Euro 2020: Roberto Mancini Akui Italia Dibuat Menderita oleh Austria
Serafin Unus Pasi | 27 Juni 2021 05:30
Bola.net - Manajer Timnas Italia, Roberto Mancini mengaku sangat gembira dengan kemenangan timnya kontra Austria. Ia menilai Austria adalah lawan yang sangat berat sehingga timnya harus menderita untuk bisa menang.
Dini hari tadi, Italia berhadapan dengan Austria di babak 16 besar Euro 2020. Pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu karena selama waktu normal skor berakhir dengan skor 0-0.
Italia akhirnya bisa mencetak gol di babak tambahan waktu pertama berkat gol Federico Chiesa dan Matteo Pessina. Namun Austria berhasil memperkecil kedudukan berkat gol Sasa Kalajdzic.
Mancini mengakui bahwa Austria membuat timnya kerepotan sepanjang laga. "Kami tahu kami harus menderita di laga ini, karena Austria adalah tim yang tidak membiarkan lawannya tampil bagus," ujar Mancini kepada laman resmi UEFA.
baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Pemain Pengganti Jadi Pembeda
Pada kesempatan ini, Mancini memberikan sanjungannya kepada para pemain pengganti seperti Manuel Locatelli dan Federico Chiesa.
Ia menilai para pemain itu sukses menunjukkan kemampuannya saat dibutuhkan.
"Para pemain pengganti menjadi pembeda di laga ini, namun semua pemain kami memberikan kemampuan terbaik mereka hari ini,"
Mental Kuat
Mancini juga mengaku bangga melihat timnya mampu menang di babak tambahan waktu.
Ia menilai di babak tambahan waktu, energi para pemain sudah terkuras, sehingga ia senang melihat timnya menang di laga ini.
"Saya juga senang karena para pemain kami memberikan segalanya untuk memenangkan laga ini meski mereka sudah kelelahan," ujarnya.
Laga Berikutnya
Timnas Italia memastikan lolos ke perempat final berkat kemenangan ini.
Mereka akan menghadapi pemenang antara Portugal vs Belgia.
(UEFA)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Turki vs Italia 29 September 2026
Piala Eropa 28 September 2026, 12:41
-
Italia Sudah Memberikan Segalanya
Piala Eropa 26 September 2026, 08:54
-
Italia Sebenarnya Punya Peluang, tapi Kecolongan Serangan Balik Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:47
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
LATEST UPDATE
-
Meski Menang Lawan Slavia Praha, Arsenal Dinilai Bikin Keteledoran yang Berbahaya
Liga Champions 5 November 2026, 14:49
-
Jude Bellingham akui AEK Athens Bikin Real Madrid Kelimpungan
Liga Champions 5 November 2026, 14:27
-
Andoni Iraola Kesal Liverpool Tumbang di Kandang Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 14:16
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



