'Antoine Griezmann Alami Masa-masa Sulit di Barcelona'
Yaumil Azis | 13 Oktober 2020 15:01
Bola.net - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, mengatakan bahwa Antoine Griezmann sedang tidak bahagia di klubnya sekarang, Barcelona. Perkataan itu kemudian diamini penggawa asal Prancis lainnya, Blaise Matuidi.
Pada tahun 2019 kemarin, Griezmann memutuskan untuk bergabung dengan Barcelona. Kedatangannya membuat klub berjuluk Blaugrana tersebut harus membayar Atletico Madrid dengan mahar mencapai 120 juta euro.
Kepindahannya itu memicu protes keras dari Atletico Madrid. Mereka beranggapan bahwa Barcelona dan Griezmann telah mencapai kesepakatan sebelum klausul pelepasan di dalam kontrak sang pemain turun hingga angka segitu.
Sebelumnya, klausul pelepasan di kontrak Griezmann bernilai 200 juta euro. Namun menurut kesepakatan dengan sang pemain, per tanggal 1 Juli 2019, angka tersebut bisa turun hingga 120 juta euro.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Alami Masa-masa Sulit di Barcelona
Entah Barcelona atau Griezmann yang terkena karma. Pada musim 2019/20 kemarin, performa Griezmann tidak pada level yang diinginkan. Bisa dikatakan, kualitasnya jauh menurun ketimbang saat memperkuat Timnas Prancis atau Atletico.
Griezmann menutup musim 2019/20 dengan torehan 15 gol dari 48 penampilan di semua kompetisi. Sebenarnya bukan angka yang buruk, namun torehan tersebut dinilai tidak sepadan dengan biaya yang dikeluarkan Barcelona.
Didier Deschamps mengungkapkan bahwa Griezmann sedang tidak bahagia di Barcelona pada saat ini. Dan perkataan itu diamini oleh Matuidi yang pernah menjadi rekan setimnya di ajang Piala Dunia 2018 lalu.
"Dia berada di salah satu klub terbesar di dunia. Dia harus melalui momen kecil yang menyulitkan ini, yang sedang dilewatinya di Barcelona," ujar Matuidi kepada Canal Football.
Griezmann ke Inter Miami?
Sekarang Matuidi sedang memperkuat salah satu klub MLS, Inter Miami. Ia melanjutkan karirnya di Amerika Serikat setelah mencapai kesepakatan dengan Juventus untuk memutus kontraknya yang tersisa setahun.
Tentu, MLS bukan kompetisi yang ideal buat Grizemann. Usianya belum terlalu tua untuk bermain di Amerika Serikat. Namun kalau ia berpikiran untuk pindah, Matuidi akan dengan senang hati menyambutnya.
"Jika dia menghubungi saya? Dia masih punya banyak waktu bagus yang tersisa di klub, dia memiliki kontrak berjangka panjang," tambahnya.
"Saya tidak tahu, masa depan yang akan mengatakannya. Tetapi jika suatu hari nanti dia ingin datang [ke Inter Miami], tentu saja dia akan disambut dengan hangat," pungkasnya.
(Canal Football)
Baca Juga:
- Rangkuman Aksi Barcelona di Bursa Transfer Awal Musim 2020/2021: 48 Tajam Tanpa Tidur
- Sergino Dest: Wow! Saya Bermain untuk Barcelona!
- Cerita Carles Puyol Hampir Gabung AC Milan: Saya Ingin Main dengan Paolo Maldini
- Carles Puyol: Saya Tidak Ingin Messi Pergi, tapi ...
- Presiden La Liga: Lionel Messi Adalah Mesin Uang
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 10 Mei 2026, 04:18
-
Hasil Lecce vs Juventus: Gol 12 Detik Vlahovic Jadi Penentu
Liga Italia 10 Mei 2026, 04:11
-
Man of the Match Qatar U-17 vs Indonesia U-17: Mohamed Bakri
Asia 10 Mei 2026, 01:49
-
Man of the Match Man City vs Brentford: Jeremy Doku
Liga Inggris 10 Mei 2026, 01:46
-
Gabriel Magalhaes: Arsenal Akan Selalu Ada di Hati Saya
Liga Inggris 10 Mei 2026, 01:31
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Malut United 10 Mei 2026
Bola Indonesia 10 Mei 2026, 01:24
-
Man of the Match Lazio vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 10 Mei 2026, 01:16
-
Hasil Lazio vs Inter: Pesta Juara Nerazzurri Berlanjut di Olimpico
Liga Italia 10 Mei 2026, 01:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55














