Mengenal Dragan Dzajic, si Lokomotif Uap Yugoslavia
Editor Bolanet | 6 April 2016 12:49
Nama Dragan Dzajic identik dengan klub asal Serbia, Red Star Belgrade dan Timnas . Dzajic yang berposisi sebagai Winger Kiri ini disebut-disebut sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Serbia. Dzajic yang pada saat itu masih berusia 18 tahun sudah dipanggil untuk memperkuat Timnas Yugoslavia pada tahun 1964. Ia dipersiapkan untuk bermain di Euro 1968 karena Yugoslavia gagal dalam partai kualifikasi Euro 1964.
Pada euro 1968, Dzajic mmebuktikan bahwa dirinya memang layak diperhitungkan untuk masuk ke dalam timnas Yugoslavia. Pada partai semi final mereka melawan Inggris, Dzajic melakukan gol semata wayang pada pertandingan tersebut sehingga membawa Yugoslavia menuju ke Final.
Pada partai final, Yugoslavia sudah ditunggu oleh sang tuan rumah Euro 1968, Italia. Pada pertandingan itu Dzajic sukses membawa Yugoslavia unggul terlebih dahulu melalui golnya dimenit 32. Namun sayang gol tersebut berhasil dibalas oleh Italia melalui gol Angelo Domenghini di menit 80, sehingga kedua negara harus melakoni partai ulangan yang dimenangkan oleh Italia.
Semenjak Euro 1968, nama Dzajic semakin melambung di dunia sepakbola Internasional. Ia mendapat julukan lokomotif uap Yugoslavia karena ia memiliki kecepatan yang sangat tinggi dan sangat sulit dijatuhkan oleh para pemain lawan. Ia juga menjadi pemain yang mengoleksi caps terbanyak untuk Timnas Yugoslavia dengan total 85 penampilan dan mengumpulkan 23 gol. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengakuan Ronaldo: Tidak Pernah Mabuk, Kecuali Usai Final Euro 2016
Liga Italia 27 Desember 2019, 15:00
-
Punya Segudang Trofi, Mana yang Paling Penting bagi Ronaldo?
Liga Italia 30 Juli 2019, 14:59
-
Tatap Final Piala Dunia 2018, Prancis Belajar Banyak Dari Euro 2016
Piala Dunia 12 Juli 2018, 13:00
-
Sukses di Piala Dunia 2018, Prancis Belajar Dari Kegagalan Euro 2016
Piala Dunia 11 Juli 2018, 12:15
-
Sukses Di Rusia, Inggris Belajar Banyak Dari Euro 2016
Piala Dunia 10 Juli 2018, 14:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

