5 Sosok di Balik Performa Buruk Barcelona: Koeman Blunder, Messi Pendiam
Asad Arifin | 18 Februari 2021 11:23
Bola.net - Barcelona menunjukkan performa yang buruk. Barcelona kalah dengan skor 1-4 dari PSG pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions, Rabu (17/2/2021) dini hari WIB lalu.
Barcelona sempat unggul lewat gol Lionel Messi, tetapi Kylian Mbappe muncul sebagai sosok yang menakutkan. Mbappe mencetak tiga gol alias hattrick. PSG menambah satu gol lagi dari Moise Kean.
Kekalahan telak ini membuat kans klub asal Catalan untuk lolos ke perempat final mengecil. Barcelona harus menang dengan skor 4-0 atas PSG pada laga leg kedua yang digelar di Paris.
Lantas, siapa yang harus mengambil tanggung jawab atas performa buruk Barcelona? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Blunder Ronald Koeman

Ronald Koeman membuat beberapa perubahan penting di laga kontra PSG. Dia memainkan Gerard Pique yang baru sembuh dari cedera. Lalu, Sergino Dest yang 'dipaksa' bermain sebagai bek kiri.
Dest kewalahan menghadapi Mbappe yang tampil luar biasa. Dest sebetulnya tidak berada dalam kondisi yang bugar. Kondisi pemain asal Amerika Serikat itu hampir sama dengan Pique.
Lalu, Koeman juga mencadangkan Trincao yang performanya tengah onfire.
Dembele, Kapan Bersinar?

Ronald Koeman terus memberikan kepercayaan pada Ousmane Dembele. Pemain 23 tahun tampil sejak menit awal di laga melawan PSG, padahal ada Trincao yang tampil bagus.
Dembele baru mencetak dua gol dari 16 laga La Liga musim 2020/2021 ini. Dembele belum mampu menunjukkan performa sesuai harapan ketika dia dibeli dengan harga 120 juta euro dari Dortmund.
Dembele hanya mencetak dua gol dari 15 laga terakhir.
Tenaga Sergio Busquets

Pochettino membawa PSG tampil dengan sangat prima. PSG punya keunggulan fisik yang membuat Barcelona kesulitan. Sergio Busquets pun patut mendapatkan sorotan.
Busquets masih punya visi yang bagus. Dia bisa mengatur ritme permainan. Tapi, ketika harus berjumpa lawan yang mengandalkan fisik, maka Busquets bakal kehilangan kendali permainan.
Lionel Messi Pendiam

Lionel Messi tidak bermain buruk. Pemain 33 tahun mencetak gol lewat eksekusi penalti. La Pulga juga mengkreasi peluang untuk Ousmane Dembele. Namun, Messi gagal pada aspek lain.
Messi harusnya bisa lebih vokal ketika timnya dalam kondisi sulit. Sebagai kapten, Messi lebih sering nampak dengan wajah murung daripada berteriak dan memberi motivasi pada rekan satu timnya.
Griezmann Belum Menentukan

Griezmann belum 'mengembalikan' uang yang dikeluarkan Barcelona untuk membelinya. Walau performa pemain asal Prancis itu mulai membaik, Griezmann masih di bawah ekspektasi.
Griezmann tidak menjadi pemain yang menentukan pada laga-laga penting. Dia punya dua peluang bagus di laga melawan PSG dan gagal.
Satu hal yang patut mendapatkan sorotan adalah friksi antara Griezmann dengan Gerard Pique.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
5 Pemain Kunci AC Milan untuk Jungkalkan Red Star Belgrade
5 Pemain yang Bisa Jadi Pembeda Duel Benfica vs Arsenal: 3 dari The Gunners, 2 dari Tuan Rumah
5 Pelajaran Kemenangan Man City atas Everton: Makin Gacor, Lupa Rasanya Ketinggalan
5 Alasan Red Star Bisa Melukai AC Milan
5 Pelajaran Laga Sevilla vs Dortmund: Anolami Performa dan Faktor Haaland
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
LATEST UPDATE
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














