Kontroversi Penalti Real Madrid vs Osasuna, Mengapa VAR Diam Saja?
Ari Prayoga | 20 Agustus 2025 14:38
Bola.net - Osasuna harus menelan pil pahit saat menghadapi Real Madrid, Rabu (20/8/2025) dini hari WIB. Bukan hanya karena kekalahan 0-1, tetapi juga lantaran keputusan wasit yang dinilai merugikan.
Pelatih Alessio Lisci tak bisa menutupi kekecewaannya, terutama setelah penalti kontroversial yang diberikan kepada Los Blancos tak ditinjau ulang lewat VAR.
Insiden bermula ketika Juan Cruz berduel dengan Kylian Mbappe di kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih, namun Lisci menilai tayangan ulang justru memperlihatkan Mbappe lebih dulu menginjak kaki Cruz.
Pelatih Osasuna Geram
Kemarahan kubu Los Rojillos tak berhenti di situ. Mereka juga protes keras terhadap kartu merah yang diterima Abel Bretones di penghujung laga.
Bahkan, akun resmi klub ikut melontarkan sindiran halus di media sosial usai pertandingan.
“Awalnya saya kira penalti, tapi setelah dilihat detail, seharusnya itu dibatalkan. Mbappe yang lebih dulu mengenai Juan. Bagi saya, itu bukan pelanggaran,” kata Lisci kepada Diario AS.
Madrid Menang Lewat Satu Peluang
Lisci menilai timnya sejatinya mampu mengimbangi Madrid. Sepanjang laga, ia merasa pertahanan Osasuna tampil solid, hanya kecolongan sekali melalui skema serangan balik cepat.
“Itu satu-satunya counterattack mereka. Sepanjang laga kami berhasil menutup ruang. Di babak kedua permainan kami makin baik, tapi satu transisi saja cukup untuk menentukan hasil. Melawan Madrid, sulit sekali membuat mereka tanpa peluang, tapi sebenarnya mereka menciptakan sangat sedikit kesempatan,” jelasnya.
Menurut Lisci, gol Madrid tidak lahir dari kesalahan struktur bertahan, melainkan murni momentum transisi cepat. Ia pun mengapresiasi peningkatan organisasi pertahanan tim yang musim lalu sering bermasalah.
Target Perbaikan Hadapi Valencia
Lisci memilih segera mengalihkan fokus ke pertandingan kandang melawan Valencia akhir pekan ini. Ia yakin kondisi akan berbeda dibanding saat melawan Madrid.
“Melawan Madrid, kami harus lebih hati-hati dan kurang agresif. Tapi kontra Valencia, pendekatannya akan lain. Ada beberapa laga dalam semusim yang memaksa kami banyak beradaptasi, dan Madrid salah satunya. Pekan depan, gaya main kami pasti berbeda,” tegas Lisci.
Osasuna berharap bisa menebus kekecewaan di El Sadar dengan kemenangan perdana musim ini, sekaligus memberi bukti bahwa timnya bisa lebih kompetitif di hadapan publik sendiri.
Sumber: Diario AS
Klasemen La Liga
Sumber: Diario AS
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prancis vs Spanyol, Les Bleus Siap Buat Perhitungan dan Balas Dendam!
Piala Dunia 14 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inggris vs Argentina: Lionel Messi
Piala Dunia 16 Juli 2026, 04:35
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 16 Juli 2026, 00:11
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 15 Juli 2026, 23:59
-
Link Nonton Siaran Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina
Piala Dunia 15 Juli 2026, 22:47
-
Denis Kolinger, Tembok Udara Persija dengan Tinggi 199 Cm
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 20:33
-
DNA Sukses Spanyol Dimulai saat Juara Euro U-19 2015
Piala Dunia 15 Juli 2026, 20:12
-
Persib Membangun Kedalaman Skuad untuk Tempur di Empat Kompetisi
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:43
-
Misi Perdana Shin Tae-yong di Persija: Bangun Fondasi Fisik
Bola Indonesia 15 Juli 2026, 19:19
-
Jadwal Timnas Voli Putra Indonesia di SEA V Cup 2026
Voli 15 Juli 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










