Tidak Hanya Dipecat, Ernesto Valverde Dihina dan Dipermalukan Barcelona
Richard Andreas | 14 Januari 2020 08:00
Bola.net - Ada yang lebih buruk dari pemecatan: penghinaan total, diinjak-injak, dan dianggap remeh. Itulah yang diderita Ernesto Valverde, tepat ketika Josep Maria Bartomeu hilang kendali dan membuat jangka pendek yang didorong amarah.
Setelah apa yang terjadi di Anfield musim lalu, presiden Barcelona itu hanya berusaha memberikan jawaban bijaksana. Bartomeu cenderung pasif dan teledor, sengaja mengabaikan fakta tersebut.
Bartomeu tidak pernah benar-benar melindungi Valverde, justru kemurahan hati para pemain dan fans yang melindungi sang pelatih dari tudingan 'boneka Barcelona'. Untuk itu, Valverde akhirnya bisa bertahan.
Sayangnya, situasi itu kian buruk hampir setahun kemudian, sampai akhirnya Valverde resmi dipecat Barcelona, Selasa (14/1/2020) dini hari WIB tadi, usai gagal total di Supercopa de Espana.
Menukil Marca, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Menunjuk Quique Setien
Barca harus mendobrak tradisi untuk memecat Valverde, faktanya terakhir kali mereka memecat pelatih pada tahun 2003. Sebagai pengganti, Quique Setien dianggap solusi terbaik.
Sebelumnya, pihak klub seakan-akan sengaja membocorkan pertemuan mereka dengan Xavi Hernandez kepada publik. Juga usaha keras mendatangkan Ronald Koeman. Keduanya menolak, justru menghargai Valverde.
Situasi Valverde benar-benar menyedihkan. Artinya, dia mendengar rumor pemecatan itu dari media. Barca sengaja mengabaikannya untuk mencari pengganti, tanpa berbicara empat mata dahulu.
Mantan pelatih dan pemain Barcelona beramai-ramai membela Valverde. Pep Guardiola dan Luis Enrique menyampaikan simpati mereka, Andres Iniesta bahkan berani mengecam sikap klub.
Beban Valverde
Valverde memikul dua malam terburuk dalam sejarah teranyar Barcelona, yakni kekalahan di Roma dan Anfield. Namun, dia juga membawa sejumlah gelar juara dan meraih kejayaan di lapangan.
Sebagai contoh, Valverde punya kemampuan spesial untuk mengelola situasi sulit dengan ketenangan luar biasa. Dia mengatasi kepergian Neymar dengan tenang, bahkan ketika para petinggi Barcelona merasa berang.
Keputusan memecat Valverde menunjukkan bahwa klub mulai keluar jalur, mereka benar-benar bergantung pada figur masif Lionel Messi, yang hebat di lapangan, tapi berdampak buruk pada wilayah lain dalam klub.
Pemecatan Valverde mengundang simpati dan Bartomeu harusnya merasa bersalah. Proses pemecatan ini tidak lazim bagi pelatih yang telah mempersembahkan banyak gelar.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Luis Suarez Absen 4 Bulan, Ini Sejumlah Alternatif Lini Serang Barcelona
- Makna Ganda Trofi Supercopa de Espana bagi Real Madrid
- Barcelona Resmi Pecat Ernesto Valverde, Tunjuk Quique Setien jadi Pengganti
- Barcelona Sudah Beritahu Ernesto Valverde Bahwa Dirinya Akan Dipecat
- Soal Rumor Xavi, Andres Iniesta Semprot Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








