Hamann: Mental Jerman Kurang Kuat
Editor Bolanet | 1 Juli 2012 01:30
- telah tersingkir dari Euro 2012. Dietmar Hamann memiliki pendapat tersendiri.
Panser tumbang di babak semifinal setelah kalah di tangan . Hamann merasa mental tim Jerman masih perlu dibenahi ulang.
Empat putaran final terakhir telah menampilkan Jerman dengan peluang yang luar biasa untuk memenangkan trofi namun ketika kami menghadapi situasi yang genting kami kekurangan mental yang kuat untuk menghadapi tekanan tersebut, ujar Hamann.
Kami telah mencapai babak knock out dari empat putaran final terakhir, kalah di semifinal dari tiga diantaranya dan satu di final. Di semua kesempatan tersebut kami melihat bahwa beban yang ada terlalu besar.
Hamann berharap agar Jerman mampu memperbaiki penampilannya. Ia ingin agar Panser mampu menghadapi tekanan seperti yang telah dilakukan oleh Spanyol selama ini.
Ini terjadi bukan hanya ke tim nasional. Bayern Munich tidak dapat menghadapi ekspektasi dan tekanan itu datang ketika bermain di final Liga Champions menghadapi . Brilian sekali ketika menuju final namun mengecewakan ketika menjalani pertandingan yang penting, ungkap mantan penggawa Panser tersebut.
Itu adalah sebuah pola pikiran. adalah Jerman yang baru. Sekarang lihatlah tim Spanyol maka Anda akan melihat sebuah tim yang mampu bermain di pertandingan besar. Mereka juga cukup terlengkapi untuk melakukan itu hingga beberapa tahun ke depan. Akan membutuhkan waktu yang lama untuk melihat Jerman kembali ke rute juara. (rac/Rev)
Panser tumbang di babak semifinal setelah kalah di tangan . Hamann merasa mental tim Jerman masih perlu dibenahi ulang.
Empat putaran final terakhir telah menampilkan Jerman dengan peluang yang luar biasa untuk memenangkan trofi namun ketika kami menghadapi situasi yang genting kami kekurangan mental yang kuat untuk menghadapi tekanan tersebut, ujar Hamann.
Kami telah mencapai babak knock out dari empat putaran final terakhir, kalah di semifinal dari tiga diantaranya dan satu di final. Di semua kesempatan tersebut kami melihat bahwa beban yang ada terlalu besar.
Hamann berharap agar Jerman mampu memperbaiki penampilannya. Ia ingin agar Panser mampu menghadapi tekanan seperti yang telah dilakukan oleh Spanyol selama ini.
Ini terjadi bukan hanya ke tim nasional. Bayern Munich tidak dapat menghadapi ekspektasi dan tekanan itu datang ketika bermain di final Liga Champions menghadapi . Brilian sekali ketika menuju final namun mengecewakan ketika menjalani pertandingan yang penting, ungkap mantan penggawa Panser tersebut.
Itu adalah sebuah pola pikiran. adalah Jerman yang baru. Sekarang lihatlah tim Spanyol maka Anda akan melihat sebuah tim yang mampu bermain di pertandingan besar. Mereka juga cukup terlengkapi untuk melakukan itu hingga beberapa tahun ke depan. Akan membutuhkan waktu yang lama untuk melihat Jerman kembali ke rute juara. (rac/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
LATEST UPDATE
-
Lagi, Jose Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius Junior
Liga Spanyol 16 September 2026, 19:20
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
-
Hasil FC Seoul vs Persib: Start Mulus Maung Bandung di Asia!
Bola Indonesia 16 September 2026, 18:55
-
Michael Carrick Konfirmasi Kapan Carlos Baleba Debut di MU
Liga Inggris 16 September 2026, 18:40
-
Setelah 12 Tahun Bersama, MU Bakal Berpisah dengan Luke Shaw?
Liga Inggris 16 September 2026, 18:20
-
Jose Mourinho Acungi Start Pertama Yan Diomande di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Kalah Lawan Dewa United, Borneo FC Terpuruk di Kandang
Bola Indonesia 16 September 2026, 17:34
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk Bocah Ajaib Arsenal, Max Dowman
Liga Inggris 16 September 2026, 17:34
-
Arti Penting Carabao Cup untuk Michael Carrick dan Manchester United
Liga Inggris 16 September 2026, 17:25
-
Link Streaming Seoul FC vs Persib Bandung di ACL 2, 16 September 2026
Bola Indonesia 16 September 2026, 16:14
-
Taisei Marukawa Jalani Proses Naturalisasi WNI, Didorong untuk Bela Timnas Indonesia
Bola Indonesia 16 September 2026, 15:56
-
Ivan Mamut ke Persija Diklaim Sebagai Transfer Termahal dalam Sejarah Liga Indonesia
Bola Indonesia 16 September 2026, 15:51
-
Jay Idzes Cedera, Timnas Indonesia Terancam Tanpa Sang Kapten di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 16 September 2026, 15:43
-
Streaming Asian Games 2026 Sepak Bola Putra: Kuda Hitam yang Bisa Mengejutkan di Vidio
Lain Lain 16 September 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


