Buffon Pecah Rekor EURO
Editor Bolanet | 14 Oktober 2014 13:39
- Ketika menang 1-0 atas tuan rumah Malta, Selasa (14/10), kiper dan kapten Azzurri Gianluigi Buffon mengukir sebuah pencapaian istimewa. Buffon tercatat sebagai pemain yang paling sering tampil di EURO alias Piala Eropa.
Laga melawan Malta menandai penampilan ke-48 Buffon di EURO (kualifikasi dan putaran utama). Angka itu merupakan rekor baru di kompetisi ini.
Buffon (1997 sampai sekarang) unggul satu atas Lilian Thuram (Prancis, 1994-2008) dan Sargis Hovsepyan (Armenia, 1992-2012), tiga atas Mario Frick (Liechtenstein, 1993 sampai sekarang), serta lima atas Iker Casillas (Spanyol, 2000 sampai sekarang) dan Vitalijs Astafjevs (Latvia, 1992-2010).
Dari semua nama di atas, hanya Thuram dan Casillas yang pernah mengangkat trofi di kompetisi ini.
Thuram juara bersama Prancis usai mengalahkan Italia di final EURO 2000, sedangkan Casillas berjaya dengan Spanyol di final EURO 2008 (vs Jerman) dan EURO 2012 (vs Italia). [initial]
(mc/gia)
Laga melawan Malta menandai penampilan ke-48 Buffon di EURO (kualifikasi dan putaran utama). Angka itu merupakan rekor baru di kompetisi ini.
Buffon (1997 sampai sekarang) unggul satu atas Lilian Thuram (Prancis, 1994-2008) dan Sargis Hovsepyan (Armenia, 1992-2012), tiga atas Mario Frick (Liechtenstein, 1993 sampai sekarang), serta lima atas Iker Casillas (Spanyol, 2000 sampai sekarang) dan Vitalijs Astafjevs (Latvia, 1992-2010).
Dari semua nama di atas, hanya Thuram dan Casillas yang pernah mengangkat trofi di kompetisi ini.
Thuram juara bersama Prancis usai mengalahkan Italia di final EURO 2000, sedangkan Casillas berjaya dengan Spanyol di final EURO 2008 (vs Jerman) dan EURO 2012 (vs Italia). [initial]
Stat Attack:
EDITORIAL: Dari Vicini ke Conte, Deja Vu 27 Tahun
EDITORIAL: Paco Alcacer, Finisher Mematikan La Furia Roja
Head-to-Head Predator 5 Liga Top Eropa
Rooney, Dua Direct Buat Tiga Singa
Penantian 516 Menit Diego Costa
Diego Costa, Samba Ketiga La Furia Roja
Pelle, 23 Menit Masuk 'Buku' Azzurri
Belanda Versi Hiddink vs Belanda Era Van Gaal
Modric, Komponen Utama Mesin Perang Kroasia
Andorra, 10 Tahun Tanpa Manisnya Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
-
Italia Membuka Siklus Baru
Piala Eropa 25 September 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



