Teknik Panenka - Semua Mengenalnya, tapi Tak Semua Berani Memakainya
Gia Yuda Pradana | 10 Mei 2020 08:59
Bola.net - Panenka adalah teknik eksekusi penalti yang sangat populer di dunia sepak bola. Hampir semua orang mengenalnya. Namun, tak semua berani memakainya di pertandingan yang sebenarnya.
Panenka memang teknik ampuh untuk 'membunuh' lawan. Hanya saja, teknik ini juga bisa diibaratkan sebagai pedang bermata dua.
Salah-salah, hasilnya pasti berbanding terbalik dengan apa yang diharapkan. Butuh mental baja, skill mumpuni untuk mengecoh penjaga gawang, pengambilan keputusan yang tepat, dan kepercayaan diri tinggi guna menyukseskannya, terutama di laga yang penuh tekanan.
Antonin Panenka
Teknik ini pertama kali diperagakan oleh eks gelandang Cekoslovakia, Antonin Panenka, dalam adu penalti melawan Jerman Barat di final Euro 1976.
Ketika skor 4-3, Panenka, yang merupakan algojo kelima Cekoslovakia, berhadapan satu lawan satu dengan Sepp Maier. Tekanannya luar biasa. Namun, Panenka dengan dingin men-chip bola ke tengah gawang dan membuat Maier tampak seperti kiper amatiran.
Cekoslovakia keluar sebagai juara dengan kemenangan 5-3 lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2 sepanjang waktu normal.
Seandainya Panenka grogi sedikit saja, yang menyebabkan Maier tidak terkecoh secara sempurna, kisahnya pasti berbeda.
Dari situlah teknik Panenka dikenal oleh seantero dunia.
Tak Selalu Berakhir Indah
Sejak itu hingga sekarang, beberapa pemain sudah mencoba menirunya. Ada yang berhasil, tapi ada juga yang gagal dan justru berakibat fatal.
Ambil contoh kiper Mickael Landreau, dengan rekor bagus dari titik 12 pas, yang membuang kesempatan membawa Nantes memenangi final Piala Liga Prancis 2004 ketika melawan Sochaux di partai final.
Ada pula Andrea Pirlo, yang eksekusinya ketika masih berseragam AC Milan dimentahkan dengan mudah oleh Pinto dalam laga kontra Barcelona di Joan Gamper Trophy 2010 di Camp Nou.
Atau ini.
Namun, Banyak Juga yang Berhasil Melakukannya
Dari penalti-penalti ala Panenka yang sukses, ada beberapa yang terkenal dan tak terlupakan. Misalnya saja Francesco Totti, yang berperan membawa Italia mengalahkan Belanda dalam adu penalti di semifinal Euro 2000.
Zinedine Zidane saat melawan Italia, pada menit 7 final Piala Dunia 2006, yang diwarnai insiden kartu merah akibat tandukan sang legenda ke dada Marco Materazzi dan Prancis kalah adu penalti tanpanya.
Pirlo Memperbaikinya
Dua tahun setelah kegagalannya di Camp Nou dan setahun pascakepindahannya ke Juventus, regista Italia itu kembali melakukannya. Kali ini, panggung dan tekanannya lebih besar, adu penalti melawan Inggris di perempat final Euro 2012. Pirlo memperbaikinya.
Azzurri sedang berada dalam posisi sulit usai Riccardo Montolivo gagal melaksanakan tugasnya sebagai algojo kedua.
Kiper Joe Hart tampak sangat percaya diri. Pirlo merasa perlu meruntuhkan mental Hart sekaligus mendongkrak kembali semangat timnya. Dia memilih Panenka. Eksekusi sukses 100 persen dan jalannya babak shootout berubah total. Italia akhirnya keluar sebagai pemenang.
Jangan Lupakan Sergio Ramos
Bek Real Madrid dan Spanyol, Sergio Ramos, kini juga menjadi salah satu spesialis Panenka. Dia cukup sering melakukannya, baik di level klub maupun tim nasional.
Pedang Bermata Dua

Teknik Panenka ibarat pedang bermata dua. Salah-salah, ini bisa menjadi senjata makan tuan dan memberi kenangan buruk yang tak terlupakan.
Namun, jika dieksekusi secara sempurna dan di waktu yang krusial, teknik ini dapat menjadi senjata ampuh untuk 'membunuh' kepercayaan diri penjaga gawang serta tim lawan untuk kemudian meraih kemenangan, atau bahkan menjuarai sebuah turnamen bergengsi dengan cara elegan seperti yang dilakukan Antonin Panenka bersama negaranya di Belgrade 1976 silam.
Panenka adalah teknik yang artistik dari titik 12 pas. Semua mengenalnya, tapi tak semua berani memakainya.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Kenangan-kenangan Indah David Villa Episode Barcelona
Juninho Pernambucano dan Muridnya yang Bernama Miralem Pjanic
Hari Ini 7 Tahun Lalu: MU Tunjuk David Moyes Sebagai Suksesor Sir Alex Ferguson
Kilas Balik: Penjelasan Valentino Rossi Soal 3 Julukan Populernya
Puluhan Rekor Ronaldo-Messi yang Bakal Buat Kamu Berpikir: Mereka Ini Manusia atau Bukan Sih?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



