Pengakuan Donnarumma setelah Kebobolan Gol 14 Detik: Sarung Tangan Bahkan Belum Terpasang
Gia Yuda Pradana | 7 September 2024 22:38
Bola.net - Gianluigi Donnarumma mengaku belum siap usai kebobolan gol 14 detik saat melawan Prancis. Menurut kiper Italia itu, sarung tangannya bahkan belum terpasang.
Timnas Italia mengalahhkan tuan rumah Timnas Prancis di matchday 1 UEFA Nations League A 2024/2025 Grup 2, Sabtu (7/9/2024). Gli Azzurri memenangi pertandingan UNL di Parc des Princes (Paris) tersebut dengan skor 3-1.
Italia sempat tertinggal oleh gol cepat Bradley Barcola di menit ke-1, tepatnya cuma 14 detik setelah kick-off. Akan tetapi, Italia bisa bangkit dan menang melalui gol-gol Federico Dimarco menit 30, Davide Frattesi menit 51, dan Giacomo Raspadori menit 74.
Gol Barcola tercatat sebagai gol tercepat yang pernah bersarang di gawang Italia. Apa tanggapan Donnarumma?
Donnarumma Belum Siap, Wasit Lalai?

Italia mengawali laga di Paris dengan buruk. Dari kecerobohan Giovanni Di Lorenzo, yang kehilangan bola, Barcola langsung berlari menuju gawang dan menaklukkan rekan seklubnya dari PSG, Donnarumma.
Terungkap bahwa setelah menjalankan tugasnya sebagai kapten dan berpelukan dengan seseorang di pinggir lapangan, Donnarumma bahkan belum memakai sarung tangannya dengan benar saat Barcola mencetak gol.
Dia protes kepada wasit, berteriak: "'Tunggu saya!'"
"Saya belum siap. Saya belum memakai sarung tangan saya, jadi saya meminta wasit untuk menunggu dan memastikan bahwa saya siap, seperti yang biasanya dilakukan oleh para wasit," ungkap Donnarumma, seperti dikutip Football Italia.
"Namun, pada saat yang sama, itu adalah bola kami. Kami tidak cukup cerdas untuk menunggu beberapa saat."
Italia Bereaksi dengan Sangat Baik

Meski kebobolan gol cepat, Italia mampu bangkit dan menang 3-1. Ini merupakan kemenangan pertama Italia di Paris dalam 70 tahun.
Hasil tersebut juga menjadi pertama kalinya Prancis kebobolan tiga gol di kandang dalam pertandingan resmi sejak kalah 2-3 dari Rusia pada tahun 1999.
"Kami bereaksi dengan baik, dan itu adalah penampilan yang hebat. Kebobolan gol seperti itu memang sulit, tetapi para pemain tetap tenang dan fokus, melakukan apa yang kami coba latih, dan itu sangat penting untuk memenangkan pertandingan ini," ucap Donnarumma.
Kekuatan Mental, Kunci Kemenangan Italia

Kebobolan gol secepat itu tentu tidak menyenangkan. Namun, Italia bisa bangkit dan menang. Menurut pelatih Italia, Luciano Spalletti, ini semua berkat kekuatan mental para pemainnya.
"Itu adalah kunci dari pertandingan. Mereka langsung merespons, mencoba menenangkan tim, dan kemudian bermain sesuai keinginan mereka. Jadi, saya memuji mereka dua kali lipat," kata Spalletti.
"Itu tidak berlebihan. Selalu ada kesempatan untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik. Bermain kompak sebagai satu tim itu penting."
"Ada tensi yang begitu tinggi, dan situasi sekecil apa pun bisa memicu kegilaan. Itulah yang terjadi dalam sepak bola kita. Di sinilah kekuatan mental menjadi penentu, karena Anda merasa takut tidak bisa mencapai sesuatu, tapi itulah yang perlu kita perbaiki dalam diri kita sendiri," tegasnya.
Sumber: Football Italia
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Langkah Pertama Italia setelah Euro 2024: Prancis Jadi Korban Kebangkitan
- Pujian untuk Kekuatan Mental Italia
- 3 Pelajaran dari Kemenangan 3-1 Italia atas Prancis: Kebangkitan Gli Azzurri, Kembalinya Tonali
- Setelah 70 Tahun, Italia Akhirnya Menang di Paris
- Kembalinya Sandro Tonali Ditandai dengan Sebuah Assist Cantik
- Ketika Italia Bangkit usai Kebobolan Gol 14 Detik
- Prediksi Israel vs Italia 10 September 2024
- Hasil Prancis vs Italia: Skor 1-3
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gattuso Woles Ditanya Irlandia Utara, Tapi Murka Ditanya Soal Chiesa, Ada Apa?
Piala Dunia 21 November 2025, 13:57
-
Revolusi Kualifikasi Piala Dunia 2030: CONMEBOL Tiru Format UEFA Nations League?
Piala Dunia 21 November 2025, 08:23
-
Curhat Alessandro Bastoni: Di Italia, Kekalahan Rasanya Seperti Kiamat!
Liga Italia 21 November 2025, 08:16
LATEST UPDATE
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Solusi Krisis Lini Belakang, Man City Resmikan Marc Guehi Seharga 20 Juta
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:01
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26





