Ozil Jawab Kritik Untuk Jerman
Editor Bolanet | 2 Juli 2012 01:45
- Mesut Ozil menunjukkan dukungannya bagi pelatih Joachim Loew pasca kegagalan Der Panser di Euro 2012.
Ozil secara tidak langsung juga mengecam kritik serta pendapat mengenai pemecatan Loew dari kursi kepelatihan Jerman.
Jerman memang dianggap sebagai salah satu kandidat kuat peraih titel bergengsi kejuaraan internasional benua Eropa tersebut. Mereka tak terkalahkan dalam 15 pertandingan sebelum berlangsungnya turnamen.
Bahkan sampai di babak penyisihan grup, skuad asuhan Loew juga meraih hasil absolut dengan menyapu bersih semua poin hingga menjejak fase semifinal.
Namun kegemilangan performa Der Panser harus terhenti kala dua gol Mario Balotelli membawa maju ke babak final turnamen dan mengubur impian warga Jerman untuk meraih trofi Euro kali ini.
Hal tersebut seakan menjadi anti-klimaks bagi penampilan cemerlang Jerman di sepanjang turnamen. Akan tetapi Ozil mengatakan bahwa kritik yang ditujukan bagi timnya adalah hal yang kurang masuk akal.
Kami tidak seharusnya merubah segala hal hanya karena satu hasil pertandingan, ujar gelandang asal Real Madrid tersebut.
Kami memenangkan 15 laga dengan tim yang sama.
Hanya karena satu hasil yang kurang baik, tiga pertandingan babak grup menjadi terlupakan dan sekarang ada ide mengenai pemecatan pelatih.
Kami sudah mendapat banyak pujian selama bertahun-tahun, terutama dari luar negeri. Jadi bagaimana segala hal bisa mendadak menjadi salah?
Untuk memenangkan sebuah gelar, semuanya harus benar. Selain itu anda juga membutuhkan beberapa keberuntungan. Bisa menembus semifinal selama empat kali berturut-turut adalah sebuah pencapaian yang hebat.
Kami melakukan segalanya untuk memenangkan sebuah titel, tapi itu tidaklah mudah. (was/atg)
Ozil secara tidak langsung juga mengecam kritik serta pendapat mengenai pemecatan Loew dari kursi kepelatihan Jerman.
Jerman memang dianggap sebagai salah satu kandidat kuat peraih titel bergengsi kejuaraan internasional benua Eropa tersebut. Mereka tak terkalahkan dalam 15 pertandingan sebelum berlangsungnya turnamen.
Bahkan sampai di babak penyisihan grup, skuad asuhan Loew juga meraih hasil absolut dengan menyapu bersih semua poin hingga menjejak fase semifinal.
Namun kegemilangan performa Der Panser harus terhenti kala dua gol Mario Balotelli membawa maju ke babak final turnamen dan mengubur impian warga Jerman untuk meraih trofi Euro kali ini.
Hal tersebut seakan menjadi anti-klimaks bagi penampilan cemerlang Jerman di sepanjang turnamen. Akan tetapi Ozil mengatakan bahwa kritik yang ditujukan bagi timnya adalah hal yang kurang masuk akal.
Kami tidak seharusnya merubah segala hal hanya karena satu hasil pertandingan, ujar gelandang asal Real Madrid tersebut.
Kami memenangkan 15 laga dengan tim yang sama.
Hanya karena satu hasil yang kurang baik, tiga pertandingan babak grup menjadi terlupakan dan sekarang ada ide mengenai pemecatan pelatih.
Kami sudah mendapat banyak pujian selama bertahun-tahun, terutama dari luar negeri. Jadi bagaimana segala hal bisa mendadak menjadi salah?
Untuk memenangkan sebuah gelar, semuanya harus benar. Selain itu anda juga membutuhkan beberapa keberuntungan. Bisa menembus semifinal selama empat kali berturut-turut adalah sebuah pencapaian yang hebat.
Kami melakukan segalanya untuk memenangkan sebuah titel, tapi itu tidaklah mudah. (was/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
-
Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:42
-
Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:01
-
Singkirkan Jerman, Paraguay Tunggu Prancis atau Swedia di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 08:51
LATEST UPDATE
-
Johnny Jansen Girang Bali United Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 21:07
-
Pierre Kalulu Diincar MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 16 September 2026, 21:00
-
Lupakan Derby Manchester, Manchester United Fokus Penuh Hadapi Brighton
Liga Inggris 16 September 2026, 20:40
-
Inikah Penerus Harry Maguire di Skuad Manchester United?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:20
-
Madura United Punya Misi Balas Dendam ke PSIM di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 20:13
-
Tajam dan Jadi Pembeda, Kenapa Carlos Espi Terus Cadangan, Wahai Mourinho?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:00
-
Nganggur di Real Madrid, MU Siap Selamatkan Karir Endrick
Liga Inggris 16 September 2026, 19:40
-
Lagi, Jose Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius Junior
Liga Spanyol 16 September 2026, 19:20
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
-
Hasil FC Seoul vs Persib: Start Mulus Maung Bandung di Asia!
Bola Indonesia 16 September 2026, 18:55
-
Michael Carrick Konfirmasi Kapan Carlos Baleba Debut di MU
Liga Inggris 16 September 2026, 18:40
-
Setelah 12 Tahun Bersama, MU Bakal Berpisah dengan Luke Shaw?
Liga Inggris 16 September 2026, 18:20
-
Jose Mourinho Acungi Start Pertama Yan Diomande di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Kalah Lawan Dewa United, Borneo FC Terpuruk di Kandang
Bola Indonesia 16 September 2026, 17:34
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk Bocah Ajaib Arsenal, Max Dowman
Liga Inggris 16 September 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

