Akui Panggil Evra 'Negro', Suarez Ngotot Tak Rasis
Editor Bolanet | 25 Oktober 2014 22:21
- Striker , Luis Suarez kembali membela diri terkait insiden yang melibatkan dirinya dengan Patrice Evra. Meski mengaku memanggil Evra sebagai 'Negro', namun Suarez membantah bahwa panggilan tersebut memiliki niatan rasis.
Insiden tersebut terjadi pada 15 Oktober 2011, saat Suarez yang membela bersua di lapangan dengan Evra yang membela panji Manchester United. Usai laga yang berkesudahan dengan skor 1-1 tersebut, Evra mengeluhkan sikap Suarez yang berulangkali memanggilnya 'Negro'.
Hal ini menjadi isu panas di Inggris, apalagi mengingat Liverpool dan United adalah dua klub yang merupakan musuh bebuyutan di Premier League. Pada akhirnya, FA menganggap Suarez bersalah dan menjatuhkan sanksi larangan bermain selama delapan laga plus denda sebesar 80 ribu Pounds.
Dalam wawancara bersama Simon Hattenstone dari Guardian, Suarez kembali menegaskan bahwa ia tak merasa bersalah atas insiden tersebut. Panggilan 'Negro' menurutnya adalah hal yang sudah lumrah dipergunakan dalam pergaulan di Uruguay.
Setiap kultur memiliki caranya sendiri, di Uruguay orang memanggil 'Negro' satu sama lain tanpa melihat warna kulit, tanpa bertujuan rasis, keluh pemain berjuluk El Pistolero ini.
Yang saya katakan kepada Evra hanyalah 'Kamu Negro'. Sama sekali tak ada hubungannya dengan rasisme. Saya tak akan menuntut Evra seandainya ia memanggil saya sebagai orang Amerika Selatan. Hal semacam itu sudah terjadi jutaan kali dalam sepakbola.[initial]
(gua/mri)
Insiden tersebut terjadi pada 15 Oktober 2011, saat Suarez yang membela bersua di lapangan dengan Evra yang membela panji Manchester United. Usai laga yang berkesudahan dengan skor 1-1 tersebut, Evra mengeluhkan sikap Suarez yang berulangkali memanggilnya 'Negro'.
Hal ini menjadi isu panas di Inggris, apalagi mengingat Liverpool dan United adalah dua klub yang merupakan musuh bebuyutan di Premier League. Pada akhirnya, FA menganggap Suarez bersalah dan menjatuhkan sanksi larangan bermain selama delapan laga plus denda sebesar 80 ribu Pounds.
Dalam wawancara bersama Simon Hattenstone dari Guardian, Suarez kembali menegaskan bahwa ia tak merasa bersalah atas insiden tersebut. Panggilan 'Negro' menurutnya adalah hal yang sudah lumrah dipergunakan dalam pergaulan di Uruguay.
Setiap kultur memiliki caranya sendiri, di Uruguay orang memanggil 'Negro' satu sama lain tanpa melihat warna kulit, tanpa bertujuan rasis, keluh pemain berjuluk El Pistolero ini.
Yang saya katakan kepada Evra hanyalah 'Kamu Negro'. Sama sekali tak ada hubungannya dengan rasisme. Saya tak akan menuntut Evra seandainya ia memanggil saya sebagai orang Amerika Selatan. Hal semacam itu sudah terjadi jutaan kali dalam sepakbola.[initial]
Baca Juga
Milla: Fisik Suarez Tak Siap Untuk El Clasico
Bravo: Saya Bukan Kiper Nomor Satu Barca
Saat Masih 18 Tahun, Messi Pernah Tolak Tawaran Masif Inter Milan
De Boer Bandingkan Messi-Neymar dengan Bale-Ronaldo
Enrique: Messi Tak Butuh Rekor Sebagai Motivasi
Alba: Tak Etis Hanya Bicarakan Trio MSN
Diminati Barca, Odegaard Mengaku Ingin Contoh Messi
Messi: Saya dan Neymar Bersenang-Senang di Lapangan
Bartra: Kita Baru Lihat Versi Luar Biasa Dari Barca
Bravo Komentari Nasib Navas di Real Madrid
(gua/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















