Lagi, Lamine Yamal Berikan Respons Berkelas Saat Dibanding-bandingkan dengan Leo Messi
Richard Andreas | 1 Desember 2025 18:31
Bola.net - Perjalanan Lamine Yamal sejak debut di Barcelona pada usia 15 tahun terus menarik perhatian publik sepak bola dunia. Dalam kurun dua setengah tahun, ia berkembang menjadi salah satu pemain paling menonjol di level elite. Kemunculannya yang pesat membuat namanya semakin dikenal luas.
CBS melalui program 60 Minutes berbincang dengan Yamal untuk menggali sisi personal di balik performa gemilangnya. Percakapan itu membuka pandangan tentang bagaimana ia melihat kemampuan dribelnya sendiri.
Dalam kesempatan yang sama, Yamal kembali mendapat pertanyaan klasik yang sering mengiringi kariernya, perbandingan dengan Lionel Messi. Ia menanggapinya dengan tenang dan menunjukkan pendirian yang konsisten.
Yamal Cerita Soal Dribel dan Tekanan pada Bek Lawan

Yamal mengakui bahwa kemampuan dribelnya dapat menjadi tantangan bagi pemain bertahan. Ia menggambarkan situasi itu dengan santai, menggunakan ilustrasi yang mudah dipahami. Bagi pemain yang berulang kali dilewati, kondisi tersebut bisa menimbulkan tekanan sosial maupun emosional.
“Jika saya seorang full-back, saya tidak akan suka menghadapi pemain yang jauh lebih baik dari saya terus lolos dari saya setiap saat," ujar Yamal.
"Saya akan meminta mereka ‘tolong pelan sedikit,’ kalau tidak orang-orang saya akan membuat meme tentang itu."
Pernyataan itu mencerminkan cara Yamal memandang gaya bermainnya. Meski masih sangat muda, ia menunjukkan pemahaman yang matang tentang dinamika di lapangan.
Menjawab Perbandingan Abadi dengan Lionel Messi

Perbandingan tentang Messi kembali muncul, seperti dalam banyak fase kariernya. Yamal telah lama hidup berdampingan dengan narasi tersebut.
Ia memahami alasan di balik perbandingan itu, mengingat kontribusi Messi bagi Barcelona dan dunia sepak bola.
“Saya menghormatinya , pada akhirnya, atas apa yang telah ia lakukan, atas apa arti dia bagi sepak bola. Dan jika suatu hari kami bertemu di lapangan, akan ada saling menghormati. Dia yang terbaik dalam sejarah,” ujarnya.
Kalimat itu memperlihatkan sikap hormat tanpa menghilangkan identitas pribadi. Yamal menyampaikan dengan jelas bahwa ia tidak ingin menjadi bayangan dari legenda klub tersebut.
Yamal Tegaskan Identitas: Saya Bukan Messi
Yamal menegaskan bahwa kariernya berjalan pada jalur yang berbeda. Ia ingin berkembang dengan karakter dan kualitas yang ia miliki sendiri. Penegasan itu mencerminkan keinginan untuk membangun warisan tanpa tekanan harus menyamai sosok ikonik.
“Kami berdua sama-sama tahu bahwa saya tidak ingin menjadi Messi, dan Messi tahu saya tidak ingin menjadi dia. Saya ingin mengikuti jalan saya sendiri, itu saja," tutup Yamal.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Saksikan Siaran Langsung La Liga 2025/26: Barcelona vs Atletico Madrid, Tayang di Vidio
Balugrana Butuh Pernyataan Kuat: Laga Barcelona vs Atletico Madrid Datang di Waktu yang Tepat
Pemain Anyar Barcelona Menghilang dari Rencana Hansi Flick: 4 Laga Tanpa Menit Bermain
Barcelona dan Araujo: Membaca Sisi Baik, Buruk, dan Pelik dari Dilema Terbesar Klub
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

