Beda Nasib Marcus Rashford dan Manchester United: Satu Baru Juara, Satunya Justru Tersingkir dari Piala FA
Ari Prayoga | 12 Januari 2026 16:08
Bola.net - Marcus Rashford akhirnya merasakan manisnya gelar juara bersama Barcelona. Penyerang timnas Inggris itu meraih trofi pertamanya sebagai pemain Blaugrana setelah membantu timnya menaklukkan rival abadi Real Madrid dengan skor tipis 3-2 pada final Piala Super Spanyol yang digelar di Jeddah, Arab Saudi.
Kemenangan tersebut terasa semakin kontras bagi Rashford. Di saat ia berpesta bersama Barcelona, klub induknya Manchester United justru tersingkir dari Piala FA pada putaran ketiga. Hasil itu membuat Setan Merah tereliminasi dari dua kompetisi domestik sekaligus di fase paling awal untuk pertama kalinya sejak musim 1981-1982.
Pada laga final, Rashford tidak tampil sebagai starter. Pemain berusia 28 tahun itu masuk pada menit ke-83 menggantikan Raphinha yang menjadi bintang kemenangan Barcelona lewat dua golnya. Rashford sempat hampir menambah keunggulan di menit-menit akhir, namun sepakan kerasnya masih melebar dari sasaran.
Barcelona Ingin Permanenkan Rashford

Sejak bergabung dengan Barcelona dengan status pinjaman dari Manchester United, Rashford perlahan menemukan peran barunya. Ia telah menyumbang tujuh gol dari 27 penampilan di semua kompetisi, dengan sepuluh di antaranya dimulai dari bangku cadangan. Kontribusinya dinilai cukup positif, meski belum selalu tampil sebagai pilihan utama.
Kepindahan Rashford ke Spanyol tak lepas dari konflik internal di Manchester United, terutama dengan mantan manajer Ruben Amorim. Meski Amorim telah resmi meninggalkan Old Trafford, peluang Rashford untuk kembali ke klub masa kecilnya disebut sangat kecil.
Sejumlah laporan menyebut Barcelona justru berminat mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai 26 juta poundsterling pada musim panas mendatang.
Jika kepindahan permanen itu terwujud, maka akan berakhir pula perjalanan panjang Rashford bersama Manchester United yang telah berlangsung selama 21 tahun. Selama berseragam Setan Merah, ia pernah mempersembahkan trofi Piala FA dan Liga Europa, namun kariernya juga diwarnai pasang surut performa.
Final Piala Super Spanyol sendiri berlangsung sengit. Raphinha mencetak dua gol yang diselingi penyelesaian elegan Robert Lewandowski. Real Madrid sempat memberi perlawanan lewat gol Gonzalo Garcia dan Vinicius Junior.
Meski harus bermain dengan sepuluh orang setelah Frenkie de Jong menerima kartu merah di akhir laga, Barcelona mampu mempertahankan keunggulan dan mengamankan gelar juara.
Masa Depan Rashford

Di luar lapangan, masa depan Rashford terus menjadi sorotan. Laporan media Inggris menyebut kepergiannya dari United bukan semata keputusan Amorim, melainkan juga cerminan kekecewaan klub terhadap kontribusi salah satu pemain dengan gaji tertinggi mereka. Situasi tersebut tidak berubah meski Amorim sudah hengkang.
Barcelona, di sisi lain, dikabarkan semakin serius ingin mempertahankan Rashford. Direktur olahraga Barca, Deco, disebut telah bertemu dengan agen sang pemain di hotel tim di Jeddah.
Meski demikian, media Spanyol menyebut klub Catalan masih mengevaluasi aspek permainan Rashford, terutama dalam hal bertahan dan intensitas pressing, serta membuka peluang negosiasi harga.
Ambisi Rashford

Rashford sendiri tak menutupi ambisinya untuk menjadi bagian dari masa depan Barcelona. Dalam wawancara dengan media Spanyol beberapa waktu lalu, ia menegaskan motivasinya bermain di klub yang menuntut kemenangan dan prestasi.
“Barcelona adalah klub yang identik dengan kemenangan. Tekanan di sini justru membuat saya termotivasi,” ujar Rashford. Ia menambahkan bahwa sejak hari pertama bergabung, dirinya merasa diterima dan fokus utamanya adalah membantu tim meraih lebih banyak trofi.
Dengan trofi Piala Super Spanyol sebagai awal, Rashford kini berharap petualangannya bersama Barcelona bukan sekadar singkat. Musim masih panjang, dan peluang untuk menambah koleksi gelar terbuka lebar, sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan kariernya di luar Inggris.
Klasemen La Liga 2025/2026
Jangan Lewatkan!
Kesempurnaan Hansi Flick di Partai Puncak: 8 Final, 8 Menang, 8 Juara
Barcelona Bungkam Real Madrid di Final Piala Super Spanyol, Lamine Yamal dkk. Langsung Joget TikTok
Kylian Mbappe Cegah Pemain Real Madrid Beri Guard of Honour ke Barcelona Usai Final Piala Super Spanyol 2026
5 Pelajaran dari El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol: Dominasi Blaugrana atas Sang Rival Abadi
Musim Kelam Manchester United: Statistik Mengerikan Terungkap Usai Tersingkir dari FA Cup
5 Pelajaran dari Man Utd vs Brighton: Setan Merah Terjerembap ke Titik Terendah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, 15-16 Juli 2026
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:15
-
Man of the Match Argentina vs Swiss: Julian Alvarez
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:00
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
-
Argentina di Jalur Juara Dunia: Kekuatan, Celah, dan Peluang Meraih Gelar
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:41
-
Kartu Merah Breel Embolo Saat Lawan Argentina, VAR Dinilai Melewati Batas
Piala Dunia 12 Juli 2026, 20:04
-
Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Piala Dunia 12 Juli 2026, 19:26
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










