Mourinho Instruksikan Madrid Mengalah di Clasico
Editor Bolanet | 8 April 2014 14:50
- Entah benar atau tidak, yang jelas buku The Dark Side of Mourinho yang ditulis oleh Diego Torres dan diterjemahkan oleh Peter Jenson belum lama ini terus menuai kontroversi.
Betapa tidak, dalam salah satu bagiannya, disebutkan bahwa Jose Mourinho secara terang-terangan menginstruksikan skuat Real Madrid untuk mengalah pada di leg kedua Liga Champions tahun 2011 lalu.
The Special One ingin hal tersebut terjadi sedemikian rupa, hingga tim kemudian bisa menyalahkan wasit dan tidak menanggung malu yang terlalu besar akibat kekalahan di Camp Nou.
Berikut rangkuman mengenai skenario kekalahan Mourinho tersebut, sebagaimana dituliskan dalam forum Digital Spy.
'Pelatih membeberkan rencananya menjelang kunjungan ke Camp Nou pada 3 Mei: Kita akan bermain dengan tenang. Menunggu. Kita harus bertahan di dekat area penalti, sehingga laga berakhir dengan skor 0-0. Jika skor berakhir 0-0, maka kita bisa menyebut bahwa laga ini sudah diatur oleh wasit.'
Lebih lanjut, Mourinho juga menjelaskan mengenai kemungkinan yang dimiliki oleh Madrid di laga tersebut.
Di Barcelona, kita mempunyai tiga pilihan: dua yang tidak mungkin dan satu yang mungkin. Hal yang paling mungkin adalah laga berakhir dengan skor tipis dan kita kalah. Dari dua pilihan yang tidak mungkin tersebut, yang pertama adalah mereka mengalahkan kita. Ini harus dihindari sehingga kita bisa menyalahkan wasit. Satu lagi hal yang tidak mungkin adalah memenangkan laga...Prioritas utama adalah untuk menyelesaikan laga dengan skor tipis, sehingga kita bisa menyalahkan wasit...ini akan cukup untuk menyebut kita sebelumnya dirampok di Bernabeu.'
Laga sendiri akhirnya disudahi dengan skor imbang 1-1. Madrid pun gagal lolos ke semfinal, karena di leg pertama mereka tunduk atas Lionel Messi cs di kandang sendiri dengan skor 0-2. diusir wasit di laga tersebut, dan The Special One berkoar tentang konspirasi wasit serta UEFA. [initial]
(dig/rer)
Betapa tidak, dalam salah satu bagiannya, disebutkan bahwa Jose Mourinho secara terang-terangan menginstruksikan skuat Real Madrid untuk mengalah pada di leg kedua Liga Champions tahun 2011 lalu.
The Special One ingin hal tersebut terjadi sedemikian rupa, hingga tim kemudian bisa menyalahkan wasit dan tidak menanggung malu yang terlalu besar akibat kekalahan di Camp Nou.
Berikut rangkuman mengenai skenario kekalahan Mourinho tersebut, sebagaimana dituliskan dalam forum Digital Spy.
'Pelatih membeberkan rencananya menjelang kunjungan ke Camp Nou pada 3 Mei: Kita akan bermain dengan tenang. Menunggu. Kita harus bertahan di dekat area penalti, sehingga laga berakhir dengan skor 0-0. Jika skor berakhir 0-0, maka kita bisa menyebut bahwa laga ini sudah diatur oleh wasit.'
Lebih lanjut, Mourinho juga menjelaskan mengenai kemungkinan yang dimiliki oleh Madrid di laga tersebut.
Di Barcelona, kita mempunyai tiga pilihan: dua yang tidak mungkin dan satu yang mungkin. Hal yang paling mungkin adalah laga berakhir dengan skor tipis dan kita kalah. Dari dua pilihan yang tidak mungkin tersebut, yang pertama adalah mereka mengalahkan kita. Ini harus dihindari sehingga kita bisa menyalahkan wasit. Satu lagi hal yang tidak mungkin adalah memenangkan laga...Prioritas utama adalah untuk menyelesaikan laga dengan skor tipis, sehingga kita bisa menyalahkan wasit...ini akan cukup untuk menyebut kita sebelumnya dirampok di Bernabeu.'
Laga sendiri akhirnya disudahi dengan skor imbang 1-1. Madrid pun gagal lolos ke semfinal, karena di leg pertama mereka tunduk atas Lionel Messi cs di kandang sendiri dengan skor 0-2. diusir wasit di laga tersebut, dan The Special One berkoar tentang konspirasi wasit serta UEFA. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
LATEST UPDATE
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



