Legenda Piala Eropa: Ketika Maestro Zinedine Zidane Mengantar Prancis Juara Euro 2000
Yaumil Azis | 17 Mei 2021 21:49
Bola.net - Ada dua momen di mana Zinedine Zidane menarik perhatian dunia. Yang masih segar diingatan jelas saat dirinya menanduk bek Italia, Marco Materazzi, pada final Piala Dunia 2006 lalu. Namun yang paling mengesankan adalah ketika Zidane menunjukkan aksi sihirnya di Piala Eropa tahun 2000 silam.
Zidane menunjukkan dirinya sebagai seorang trequartista yang memiliki atribut lengkap: dribbling, visi, hingga akurasi umpan luar biasa. Tidak jarang juga ia menampilkan ketajamannya dalam urusan mencetak gol.
Nama Zidane di kancah internasional sendiri sejatinya telah harum sejak dua tahun sebelumnya. Kala itu, ia berkontribusi besar dalam kesuksesan Timnas Prancis menjuarai ajang Piala Dunia. Bahkan dia mempersembahkan dua gol pada babak final dan membantu Les Blues mengalahkan Brasil dengan skor 3-0.
Serangkaian aksi-aksinya di level klub bersama Juventus pun membuat dirinya datang ke pentas Piala Eropa 2000 membawa status salah satu pemain terbaik dunia. Tidak heran, kemilau Zidane sangat dinantikan di ajang tersebut.
Zidane mewujudkan harapan penikmat sepak bola dengan sajian penampilan yang memanjakan mata para penikmat sepak bola. Ia pun dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam ajang tersebut.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kemilau Zidane di Piala Eropa 2000
Sebagai permulaan, Prancis menghuni Grup D bersama Belanda, Republik Ceko, dan Denmark. Torehan mereka dinodai oleh kekalahan di tangan Belanda, namun aksi individu Zidane dalam setiap pertandingan hampir tak ada cacatnya.
Zidane mencatatkan dua gol di sepanjang kompetisi, yang semuanya dibukukan pada fase gugur. Setiap golnya begitu krusial dan dilesakkan dengan sangat indah oleh maestro. Salah satunya adalah ketika Prancis bertemu Spanyol pada babak perempat final.
Prancis keluar sebagai pemenang dalam laga tersebut dengan skor 2-1, di mana gol pertamanya dicetak melalui tendangan bebas Zidane. Sepakan melengkungnya tak mampu dijangkau oleh Santiago Canizares yang telah melakukan aksi terbang demi menghalaunya.
Babak semifinal berlangsung dramatis, dan Zidane punya andil besar di baliknya. Pada saat itu, Prancis bertemu Portugal yang keluar dari fase grup dengan raihan poin sempurna, sembilan, dan menyingkirkan Turki di perempat final dengan skor 2-0.
Sudah pasti, Portugal menjadi tim yang sangat sulit untuk ditaklukkan Les Blues. Selama 90 menit, kedua tim hanya bermain imbang 1-1. Di mana kedua gol dicetak oleh Thierry Henry dan Nuno Gomes.
Kedudukan imbang itu bertahan cukup lama. Aromanya seperti kedua tim bakal berlanjut sampai babak adu penalti. Namun semuanya berubah di menit ke-117, ketika pemain Portugal, Abel Xavier, melakukan handsball di kotak terlarang.
Momen itu sangat krusial. Inilah kesempatan buat Prancis untuk mengakhiri pertandingan lebih cepat karena aturan golden goal. Kendati demikian, Zidane tidak tertekan dan mampu melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor penalti dengan sangat baik. Prancis pun keluar sebagai pemenang.
Pada babak final, Prancis bertemu dengan Italia yang dikenal sebagai salah satu rival terberatnya. Pertandingan berlangsung intens. Zidane berkali-kali dihadang Demetrio Albertini. Akan tetapi, butuh lebih dari sekadar Albertini untuk menghentikan dirinya di pertandingan tersebut.
Zidane memang tidak menghaslkan gol maupun assist. Malah David Trezeguet yang lebih dikenang karena mencetak golden goal pada menit ke-103. Meski begitu, aksi Zidane di partai puncak itu pantas dilabeli masterclass tanpa perlu diragukan lagi.
(Berbagai sumber)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Azerbaijan vs Prancis: Les Bleus Balikkan Keadaan Lewat Tiga Gol Babak Pertama
Piala Dunia 17 November 2025, 02:12
-
Resmi! UEFA Umumkan 9 Stadion dan Tuan Rumah Euro 2028, Siapa Saja?
Piala Eropa 13 November 2025, 10:43
-
Rekor 110 Kemenangan dan Salam Perpisahan: Misi Terakhir Deschamps Bersama Timnas Prancis
Piala Dunia 13 November 2025, 08:35
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
-
Fakta Menarik Real Madrid vs Monaco: Reuni Berdarah Mbappe dan Trauma 2004
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:46
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






