Terungkap Alasan Laga Real Madrid Kerap Buntu di Era Xabi Alonso
Richard Andreas | 18 Desember 2025 13:56
Bola.net - Real Madrid kembali meraih kemenangan, kali ini atas Talavera (3-2) di ajang Copa del Rey. Namun, hasil tersebut kembali diiringi rasa tidak nyaman karena laga harus diselesaikan dengan ketegangan hingga menit akhir.
Di tengah situasi itu, posisi Xabi Alonso masih berada dalam sorotan. Klub berencana mempertahankannya hingga Supercopa Spanyol, meski hasil buruk dalam waktu dekat bisa mengubah arah keputusan.
Kondisi permainan tim menjadi perhatian utama. Dalam diskusi di program El Larguero, sejumlah catatan kritis muncul terkait performa dan identitas permainan Real Madrid saat ini.
Kritik atas Cara Real Madrid Menjalani Pertandingan

Di El Larguero, analis sepak bola Spanyol, Manu Carreno membahas situasi Real Madrid bersama Alvaro Benito. Fokus pembicaraan bukan hanya soal masa depan pelatih, tetapi juga minimnya ide permainan tim.
Alvaro Benito menilai babak pertama Real Madrid melawan Talavera berjalan cukup solid. Namun ia melihat adanya perubahan sikap setelah keunggulan dua gol tercipta.
"Babak pertama serius, tetapi ada sedikit penurunan intensitas ketika skor sudah 0-2," ujar Alvaro Benito.
Ia mempertanyakan keputusan tim yang tetap bertahan terlalu dalam. Menurutnya, pendekatan itu justru membuka peluang bagi lawan untuk kembali ke pertandingan.
"Saya tidak mengerti momen-momen ketika terus bertahan dengan garis rendah dan terlalu ke belakang, membiarkan lawan mengirim umpan silang dan memberi mereka peluang memaksa perpanjangan waktu," lanjutnya.
Masalah Bukan Lawan, tetapi Ide Permainan

Benito menegaskan bahwa kesulitan Real Madrid bukan semata karena kualitas lawan. Ia menilai masalah tersebut muncul hampir di setiap pertandingan.
Menurutnya, ada aspek-aspek permainan yang masih menjadi hambatan bagi tim. Hal inilah yang membuat Real Madrid kerap gagal menutup laga lebih awal.
Meski begitu, Benito menilai keputusan klub mempertahankan Xabi Alonso hingga Supercopa sebagai langkah yang tepat. Ia menekankan bahwa hasil yang diraih sejauh ini belum cukup buruk untuk memicu pemecatan.
"Hasilnya tidak cukup buruk untuk melakukan pemecatan. Real Madrid masih berada di posisi yang baik di Liga Champions dan liga, tetapi sensasi yang kita rasakan lebih buruk daripada kenyataannya," jelasnya.
Tidak Ada Solusi Instan di Bangku Cadangan
Alvaro Benito juga menilai Real Madrid tidak memiliki alternatif yang mampu langsung memperbaiki situasi. Ia merujuk pada rekam jejak Xabi Alonso sebelumnya.
"Kita sudah melihat Leverkusen-nya dan mereka bermain sangat bagus. Sekarang tinggal melihat apakah dia benar-benar bisa memaksakan idenya," ujarnya.
Namunm ia mengakui bahwa tugas tersebut tidak mudah. Menurut Benito, Real Madrid saat ini justru semakin jauh dari tim dengan identitas permainan yang jelas.
Ia juga menanggapi rumor nama-nama lain yang dikaitkan sebagai pengganti Alonso. Menurutnya, opsi tersebut tidak menjamin perubahan signifikan.
"Alternatifnya juga tidak membuat saya yakin bahwa situasi akan langsung terselesaikan, karena masalah Real Madrid lebih pada gagasan bermain. Atau lebih tepatnya, pada ketiadaan gagasan, baik saat menyerang maupun bertahan," katanya.
Benito menutup dengan menyoroti gol pertama Talavera sebagai contoh nyata. Ia menyebut momen itu mencerminkan masalah organisasi dan absennya gagasan permainan yang benar-benar tertanam di lapangan.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Real Madrid Lolos Dramatis di Copa del Rey, Bedah Masalah Lini Belakang Los Blancos vs Talavera
Real Madrid Menang Susah Payah Lawan Tim Divisi 3, Masa Depan Xabi Alonso Ditentukan Lawan Sevilla?
Rapor Pemain Real Madrid Ketika Menang Susah Payang atas Talavera: Sekali Lagi Digendong Kylian Mbappe
Jadwal Copa del Rey Pekan Ini, 17-19 Desember 2025
Man of the Match Talavera vs Madrid: Kylian Mbappe
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
-
Tersingkir dari Carabao Cup, Xabi Alonso Sebut Chelsea Mainnya Gak Jelek-jelek Amat!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:41
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





