Jerman Terpuruk, Taktik Guardiola Dituding Sebagai Biangnya
Editor Bolanet | 19 November 2018 03:00
Bola.net - - Belum sembuh luka dari Piala Dunia 2018, Timnas Jerman lagi-lagi menuai keterpurukan. Menurut sang mantan bek, Hans-Peter Briegel, taktik yang diterapkan Josep Guardiola di Bayern Munchen dulu dituding sebagai penyebab utamanya.
Sebelum berlabuh di Manchester City, Guardiola memang pernah menukangi Bayern Munchen. Ia membela klub raksasa Jerman tersebut selama dua setengah musim, terhitung dari bulan Januari 2013 silam.
Sayangnya, prestasi yang ia raih bersama Die Bavarians tidak sementereng waktu masih di Barcelona dulu. Hingga akhir masa kontraknya, ia tak mampu mempersembahkan gelar Liga Champions dan hanya meyumbang lima gelar domestik saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Gara-gara Guardiola
Dalam pandangan Briegel, filosofi yang diterapkan oleh pelatih asal Spanyol itu memberikan pengaruh kepada sepak bola Jerman. Dan itulah yang dianggapnya sebagai biang keterpurukan Die Panzer di sepanjang tahun 2018 ini.
"Sebuah prinsip yang sangat sederhana telah hilang dari benak kami: Bahwa dalam sepak bola, hasil lebih penting ketimbang kontrol permainan," ujar Briegel kepada Repubblica.
"Sejak Guardiola tiba di Bayern Munchen, sesuatu telah berubah. Kami memiliki ilusi bahwa penguasaan bola 75% dibutuhkan untuk menang. Tetapi memiliki kontrol bola belum cukup untuk meraih hasil," lanjutnya.
Penguasaan Bola Bukanlah Segalanya
Briegel tidak menganggap penguasaan bola diperlukan oleh sebuah tim yang ingin meraih gelar. Ia menjadikan kesuksesan Timnas Prancis di Piala Dunia 2018 lalu, yang dilihatnya tidak mentereng soal penguasaan bola.
"Sejarah terakhir, dan juga dengan juara dunia Prancis, telah menunjukkan bahwa anda juga bisa menang dengan membiarkan bola dikuasai oleh lawan dan memiliki penguasaan bola kurang dari 50%," tandasnya.
Baru-baru ini, Jerman dinyatakan terdegradasi dari UEFA Nations League. Hasil tersebut didapatkan setelah pesaing lainnya, Belanda, berhasil memetik poin penuh kala menghadapi Prancis hari Sabtu (14/10) dengan skor 2-0.
Saksikan Juga Video Ini
Hubungan kekerabatan terjalin antara suporter Timnas Indonesia dan Thailand di luar Stadion Rajamangala, Bangkok, pada hari Sabtu (17/11) kemarin. Simak informasi selengkapnya melalui tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
LATEST UPDATE
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, 15-16 Juli 2026
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:15
-
Man of the Match Argentina vs Swiss: Julian Alvarez
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








