Penghormatan Timnas Wanita Portugal untuk Diogo Jota di Laga Euro 2025
Editor Bolanet | 4 Juli 2025 11:00
Bola.net - Duka adalah tamu yang tak diundang, ia datang tanpa mengenal waktu dan tempat. Bahkan di tengah hingar bingar pesta sepak bola sekelas Euro Wanita 2025, duka bisa hadir menyelimuti hati.
Laga pembuka antara dua raksasa Iberia, Portugal dan Spanyol, seharusnya menjadi panggung rivalitas. Namun takdir mengubahnya menjadi sebuah kanvas untuk melukiskan rasa kehilangan yang sama.
Ini bukan lagi sekadar pertandingan, melainkan sebuah prosesi penghormatan dari sebuah bangsa. Sebuah pesan tulus untuk salah satu putra terbaik mereka, Diogo Jota, yang telah berpulang.
Dari keheningan yang magis di lapangan hingga spanduk cinta dari tribun, laga ini menjadi bukti. Sebuah bukti bahwa dalam sepak bola, memori dan kemanusiaan adalah juara yang sesungguhnya.
Saat Rivalitas Melebur dalam Keheningan

Untuk sekitar dua puluh detik yang terasa abadi, warna-warni kebesaran Portugal dan Spanyol seakan melebur menjadi satu. Warna duka yang diwakili oleh pita hitam yang melingkar di lengan setiap pemain.
Peluit wasit yang biasanya menjadi penanda pertarungan, kali ini menjadi penanda dimulainya sebuah keheningan. Sebuah bahasa universal yang dimengerti semua orang untuk menyampaikan rasa hormat dan kehilangan.
Tepuk tangan yang pecah setelahnya bukanlah untuk sebuah gol atau aksi gemilang. Melainkan sebuah apresiasi tulus untuk sebuah kehidupan yang telah memberikan banyak hal, yang kini harus berakhir terlalu cepat.
Sebuah Kenangan Bernama Diogo Jota
Bagi pelatih Timnas Wanita Portugal, Francisco Neto, kehilangan ini terasa begitu personal. Ini bukan hanya kehilangan seorang pahlawan nasional, tapi kehilangan sosok yang ia kenal baik.
Dalam suaranya yang bergetar, Neto melukiskan sosok Jota bukan sebagai superstar yang jauh di atas sana. Melainkan sebagai seorang patriot sejati yang rendah hati dan begitu peduli.
"Diogo mengikuti tim kami karena dia mencintai negaranya," ungkap Neto, mengenang bagaimana Jota selalu tahu hasil pertandingan tim wanita. Sebuah kenangan manis tentang pemuda yang ia kenal sejak masih berseragam tim U-19.
Warisan yang Tak Akan Pernah Padam
Gema penghormatan tidak hanya datang dari sebelas pemain di lapangan. Di sudut-sudut tribun, untaian kata cinta dibentangkan oleh para suporter dalam spanduk-spanduk sederhana.
"Terima kasih, Diogo. Terima kasih, Andre. Sepak bola menjadi lebih miskin... begitu pula kami. Kalian tak akan pernah terlupakan," begitu bunyi pesan tulus dari mereka yang mencintainya.
Bahkan, penghormatan ini akan diabadikan oleh negara secara resmi. Presiden Parlemen Portugal, Jose Aguiar Branco, menegaskan bahwa warisan Jota dan adiknya akan dihormati selamanya dalam sejarah olahraga nasional.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gol Perdana Chiesa untuk Liverpool Diselimuti Haru, Ingat Diogo Jota di Anfield
Liga Inggris 16 Agustus 2025, 08:48
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





