Real Madrid vs Barcelona: Perbandingan Skema Andalan Zinedine Zidane dan Ronald Koeman
Gia Yuda Pradana | 10 April 2021 09:14
Bola.net - Pertemuan dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, selalu ditunggu. Nama besar kedua tim di altar sepak bola Negeri Matador tidak lagi terbantahkan.
Minggu (11/4/2021) dini hari WIB, Real Madrid dan Barcelona akan bertemu. Laga El Clasico ini merupakan pertandingan pekan ke-30 Liga Spanyol.
Tensi pertandingan nanti diprediksi tinggi. Tanda-tandanya terlihat dari posisi klasemen Real Madrid dan Barcelona. Kedua tim saling tempel di peringkat kedua dan ketiga, dengan selisih poin hanya dua angka.
Real Madrid dan Barcelona sama-sama sedang mengejar pemuncak klasemen sementara, Atletico Madrid. Maka dari itu, hasil el clasico nanti bisa jadi ukuran siapa yang paling prospektif dalam mengejar Los Rojiblancos.
Lantas, bagaimana dengan peluang memenangi el clasico nanti? Baik dari kubu Real Madrid, maupun Barcelona.
Untuk menjawabnya, mari kita lihat dari skema permainan yang menjadi andalan pelatih kedua tim. Real Madrid diarsiteki Zinedine Zidane, sementara Barcelona Ronald Koeman.
Dua pelatih ini sudah pasti gemar memainkan sepak bola menyerang. Jadi, kita tidak akan melihat Real Madrid ataupun Barcelona menerapkan taktik parkir bus, alias bertahan total.
Berikut Bola.net sajikan skema yang biasa diterapkan Zinedine Zidane, dan Ronald Koeman dalam beberapa pertandingan.
Zidane Penuh Fleksibilitas

Ada tiga formasi yang kerap dipakai Zinedine Zidane pada musim ini. Tiga pakem tersebut yaitu 4-3-3, 3-4-2-1, dan 3-5-2.
Skema 4-3-3 dipakai Zinedine Zidane pada pertandingan teranyar Real Madrid melawan Liverpool di leg pertama babak perempat final Liga Champions 2020/2021, Rabu (7/4). Hasilnya, Los Blancos menang 3-1.
Namun, dalam beberapa pertandingan lainnya, pelatih berusia 48 tahun itu suka memakai formasi berbeda. Contohnya saat menggunakan pakem tiga pemain belakang dengan variasi 3-4-2-1 dan 3-5-2.
Fakta itu memperlihatkan jika Zidane adalah pelatih yang fleksibel. Bisa menerapkan formasi yang berbeda, sesuai dengan kebutuhan tim.
Untuk komposisi pemain inti atau starter, pelatih asal Prancis itu jarang mengubahnya dalam beberapa laga terakhir. Empat bek diisi Lucas Vazquez, Raphael Varane, Sergio Ramos, dan Ferland Mendy.
Kemudian tiga gelandang yang mengisi lapangan tengah adalah Luka Modric, Casemiro, dan Toni Kroos. Sedangkan tiga penyerang ditempati Karim Benzema sebagai striker tengah atau targetman, dengan diapit Marco Asensio dan Vinicius Junior.
Kemudian beberapa pemain pelapis yang sering diberi kesempatan adalah Nacho, Federico Valverde, hingga Rodrygo. Sementara di posisi kiper sudah paten jadi milik Thibaut Courtois.
Ronald Koeman Gemar Mengincar Dominasi Lini Tengah

Dari kubu Barcelona, pelatih Ronald Koeman nyaris tidak pernah mengubah formasi permainan. Ia paling sering memakai pakem 3-4-3, dengan turunan 3-4-2-1.
Dilihat dari formasi itu, Ronald Koeman dianggap selalu mengincar dominasi di lapangan tengah. Dengan menumpuk banyak anak asuhnya di pos sentral, diharapkan aliran bola dan keseimbangan permainan menjadi stabil.
