Mbappe Minta Media Spanyol Berhenti Ganggu Yamal: Fokus Sepak Bola Saja!
Richard Andreas | 11 Oktober 2025 12:30
Bola.net - Kylian Mbappe membela bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, yang belakangan menjadi sasaran sorotan berlebihan media Spanyol. Striker Real Madrid itu meminta publik berhenti menekan Yamal dan membiarkannya berkembang tanpa gangguan di luar lapangan.
Yamal yang baru berusia 18 tahun terus menarik perhatian dunia sejak tampil gemilang bersama Barcelona dan tim nasional Spanyol. Ia baru saja meraih Kopa Trophy 2025 di ajang Ballon d'Or sebagai pemain terbaik dunia di bawah usia 21 tahun untuk tahun kedua berturut-turut.
Namun di balik kesuksesan tersebut, perhatian media terhadap kehidupan pribadinya semakin meningkat. Beberapa media di Spanyol justru memilih menyoroti urusan pribadi sang winger, mulai dari kisah asmara hingga detail kehidupan sehari-hari.
Media-media tersebut lebih fokus pada aspek di luar lapangan ketimbang prestasinya yang luar biasa. Situasi ini membuat Yamal berada dalam tekanan ganda: tuntutan performa dan invasi privasi.
Sorotan Berlebihan, Yamal Terseret Polemik Klub dan Negara
Selain tekanan media, Yamal juga terjebak dalam konflik antara Barcelona dan timnas Spanyol soal penanganan kondisinya. Pemain muda itu dipanggil untuk laga kualifikasi Piala Dunia melawan Georgia dan Bulgaria, namun akhirnya ditarik dari skuad setelah protes keras dari Barcelona.
Pelatih Barca, Hansi Flick, menuding timnas Spanyol tidak bijak menangani kebugaran Yamal yang baru pulih dari cedera pangkal paha. Akibat tarik-ulur tersebut, sang pemain sempat absen dalam beberapa pertandingan penting melawan Valencia, Newcastle, Getafe, dan Real Oviedo.
Sebelum cedera, Yamal tampil impresif di awal musim La Liga dengan mencetak dua gol dan dua assist dalam tiga laga pembuka. Performa gemilang tersebut sempat terhenti akibat masalah fisik yang memaksanya menjalani pemulihan.
Ia baru kembali tampil sebagai pemain pengganti saat Barcelona menang 2-1 atas Real Sociedad bulan lalu. Kepulihan bertahap dilakukan untuk menjaga kondisi jangka panjangnya di tengah jadwal padat.
Mbappe: Saya Tahu Tekanannya, Biarkan Dia Fokus
Dalam wawancara bersama Jorge Valdano yang akan disiarkan di Movistar pada Minggu dan dikutip ESPN, Mbappe menunjukkan empatinya terhadap situasi Yamal. Ia memahami betul bagaimana rasanya menjadi sorotan di usia sangat muda.
"Kamu bisa lihat, Lamine punya gairah besar terhadap sepak bola, dan itu satu hal yang tidak boleh hilang," ujar Mbappe. Bintang Real Madrid itu menekankan pentingnya menjaga semangat murni Yamal terhadap permainan.
"Orang-orang membicarakan kehidupan pribadinya, tapi saya pikir mereka harus membiarkan dia hidup. Biarkan dia fokus pada kariernya," tambah pemain berusia 26 tahun itu. Pernyataan tersebut menjadi kritik halus terhadap media yang terlalu jauh mengintervensi privasi.
Mbappe sendiri memahami tekanan menjadi bintang muda setelah melejit di usia 16 tahun bersama AS Monaco. Sementara Yamal bahkan debut di level profesional saat baru berusia 15 tahun pada 2023, menjadikannya salah satu debutant termuda dalam sejarah.
Pengalaman pribadi membuat Mbappe paham betapa pentingnya menjaga keseimbangan antara sorotan publik dan kehidupan pribadi bagi pemain muda. Ia tidak ingin Yamal mengalami hal yang sama atau bahkan lebih buruk dari yang pernah ia rasakan.
Kini di tengah popularitas yang terus melonjak, pesan Mbappe menjadi pengingat bahwa di balik talenta besar Yamal, ada remaja yang masih belajar menapaki jalan panjang di dunia sepak bola profesional.
Jangan sampai ketinggalan infonya
El Clasico Madrid vs Barcelona: Bellingham Atau Mbappe yang Lebih Berbahaya? Ini Penilaian Cubarsi
Legenda Barcelona Sentil Timnas Spanyol Soal Pemanggilan Lamine Yamal
Bos La Liga Kritik Real Madrid: Mereka Tak Punya Hak Bicara soal Laga Barcelona di Miami
Tak Perlu Panik, Barcelona Pernah Alami Kesulitan Sebelumnya di Bawah Hansi Flick
Barcelona Incar Bomber Muda Porto sebagai Pengganti Robert Lewandowski
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Semifinal Piala Dunia 2026: 8 Pemain yang Bisa Menjadi Kunci ke Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:08
-
Prancis Tak Siapkan Strategi Khusus untuk Hentikan Lamine Yamal
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:05
-
Prancis, Spanyol, dan Sebuah Hati yang Terbagi
Piala Dunia 14 Juli 2026, 08:29
-
Piala Dunia 2026: Duel Para Bintang Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 04:54
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Spanyol saat Kalahkan Prancis: Dominan di Semua Lini
Piala Dunia 15 Juli 2026, 08:46
-
Andai Finalnya Spanyol vs Argentina
Piala Dunia 15 Juli 2026, 08:18
-
Andai Finalnya Spanyol vs Inggris
Piala Dunia 15 Juli 2026, 08:14
-
Spanyol Tampil Dominan, Lini Serang Prancis Kehabisan Ruang
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:52
-
Kylian Mbappe 0 Shot on Target
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:47
-
Kreativitas Dani Olmo, Kekuatan Fabian Ruiz, dan Kecerdasan Rodri
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:37
-
Rodri Sang Penguasa Lini Tengah
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:29
-
Mikel Oyarzabal Membalas Kepercayaan dengan Gol-gol Pentingnya
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:18
-
Mengapa Hadiah Penalti untuk Spanyol Tidak Dibatalkan?
Piala Dunia 15 Juli 2026, 06:53
-
Yang Disingkirkan Spanyol Adalah Salah Satu Tim Nasional Terbaik Dunia
Piala Dunia 15 Juli 2026, 06:47
-
Man of the Match Prancis vs Spanyol: Pedro Porro
Piala Dunia 15 Juli 2026, 04:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





