Kylian Mbappe Kritik Meme Dirinya sebagai Diktator

Aga Deta | 12 September 2026 04:30
Kylian Mbappe Kritik Meme Dirinya sebagai Diktator
Pemain Real Madrid Kylian Mbappe bereaksi pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Betis vs Madrid di Sevilla, Jumat, 24 April 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Kylian Mbappe mengkritik meme viral yang menggambarkan dirinya sebagai seorang diktator. Penyerang Real Madrid itu menilai tren tersebut menunjukkan kurangnya kesadaran politik dan kemanusiaan di kalangan sebagian orang.

Meme tersebut menampilkan Mbappe mengenakan seragam militer, tetapi asal-usulnya hingga kini tidak diketahui. Meme itu diduga berkaitan dengan sejumlah hal, termasuk keputusan Mbappe menggugat pemilik toko kebab pada 2024 karena menggunakan namanya dalam deskripsi sebuah sandwich.

Advertisement

Ada pula spekulasi bahwa meme tersebut merujuk pada besarnya pengaruh Mbappe di Real Madrid dan klub sebelumnya, Paris Saint-Germain. Mbappe mengaku memahami sisi humor dari meme tersebut, tetapi tetap merasa ada bagian yang tidak pantas untuk dijadikan bahan candaan.

Selain membahas meme tersebut, Mbappe juga menanggapi julukan Mobutu yang diberikan Ousmane Dembele kepadanya. Julukan itu merujuk kepada Mobutu Sese Seko, diktator yang memimpin Republik Demokratik Kongo, yang sempat berganti nama menjadi Zaire, pada 1965 hingga 1997.

1 dari 4 halaman

Mbappe Soroti Meme Dirinya sebagai Diktator

Mbappe Soroti Meme Dirinya sebagai Diktator

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe (kiri), berebut bola dengan pemain Real Betis, Fran Garcia, dalam pertandingan Liga Spanyol, Sabtu (5/9/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Mbappe mengakui meme yang menggambarkan dirinya sebagai diktator memiliki sisi lucu karena dibuat dalam konteks bercanda. Namun, ia merasa perbandingan tersebut juga menyentuh persoalan serius mengingat sosok-sosok diktator dalam sejarah telah menyebabkan penderitaan bagi banyak orang.

Penyerang berusia 27 tahun itu menilai dirinya tidak pernah melakukan hal-hal yang dapat disamakan dengan orang-orang yang melakukan pembunuhan atau menyebabkan penderitaan dalam jumlah besar. Karena itu, Mbappe melihat meme tersebut sebagai campuran antara humor dan persoalan yang menurutnya perlu disikapi dengan lebih serius.

"Sebagian memang lucu karena Anda merasa bahwa bagi sebagian orang, ini semua hanya untuk bersenang-senang. Tetapi ada juga bagian yang tidak terlalu lucu, karena kita tahu kerusakan yang telah ditimbulkan orang-orang seperti ini sepanjang sejarah," kata Mbappe.

"Dibandingkan dengan orang-orang yang membunuh orang lain, atau yang telah menyebabkan penderitaan bagi jutaan dan jutaan orang... Saya rasa saya tidak pernah melakukan sesuatu seperti itu dalam hidup saya. Jadi, ada campuran dari berbagai hal," lanjut Mbappe.

2 dari 4 halaman

Mbappe Nilai Meme Tunjukkan Kurangnya Kesadaran

Mbappe Nilai Meme Tunjukkan Kurangnya Kesadaran

Skuad Real Madrid merayakan gol Kylian Mbappe ke gawang Inter Milan, Rabu (9/9/2026) (c) AP Photo/Bernad Armangue

Mbappe memahami bahwa meme tersebut tidak dibuat untuk dianggap terlalu serius. Meski demikian, ia menilai perbandingan dengan tokoh diktator menunjukkan adanya persoalan dalam cara sebagian orang memahami konteks politik dan sejarah.

Menurut Mbappe, humor tetap bisa diterima selama tidak menghilangkan pemahaman terhadap dampak nyata yang ditimbulkan tokoh-tokoh tersebut. Ia pun menganggap tren itu sebagai sesuatu yang memiliki sisi ringan sekaligus sisi yang perlu diperhatikan.

"Di satu sisi, saya tahu ini dilakukan dengan cara yang ringan dan tidak dimaksudkan untuk dianggap terlalu serius, tetapi mungkin ini menunjukkan kurangnya kesadaran politik dan kemanusiaan pada sebagian orang," ujar Mbappe.

3 dari 4 halaman

Mbappe Tanggapi Julukan Mobutu dari Dembele

Mbappe Tanggapi Julukan Mobutu dari Dembele

Ekspresi Kylian Mbappe usai membobol gawang Malaga, Minggu (30/8/2026) (c) AP Photo/Manu Fernandez

Selain meme yang beredar di media sosial, Mbappe juga membahas julukan Mobutu yang diberikan Dembele. Julukan tersebut mengacu kepada Mobutu Sese Seko, yang memimpin Republik Demokratik Kongo selama lebih dari tiga dekade.

Mbappe tidak menunjukkan keberatan serius terhadap julukan tersebut dan justru menilai Dembele memang memiliki cara tersendiri dalam bercanda. Ia mengatakan rekan setimnya di Timnas Prancis itu menemukan julukan tersebut melalui media sosial.

"Ousmane memang berbeda," ujar Mbappe sambil tersenyum.

"Dia menemukannya di media sosial! Dia hanya sedang bercanda," tambah Mbappe.

Sumber: ESPN

4 dari 4 halaman

Klasemen La Liga