Dengan memiliki keseimbangan permainan dan aliran bola yang lancar, maka transisi dari bertahan ke menyerang bisa mudah dikendalikan. Begitu pula sebaliknya.
Pemain tengah yang paling sering diturunkan Ronald Koeman adalah Frenkie Sergino Dest, Sergio Busquets, Pedri, dan Jordi Alba. Lalu ditunjang dua penyerang sisi sayap yakni Lionel Messi dan Antoine Griezmann, dengan satu striker gantung yaitu Ousmane Dembele.
Kemudian di posisi kiper sudah pasti diisi Marc-Andre ter Stegen. Sedangkan tiga pemain belakang yang kerap dimainkan adalah Oscar Mingueza, Samuel Umtiti, dan Clement Lenglet. Frenkie de Jong juga kadang ditempatkan sebagai bek tengah.
Barcelona yang selalu ingin dominan di lapangan tengah, untuk kombinasi permainan yang dilakukan saat menyerang adalah melalui sayap. Artinya ketika bola sudah keluar dari sentuhan para pemain tengah, orientasi gelandang akan mendistribusikan bola ke pertahanan lawan lewat sayap kanan atau kiri.
Nah, sosok sentral dalam serangan lewat sayap ini adalah Lionel Messi. Ia biasa menusuk dari sisi sayap, lalu mengiris ke dalam area penalti lawan.
Pilihan Barcelona lebih sering menyerang dari sayap karena ingin memaksimalkan aliran bola cepat sampai ke pertahanan lawan. Sebab, posisi sayap menjadi area yang paling sering ditinggalkan bek ketika membantu serangan sehingga ada celah yang bisa dimanfaatkan untuk transisi permainan cepat.
Tebak Pemenang El Clasico
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Prediksi Real Madrid vs Barcelona 11 April 2021
Data dan Fakta La Liga: Real Madrid vs Barcelona
Penampakan Starting XI Barcelona vs Real Madrid di EL Clasico: Griezmann Dicadangkan?
Kutukan Cristiano Ronaldo dan Kemungkinan El Clasico Terakhir Lionel Messi
5 Pemain yang Bisa Diandalkan Real Madrid untuk Bungkam Barcelona
Thibaut Courtois, Alasan Puasa Gol Lionel Messi di El Clasico 3 Tahun Terakhir
Kalah di El Clasico Pertama, Begini kata Koeman Jelang El Clasico Kedua Besok
Simpati Ronald Koeman: Real Madrid Terlalu Banyak Dikritik Musim Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Barcelona vs Aston Villa: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:24
-
Hadapi AEK Athena, Real Madrid Dipastikan Tanpa Arda Guler dan Aurelien Tchouameni
Liga Champions 3 November 2026, 20:57
-
Ayah Lamine Yamal Ungkap Fakta Nama Asli Sang Bintang Barcelona
Liga Spanyol 3 November 2026, 20:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
-
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 07:51
-
Manchester United yang Suka Mempersulit Diri Sendiri
Liga Champions 4 November 2026, 07:25
-
Manchester United Bangkit Dramatis, Bruno Fernandes: Semoga Ini Awal yang Baik
Liga Champions 4 November 2026, 07:10
-
Lamine Yamal Pecahkan Rekor Kylian Mbappe di Liga Champions
Liga Champions 4 November 2026, 06:46
-
Calvin Verdonk Man of the Match Bodo/Glimt vs Lille
Liga Champions 4 November 2026, 06:36
-
Rekap Liga Champions Dini Hari Tadi: PSG Pesta Gol, Man Utd Menang Dramatis
Liga Champions 4 November 2026, 06:29
-
Man of the Match Man Utd vs Roma: Bruno Fernandes
Liga Champions 4 November 2026, 06:08
-
Hasil Feyenoord vs Inter Milan: Nerazzurri Menang Telak 3-0 di De Kuip
Liga Champions 4 November 2026, 05:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


