Bersiap Comeback, Neymar Jalani Terapi Bekam
Rero Rivaldi | 26 April 2017 14:08
Bola.net - - Bintang , , belum lama ini terlihat sedang menjalani metode pengobatan alternatif, yang di Indonesia dikenal dengan istilah 'bekam'.
Pemain Brasil itu sudah absen di tiga laga terakhir Blaugrana usai mendapat kartu merah di laga melawan Malaga. Neymar pun harus rela hanya jadi penonton ketika timnya menang 3-2 atas Real Madrid di Bernabeu pekan lalu.
Namun demikian, sosok pemenang medali emas Olimpiade 2016 bakal sudah bisa bermain lagi ketika Barca menghadapi di laga lanjutan La Liga malam nanti.
Dan untuk memastikan dirinya berada dalam kondisi prima, mantan pemain Santos itu pun memiliki melakukan terapi bekam. Bagi yang belum familiar, terapi semacam ini dimaksudkan untuk membantu memperlancar aliran darah, sehingga mempercepat proses pemulihan tubuh.
Terapi yang sama konon juga pernah dilakoni oleh perenang ternama Amerika Serikat, Michael Phelps, di Olimpiade 2016 di Rio, Brasil.
Kembali ke persaingan di La Liga, kemenangan Barca di Clasico membuat mereka kini merebut tahta klasemen dari tangan Los Blancos. Namun demikian, tim asuhan Zinedine Zidane itu memainkan satu laga lebih sedikit dari pasukan asuhan Luis Enrique.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klopp atau Pochettino, Siapa yang Bisa Bawa Real Madrid Kembali Berjaya?
Liga Spanyol 17 April 2026, 10:16
-
Saran untuk Lamine Yamal: Jangan Banyak Bicara
Liga Spanyol 17 April 2026, 09:45
-
De Zerbi Mencoba Selamatkan Tottenham dengan 'Gaya Italia'
Bolatainment 17 April 2026, 09:33
-
Sudah Tersingkir dari UCL, Barcelona Masih Ajukan Protes ke UEFA
Liga Champions 17 April 2026, 09:15
LATEST UPDATE
-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
-
Mikel Arteta: Premier League Dimulai Lagi!
Liga Inggris 20 April 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00















