Hiburan buat Barcelona, Treble 2008/09 Awalnya Juga Tak Meyakinkan
Gia Yuda Pradana | 2 September 2019 14:37
Bola.net - Barcelona sudah memainkan tiga pertandingan di La Liga musim ini. Barcelona hanya menang satu kali. Ini bukan awal yang positif. Namun, untuk sedikit menghibur, atau sebagai suntikan motivasi, ketika mereka meraih treble bersejarah pada musim 2008/09 silam, awalnya juga mirip seperti ini.
Juara bertahan Barcelona bertandang ke markas tim promosi Osasuna pada pekan ke-3 La Liga 2019/20, Sabtu (31/8/2019). Barcelona cuma mampu meraih hasil imbang 2-2.
Barcelona tertinggal oleh gol Roberto Torres di menit 7, tapi bisa berbalik memimpin 2-1 lewat gol-gol pemain pengganti Ansu Fati menit 51 dan Arthur menit 64. Barcelona harus puas dengan satu poin setelah Roberto Torres mencetak gol keduanya pada menit 81 melalui titik 12 pas.
Barcelona baru mengumpulkan empat poin hingga pekan ke-3. Sebelum imbang di kandang Osasuna, pasukan Ernesto Valverde kalah 0-1 melawan tuan rumah Athletic Bilbao pada pekan pembuka, dan menang 5-2 menjamu Real Betis di Camp Nou pada pekan ke-2.
Ini adalah start terburuk Barcelona di La Liga setelah tiga pertandingan pertama, sejak musim 2008/09.
Musim 2008/09

Barcelona baru mengumpulkan empat poin hingga pekan ke-3 di La Liga 2019/20. Barcelona masing-masing sekali menang, imbang, dan kalah.
Ini merupakan start terburuk Barcelona di La Liga setelah tiga pertandingan pertama, sejak musim 2008/09. Musim itu, bersama pelatih Josep Guardiola, Barcelona juga hanya mengumpulkan empat poin hingga pekan ke-3 (M1 S1 K1).
Musim 2008/09 itu, yang merupakan awal era kepelatihan Guardiola, setelah menjual bintang-bintang seperti Deco dan Ronaldinho, Barcelona secara mengejutkan takluk 0-1 di kandang tim promosi Numancia pada pekan pembuka.
Barcelona kemudian cuma imbang 1-1 menjamu Racing Santander di Camp Nou pada pekan kedua. Satu gol penalti Lionel Messi tak cukup untuk memberi Barcelona poin maksimal.
Barcelona baru bisa meraih kemenangan di pekan ke-3. Bertandang ke markas tim promosi Sporting Gijon, anak-anak asuh Guardiola menang 6-1 melalui brace Messi serta gol-gol Xavi, Samuel Eto'o, Andres Iniesta, dan satu bunuh diri pemain lawan.
Treble Bersejarah

Musim itu, Barcelona mengawali langkah dengan kurang meyakinkan. Namun, mereka sukses menutup musim dengan sangat gemilang.
Musim itu, Guardiola membawa Barcelona mengukir sejarah dengan menjadi tim pertama di persepakbolaan Spanyol yang mampu meraih treble.
Musim itu, Barcelona menjuarai La Liga dengan keunggulan sembilan poin atas sang rival Real Madrid. Barcelona juga menjuarai Copa del Rey dengan kemenangan 4-1 atas Athletic Bilbao di final berkat gol-gol Yaya Toure, Messi, Bojan Krkic, dan Xavi.
Puncaknya, Barcelona menjuarai Liga Champions dengan mengalahkan Manchester United 2-0 lewat gol-gol Eto'o dan Messi dalam partai final di kota Roma.
Sumber: Opta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41













