Kontroversi Real Madrid vs Girona: Komite Wasit Akui Kesalahan, Sebut Mbappe Harusnya Dapat Penalti, tapi Bela Keputusan VAR
Afdholud Dzikry | 15 April 2026 16:24
Bola.net - Komite Teknis Wasit (CTA) akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait insiden yang melibatkan Kylian Mbappe di laga Real Madrid vs Girona. Saat itu, Mbappe yang sedang merangsek di kotak penalti terjatuh setelah terlibat kontak dengan bek Girona, Sabtu 11 April 2026.
Banyak pihak merasa pelanggaran Victor Reis terhadap bintang Prancis itu seharusnya berbuah tendangan dari titik putih. Namun, wasit Javier Alberola Rojas memilih untuk melanjutkan jalannya pertandingan tanpa adanya intervensi.
Melalui program 'Tiempo de Revision', CTA mengakui adanya kesalahan dalam penilaian di atas lapangan hijau tersebut. Namun, pengakuan ini disertai dengan catatan khusus yang cukup menarik untuk dibahas lebih lanjut bagi para penggemar.
Penjelasan ini bertujuan untuk meredakan suasana yang sempat memanas di kalangan pendukung Los Blancos belakangan ini. Mereka merasa dirugikan oleh keputusan wasit yang dianggap tidak konsisten selama jalannya laga yang sangat krusial tersebut.
Pengakuan Kesalahan dengan Catatan Khusus
CTA secara terbuka menyatakan bahwa insiden tersebut memang sangat layak berbuah tendangan penalti. Kontak fisik Victor Reis sudah memenuhi kriteria pelanggaran nyata. Peninjauan ulang dilakukan melalui rekaman video yang sangat mendalam dari berbagai sudut pandang kamera.
Meski mengakui kesalahan, komite wasit memberikan pembelaan terhadap posisi awal wasit utama yang memimpin laga. Mereka menilai keputusan tersebut masih berada dalam ranah interpretasi subjektif seorang pengadil saat sedang berada di lapangan.
"CTA menganggap tindakan tersebut dapat dipahami sebagai kecerobohan karena lengan bek akhirnya membentur wajah penyerang dalam duel tersebut," tulis pernyataan resmi Komite Teknis Wasit.
"Bek memukul wajah pemain secara tidak sengaja demi memenangkan ruang, sehingga menurut pendapat kami tindakan ini bisa dihukum penalti," tambah pihak CTA dalam penjelasannya.
Alasan VAR Tidak Melakukan Intervensi

Salah satu hal yang paling dipertanyakan adalah mengapa petugas VAR tidak memanggil wasit ke layar monitor. Publik merasa teknologi tersebut seharusnya bisa memperbaiki keputusan keliru yang diambil secara langsung di depan mata.
Komite wasit menjelaskan bahwa protokol VAR memiliki batasan ketat dalam mengubah keputusan wasit di atas lapangan. Intervensi hanya boleh dilakukan jika terjadi kesalahan yang sangat nyata dan juga tidak terbantahkan oleh bukti apa pun.
"Karena ini merupakan tindakan interpretatif di mana tidak terlihat kesalahan yang jelas dan nyata, VAR bertindak dengan benar dengan tidak melakukan intervensi," jelas CTA.
"Sesuai protokol, tinjauan hanya dilakukan jika terdapat bukti tak terbantahkan yang memungkinkan koreksi atas keputusan yang jelas-jelas salah," tegas pernyataan tersebut.
Penjelasan Sederhana CTA Mengenai Insiden Mbappe

Secara sederhana, komite menjelaskan bahwa bek Girona memang ceroboh karena tangannya mengenai wajah Mbappe saat berebut bola. Kejadian itu membuat Mbappe terjatuh dan kehilangan kesempatan emas untuk mencetak gol ke gawang lawan. Gerakan tangan tersebut dianggap menghalangi laju pemain yang sedang menguasai bola di area penalti.
Namun karena wasit di lapangan sudah melihat langsung dan menganggap itu cuma tabrakan biasa, VAR dilarang ikut campur. Aturan menyatakan VAR hanya boleh protes kalau wasit benar-benar melakukan kesalahan yang sangat memalukan atau fatal. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa monitor di pinggir lapangan tidak digunakan sama sekali.
Meski ada kesalahan yang diakui, Javier Alberola Rojas tetap dipercaya memimpin laga final Copa del Rey akhir pekan ini. Penunjukan tersebut adalah bentuk apresiasi atas performa apiknya sepanjang musim ini di kompetisi Liga Spanyol. Pihak komite menganggap kesalahan pada laga Madrid tidak masuk kategori pelanggaran berat yang harus dihukum.
Laga final antara Real Sociedad melawan Atletico Madrid akan menjadi pembuktian besar bagi integritas sang pengadil. Semua mata tentu akan tertuju pada setiap keputusan yang diambil oleh wasit asal Castilla-La Mancha tersebut nanti. Harapannya, pertandingan besar di La Cartuja tersebut bisa berjalan dengan adil tanpa adanya kontroversi tambahan yang merugikan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












