:05
-
Gacor di Timnas Inggris, Harry Kane Lampaui Rekor Gol Pele
Piala Dunia 17 November 2025, 12:26
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





