Mentalitas Italia Jadi PR Besar untuk Roberto Mancini
Yaumil Azis | 23 Maret 2019 05:25
Bola.net - - Pelatih Italia, Roberto Mancini, melihat mentalitas publik yang mengedepankan hasil akhir ketimbang proses menjadi sebuah masalah besar untuk timnya. Dan ia menganggap hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Gli Azzurri tersendat.
Mancini didapuk sebagai pelatih Timnas Italia pada tahun 2018 lalu, dengan harapan bisa mengembalikan posisi tim ke tempat yang sepantasnya. Seperti yang diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, performa Gli Azzurri menurun sangat drastis.
Salah satu buktinya adalah kegagalan mereka berpartisipasi di ajang Piala Dunia 2018 lalu. Di luar dugaan, tim yang kala itu diasuh Gian Piero Ventura tersebut harus terhenti pada babak play-off kualifikasi, usai dikalahkan Swedia dalam duel dua leg.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Masalah Mentalitas
Beban berat pun disematkan kepada Mancini. Sosok yang pernah menukangi tim besar seperti Inter Milan dan Manchester City itu ditugaskan untuk segera membangkitkan Italia. Namun sebelumnya, ia mengaku harus mengatasi masalah mentalitas Italia terlebih dahulu.
"Di Italia, hasil akhir lebih penting ketimbang bagaimana kami bisa sampai ke suatu tempat. Kami menang dengan mentalitas ini selama berdekade-dekade, tapi sepak bola telah berubah," tutur Mancini kepada Esquire.
"Bila anda tak bisa menyusun tim yang juga memainkan sepak bola indah, anda tak bisa terus-terusan menang," lanjutnya.
Regenerasi Mandek?
Banyak juga yang beranggapan bahwa salah satu faktor kegagalan Italia belakangan ini adalah mandeknya regenerasi. Gli Azzuri dianggap tak memiliki stok pemain muda handal untuk menggantikan sosok-sosok yang sudah dimakan usia.
Tapi Mancini punya pandangan yang berbeda. Menurutnya, Italia terus memproduksi banyak talenta muda bahkan di tengah-tengah masa sulit ini. Hanya saja, mereka jarang diberi kesempatan oleh klubnya untuk unjuk gigi, berbeda seperti pada masanya dulu.
"Saya datang di masa sulit. Banyak yang bilang Italia tak punya pemain bagus bermunculan, tapi saya pikir Italia selalu menghasilkan pemain bagus, meskipun di masa sulit," tambahnya.
"Ada [pemain-pemain yang bermunculan] dan, karena mereka juga masih muda, saya pikir kami bisa melakukan sesuatu yang berbeda. Di masa saya, pemain berumur 20 tahun sudah mengoleksi 15o caps di tim utama. Mereka butuh bermain lebih sering," tandasnya.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video wawancara eksklusif bersama legenda Juventus, Alessandro Del Piero dalam rangkaian acara UEFA Champions League Trophy Tour presented by Heineken.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34















