Jadwal Bersahabat, Real Madrid Bisa Maksimalkan Perburuan Gelar Juara

Gia Yuda Pradana | 26 Januari 2026 16:01
Jadwal Bersahabat, Real Madrid Bisa Maksimalkan Perburuan Gelar Juara
Pemain Real Madrid Arda Guler (kiri) disambut oleh Vinicius Junior seusai ditarik keluar pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Villarreal vs Real Madrid, 24 Januari 2026 (c) AP Photo/Alberto Saiz

Bola.net - Real Madrid memasuki musim ini dengan keuntungan besar berupa kalender pertandingan yang lebih longgar dibanding musim sebelumnya. Kondisi ini memberi peluang nyata bagi Real Madrid untuk menjaga kebugaran pemain dalam perburuan gelar utama.

Musim lalu menjadi salah satu musim paling berat dalam sejarah klub karena padatnya jadwal kompetisi. Mereka tampil di tujuh ajang berbeda dan memainkan total 68 pertandingan sepanjang musim.

Advertisement

Jumlah tersebut memaksa staf pelatih melakukan rotasi terus-menerus demi menjaga kondisi fisik dan mental skuad. Tekanan akumulatif itu turut memengaruhi konsistensi performa di berbagai fase kompetisi.

1 dari 3 halaman

Jadwal Lebih Ringan, Energi Lebih Terjaga

Jadwal Lebih Ringan, Energi Lebih Terjaga

Pemain Real Madrid Raul Asencio (kiri) berebut bola dengan pemain Villarreal Georges Mikautadze pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Villarreal vs Real Madrid, 24 Januari 2026 (c) AP Photo/Alberto Saiz

Salah satu faktor utama berkurangnya beban musim ini adalah tersingkirnya klub dari Copa del Rey lebih awal. Kegagalan tersebut memang mengecewakan secara olahraga, tetapi secara tidak langsung mengurangi jumlah laga hingga tiga atau empat pertandingan.

Keuntungan lain masih bisa datang dari ajang Eropa jika mereka finis di delapan besar fase liga Liga Champions. Dengan skenario itu, tim akan terhindar dari satu babak gugur tambahan yang biasanya menambah dua laga dalam kalender.

Jika digabungkan, penghapusan laga Copa del Rey dan format Liga Champions yang baru dapat memangkas total tiga hingga enam pertandingan musim ini. Pengurangan tersebut memberi ruang pemulihan yang jarang dimiliki klub dalam beberapa tahun terakhir.

Situasi ini berbeda jauh dengan musim lalu yang menuntut stamina ekstra hampir setiap pekan. Jadwal yang lebih lapang memberi peluang latihan lebih terstruktur dan persiapan taktik yang lebih matang.

2 dari 3 halaman

Fokus La Liga dan Peluang Gelar

Fokus La Liga dan Peluang Gelar

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe (kanan), merayakan gol kedua timnya bersama Vinicius Junior dan Gonzalo Garcia dalam pertandingan La Liga melawan Villarreal, Mingguu (25/1/2026). (c) AP Photo/Alberto Saiz

Pada tengah pekan ini, Real Madrid dijadwalkan menghadapi Benfica dalam laga terakhir fase liga Liga Champions. Setelah pertandingan tersebut, mereka akan menuntaskan 33 laga dalam rentang 162 hari atau rata-rata satu laga setiap 5,9 hari.

Mulai pekan berikutnya, fokus penuh bisa diarahkan ke La Liga tanpa gangguan pertandingan tengah pekan dalam periode panjang. Dalam 69 hari selanjutnya, mereka hanya dijadwalkan memainkan sembilan pertandingan liga dengan interval sekitar 7,6 hari per laga.

Kondisi ini mencerminkan musim yang berjalan dengan rasa campur aduk bagi tim ibu kota Spanyol. Gugurnya mereka dari Copa del Rey menjadi kemunduran, tetapi posisi kuat di Liga Champions menghadirkan optimisme baru.

Jadwal yang bersahabat juga membuka peluang menjaga kebugaran pemain kunci hingga fase krusial kompetisi. Dengan energi yang lebih stabil, peluang bersaing di dua kompetisi utama menjadi semakin realistis.

Apabila mereka melaju hingga final Liga Champions, total pertandingan musim ini diperkirakan berada di angka sekitar 57 laga. Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibanding musim lalu dan bisa menjadi faktor penentu dalam perburuan gelar domestik maupun Eropa.

Dalam konteks ini, kalender yang lebih ramah menjadi aset strategis yang sulit diabaikan. Real Madrid kini memiliki modal waktu dan tenaga untuk mengejar prestasi yang lebih besar hingga akhir musim.

Sumber: Madrid Universal

LATEST UPDATE