Cambiasso: Saya Tak Cocok di Madrid Karena Bukan Galactico
Afdholud Dzikry | 23 Juni 2017 15:45
Bola.net - - Esteban Cambiasso mengakui bahwa dirinya menikmati waktunya bermain untuk Real Madrid, namun dia merasa tak cocok di sana karena bukan seorang bintang besar (galactico).
Cambiasso pindah ke Madrid saat berusia 15 tahun pada tahun 1996 dan kemudian kembali ke Argentina sebelum kembali ke Madrid dan membantu Los Blancos memenangkan La Liga, Piala Super Eropa, Piala Interkontinental dan Supercopa de Espana, sebelum pergi ke Inter pada 2004.
Gelandang Argenina berusia 36 tahun itu, yang sekarang bermain di Olympiakos, mengenang kembali waktunya di Madrid, dan bagaimana perasaannya bermain bersama nama-nama seperti Ronaldo, Zinedine Zidane, Luis Figo dan David Beckham.
Setelah berada di tim utama, politik saat itu menuntut skuat diisi para pemain akademi dan galactico, dan saya bukan keduanya. Tapi itu tidak buruk sama sekali, sebenarnya itu adalah pengalaman yang indah, ujarnya.
Cambiasso lantas melanjutkan. Tidak ada permainan rutin untuk pemain dengan karakteristik seperti saya, sehingga saya lebih sering absen dari tim utama, sambungnya.
Claude Makelele juga sama, dia tak diperhitungkan sampai dia pergi, kami adalah pemain yang banyak bekerja untuk tim dan sat kami pergi, hal itu menunjukkannya, tambahnya.
Saya paham dengan jelas mengapa saya pergi: Saya bukan bagian dari model olahraga dan ekonomi. Ini tak muda untuk punya enam sampai tujuh pemain dengan gaji terbaik di dunia sehingga pemain lain harus pergi. Tapi lima bulan pertama saya di Madrid berjalan sempurna, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Neves Tertarik Gabung Real Madrid, tapi Florentino Perez Menolak
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:39
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





