Simeone Ingin Supercopa Tanpa Sistem Home-Away
Editor Bolanet | 28 Agustus 2013 17:10
- Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, berharap di masa yang akan datang pertandingan Piala Super Spanyol tak lagi memakai sistem kandang dan tandang.
Sejak pertama kali didirikan dengan nama Copa de Campeones di tahun 1940, hingga berubah menjadi Copa Eva Duarte de Peron tahun 1947-1953, laga yang mempertemukan jawara La Liga dan Copa del Rey hanya memainkan satu leg final.
Hingga pada tahun 1982, sistem pertandingan berubah dengan adanya sistem kandang dan tandang. Hal itu memang cukup berbeda dengan turnamen serupa di negara atau kompetisi lain, di mana hanya memainkan satu laga final.
Dan menjelang pertandingan leg kedua Piala Super dini hari nanti kontra Barcelona FC di Nou Camp, Simeone mengutarakan harapan agar di tahun selanjutnya pertandingan digelar dengan sistem final dan di tempat netral.
Saya berharap di masa depan agar Piala Super Spanyol menjadi satu pertandingan saja, tutur Simeone singkat.
Kami memainkan sebuah laga final di kandang lawan kami, dan semoga kami sanggup menyelesaikan tugas itu.
Pada leg pertama di Vicente Calderon pekan lalu, Los Rojiblancos hanya berhasil ditahan imbang oleh Blaugrana dengan skor 1-1. [initial]
(espn/atg)
Sejak pertama kali didirikan dengan nama Copa de Campeones di tahun 1940, hingga berubah menjadi Copa Eva Duarte de Peron tahun 1947-1953, laga yang mempertemukan jawara La Liga dan Copa del Rey hanya memainkan satu leg final.
Hingga pada tahun 1982, sistem pertandingan berubah dengan adanya sistem kandang dan tandang. Hal itu memang cukup berbeda dengan turnamen serupa di negara atau kompetisi lain, di mana hanya memainkan satu laga final.
Dan menjelang pertandingan leg kedua Piala Super dini hari nanti kontra Barcelona FC di Nou Camp, Simeone mengutarakan harapan agar di tahun selanjutnya pertandingan digelar dengan sistem final dan di tempat netral.
Saya berharap di masa depan agar Piala Super Spanyol menjadi satu pertandingan saja, tutur Simeone singkat.
Kami memainkan sebuah laga final di kandang lawan kami, dan semoga kami sanggup menyelesaikan tugas itu.
Pada leg pertama di Vicente Calderon pekan lalu, Los Rojiblancos hanya berhasil ditahan imbang oleh Blaugrana dengan skor 1-1. [initial]
(espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Julian Alvarez Bisa Kenakan Nomor Punggung Ini Jika ke Barcelona
Liga Spanyol 29 Mei 2026, 14:08
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador vs Curacao
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:14
-
Klasemen F Piala Dunia 2026: Belanda Naik ke Puncak Usai Hancurkan Swedia
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:03
-
Arda Guler Akui Malu Usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:01
-
Martin Zubimendi Bela Lini Tengah Spanyol Usai Dikritik Main Lambat
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:31
-
Man of the Match Belanda vs Swedia: Cody Gakpo
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:10
-
Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:01
-
Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Pantai Gading
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:08
-
Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
Liga Spanyol 21 Juni 2026, 00:01
-
David Raya Akui Hancur Setelah Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Liga Inggris 20 Juni 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








