Mbappe dan Bayangan Ramos di Balik Kilau Santiago Bernabeu
Gia Yuda Pradana | 11 Juni 2025 16:13
Bola.net - Kylian Mbappe tak perlu waktu lama untuk membuktikan kualitasnya di Real Madrid. Musim debutnya di 2024/25 langsung ditandai dengan torehan top skor La Liga, menjadikannya bintang utama di skuad asuhan Carlo Ancelotti. Dalam sekejap, Bernabeu merasa punya idola baru.
Performa Mbappe bukan sekadar angka di papan skor. Ia menunjukkan konsistensi yang mengesankan, bahkan ketika Madrid menghadapi lawan-lawan tangguh. Keputusannya dalam mengambil inisiatif kerap menjadi titik balik dalam laga-laga penting.
Di tengah skuad bertabur bintang, nilai pasar Mbappe justru melonjak usai musim berakhir. Nilainya menembus lebih dari 180 juta euro atau sekitar Rp3,2 triliun, menjadikannya aset paling bernilai di La Liga dan salah satu yang tertinggi di dunia.
Lebih dari Sekadar Mesin Gol
Apa yang membuat Mbappe berbeda bukan hanya kecepatan atau insting golnya. Ia mampu memberi pengaruh besar dalam permainan tim, menjadi tumpuan Madrid dalam membongkar pertahanan lawan. Golnya datang di saat-saat penting, menyelamatkan poin demi poin untuk Los Blancos.
Dalam laga-laga besar, Mbappe justru terlihat lebih hidup. Dari El Clasico hingga Liga Champions, ia tak gentar untuk mencoba jadi penentu. Keberaniannya untuk mengambil tanggung jawab menjadi sinyal bahwa ia bukan pemain biasa.
Dengan kepergian Luka Modric, ruang kepemimpinan di Madrid tengah mengalami transisi. Mbappe, dengan segala pengaruhnya di lapangan, mulai terlihat sebagai figur yang bisa memimpin—bukan hanya dengan performa, tetapi juga dengan aura.
Inspirasi dari Seorang Ramos
Dalam sebuah wawancara, Mbappe secara terbuka memilih Sergio Ramos sebagai sosok kapten ideal. Pernyataan itu ia lontarkan kepada Canal+, mengatakan bahwa Ramos sebagai pemain yang "lahir untuk jadi kapten." Kekagumannya bukan basa-basi.
Mereka memang pernah berbagi ruang ganti selama dua musim di PSG. Lebih dari 50 pertandingan bersama cukup bagi Mbappe untuk menyaksikan langsung karakter Ramos dari dekat. Ia melihat bagaimana Ramos mengatur ritme tim, bahkan tanpa perlu berteriak.
"Di ruang ganti atau di lapangan, auranya sangat kuat," kata Mbappe sambil tersenyum. "Bahkan kalau dia tidak memakai ban kapten, rasanya ban itu akan menempel sendiri ke lengannya." Kalimat itu mencerminkan betapa dalamnya kesan Ramos dalam benak sang penyerang Prancis.
Ramos, Kapten yang Masih Dibicarakan
Meski telah lama meninggalkan Real Madrid, nama Sergio Ramos masih sering muncul dalam diskusi seputar kepemimpinan di klub. Musim panas lalu, ia sempat dirumorkan akan kembali, saat Madrid dilanda krisis di lini belakang. Namun, wacana itu tak menjadi kenyataan.
Madrid memilih jalan lain. Ramos pun melanjutkan kariernya jauh dari Eropa, bergabung dengan Monterrey di Liga MX, Meksiko. Keputusannya sempat mengejutkan, tapi ia tetap tampil kompetitif dan menjadi tulang punggung tim.
Kini, Ramos bersiap tampil di Piala Dunia Antarklub 2025 bersama Monterrey. Ia bakal bertemu Inter Milan—finalis Liga Champions. Meski usianya telah menyentuh kepala empat, semangat dan karisma Ramos sebagai pemimpin belum juga luntur.
Sumber: Canal+, Madrid Universal
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Dean Huijsen Tolak Chelsea, MU, dan Arsenal Karena Hal Ini
- Ternyata Arsenal Rela Bayar Lebih demi Rekrut Martin Zubimendi
- Revolusi Alonso di Real Madrid: 4 Pemain Baru Langsung Masuk Starting XI?
- Ada Nama Mourinho Disebut Di Konferensi Pers Huijsen Sebagai Pemain Real Madrid
- Dean Huijsen Akan Kenakan Nomor Ini di Real Madrid?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Arsenal vs Wigan Athletic 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 13:55
-
Inter vs Juventus: 3 Pemain Bianconeri yang Harus Diwaspadai Nerazzurri
Liga Italia 14 Februari 2026, 12:21
-
Rekor dan Nyanyian untuk Luka Modric
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:40
-
Penegasan Daya Saing AC Milan dalam Perburuan Scudetto Serie A
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:17
-
Pisa 2 Kali Lengah dan Milan Menghukum Mereka
Liga Italia 14 Februari 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Tottenham Resmi Tunjuk Igor Tudor, Sekalian Sindir Thomas Frank
Liga Inggris 14 Februari 2026, 20:41
-
Man United Kembali Mendapat Penolakan: Setelah Thomas Tuchel, Kini Siapa Lagi?
Liga Inggris 14 Februari 2026, 20:25
-
Live Streaming Real Madrid vs Real Sociedad - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
Liga Spanyol 14 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Liverpool vs Brighton - Link Nonton FA Cup/Piala FA di Vidio
Liga Inggris 14 Februari 2026, 20:00
-
Apa Kabar Phil Jones? Eks Bek Man United Itu Kini Dapat Pekerjaan di Klub Lamanya
Liga Inggris 14 Februari 2026, 19:47
-
Live Streaming Inter vs Juventus - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 14 Februari 2026, 19:45
-
Michael Carrick Wajib Waspada, Masih Ada Ujian Berat yang Menantinya di Man United
Liga Inggris 14 Februari 2026, 18:53
-
Duel Inter vs Juventus Bukan Cuma Tentang Kendali Permainan
Liga Italia 14 Februari 2026, 17:09
-
6 Juara Dunia MotoGP yang Pernah Bela Ducati Lenovo Team, Kawinkan 22 Gelar Dunia
Otomotif 14 Februari 2026, 16:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00





