Cristiano Ronaldo Ternyata Pernah Dibikin Menangis Oleh Jose Mourinho di Real Madrid
Ari Prayoga | 1 Januari 2026 18:57
Bola.net - Luka Modric bukan sekadar legenda Real Madrid. Selama 13 tahun berseragam Los Blancos, gelandang asal Kroasia itu menjadi saksi langsung salah satu periode paling sukses dalam sejarah klub ibu kota Spanyol.
Dari era Jose Mourinho hingga Carlo Ancelotti, Modric menyimpan banyak cerita menarik, termasuk momen ketika Cristiano Ronaldo dibuat menangis di ruang ganti.
Modric datang ke Santiago Bernabeu pada 2012, tepat di tengah panasnya persaingan Real Madrid kontra Barcelona asuhan Pep Guardiola. Saat itu, Mourinho sedang membangun skuad untuk menjungkalkan dominasi Blaugrana. Meski sempat kesulitan beradaptasi di awal, Modric perlahan menjelma menjadi sosok kunci di lini tengah Madrid.
Dalam wawancara dengan Corriere della Sera, Modric secara terbuka memuji peran besar Mourinho dalam kariernya.
“Dia sosok yang spesial, baik sebagai pelatih maupun sebagai pribadi. Mourinho adalah orang yang menginginkan saya di Real Madrid. Tanpa dia, saya tidak akan berhasil. Saya hanya menyesal kami bekerja sama hanya satu musim,” ujar Modric.
Mourinho Bikin Ronaldo Menangis

Ketika ditanya siapa pelatih paling keras yang pernah ia rasakan, Modric tak ragu menyebut nama Mourinho. Bahkan, ia mengungkap cerita yang jarang terdengar ke publik.
“Saya pernah melihat Mourinho membuat Cristiano Ronaldo menangis di ruang ganti. Cristiano adalah pemain yang selalu memberikan segalanya di lapangan, tapi saat itu dia tidak mengejar bek lawan. Mourinho sangat langsung kepada pemainnya, tapi dia jujur,” kata Modric.
Menurut peraih Ballon d’Or 2018 itu, Mourinho tak pernah membeda-bedakan pemain. Baik Sergio Ramos maupun pemain baru, semua diperlakukan sama.
“Kalau dia punya sesuatu untuk disampaikan, dia akan mengatakannya langsung. Kejujuran itu sangat penting,” tambahnya, sambil menyamakan karakter Mourinho dengan Massimiliano Allegri.
Ancelotti Nomor Satu di Hati Modric
Meski Mourinho dianggap paling keras, Modric punya pandangan berbeda soal pelatih terbaik sepanjang kariernya. Ia menunjuk Carlo Ancelotti, yang kini menangani tim nasional Brasil.
“Carlo adalah nomor satu. Sulit mencari kata-kata untuk menggambarkannya. Bukan hanya karena kualitasnya sebagai pelatih, tapi juga karena karakternya,” tutur Modric.
Ia mengenang kedekatan personal dengan Ancelotti saat sama-sama berada di Madrid. Keduanya sering berbincang, bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga keluarga dan kehidupan.
“Biasanya pelatih tidak sepenuhnya percaya pada pemain. Carlo berbeda. Dia percaya,” ucap Modric.
Pelatih Paling Berpengaruh dalam Hidup Modric
Selain nama-nama besar di Eropa, Modric juga menyebut satu sosok penting dari masa kecilnya di Kroasia: Tomo Basic. Pelatih inilah yang menurut Modric paling berpengaruh dalam membentuk mental dan kepribadiannya.
“Dia mengajarkan kami bagaimana menghadapi ketidakadilan. Dia ingin kami belajar bahwa dalam sepak bola, seperti dalam hidup, kita akan mengalami hal-hal sulit, bahkan perundungan,” kenangnya.
Basic pula yang meyakinkan Modric kecil untuk tidak mendengarkan kritik soal fisiknya yang dianggap terlalu kecil dan rapuh.
“Dia berkata kepada saya, ‘Kamu akan menjadi yang terbaik di dunia.’ Tanpa kata-katanya, saya tidak akan berada di posisi sekarang,” ujar Modric.
Babak Baru Bersama AC Milan

Kini, di usia 40 tahun, Modric membuka lembaran baru dalam kariernya bersama AC Milan setelah bergabung secara gratis pada musim panas lalu.
Tak hanya itu, Modric juga masih menatap ambisi besar bersama tim nasional Kroasia. Ia berpeluang tampil di Piala Dunia mendatang sebagai kapten, melanjutkan kisah panjang karier luar biasa yang telah ia bangun dari Zagreb hingga Madrid, dan kini Milan.
Sumber: Corriere della Sera
Klasemen La Liga 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mimpi Siang Bolong Barcelona: Ingin Julian Alvarez tapi Dompet Kosong
Liga Spanyol 1 Januari 2026, 18:41
-
Liverpool vs Leeds: Peluang Menang The Reds Besar
Liga Inggris 1 Januari 2026, 16:33
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester City Kontra Sunderland: Haaland Jadi Ancaman
Liga Inggris 1 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Inilah Alasan Chelsea Pecat Enzo Maresca Meski Sukses Persembahkan 2 Trofi
Liga Inggris 1 Januari 2026, 20:21
-
Resmi! Chelsea Pecat Enzo Maresca Tepat di Hari Pertama Tahun 2026
Liga Inggris 1 Januari 2026, 19:40
-
Geger! Media Inggris Ramai Kabarkan Chelsea Pecat Enzo Maresca Hari Ini Juga
Liga Inggris 1 Januari 2026, 19:18
-
Mimpi Siang Bolong Barcelona: Ingin Julian Alvarez tapi Dompet Kosong
Liga Spanyol 1 Januari 2026, 18:41
-
3 Bukti Timnas Indonesia Sudah Naik Level Sepanjang 2025, Bukan Lagi Tim Hore
Tim Nasional 1 Januari 2026, 17:59
-
Gvardiol Bongkar Rahasia Dapur Man City: Pep Guardiola Terobsesi 24 Jam!
Liga Inggris 1 Januari 2026, 17:48
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43







