Vinicius Ditarik Keluar di Final Supercopa, Xabi Alonso Beri Penjelasan

Richard Andreas | 12 Januari 2026 06:53
Vinicius Ditarik Keluar di Final Supercopa, Xabi Alonso Beri Penjelasan
Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga Liga Champions melawan Liverpool di Anfield, Rabu, 5 November 2025. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Real Madrid menghadapi final Supercopa de Espana dengan kondisi yang kurang ideal dibanding Barcelona. Performa tim belum sepenuhnya stabil, sementara lawan tampil lebih meyakinkan sepanjang turnamen.

Laga berlangsung seimbang dengan masing-masing tim bergantian mendominasi satu babak. Namun, dua gol dari Raphinha yang tampil impresif menjadi pembeda yang mengantar Barcelona (2-3) meraih gelar.

Advertisement

Di tengah jalannya pertandingan, perhatian publik tertuju pada sejumlah keputusan teknis pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. Salah satunya adalah pergantian Vinicius pada menit-menit akhir ketika tim membutuhkan gol penyeimbang.

1 dari 3 halaman

Pergantian Vinicius dan Faktor Fisik

Pergantian Vinicius dan Faktor Fisik

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso berjabat tangan dengan Vinicius Junior. (c) AP Photo/Pablo Garcia

Pelatih Xabi Alonso menepis spekulasi terkait penarikan Vinicius Junior di menit ke-82. Ia menegaskan keputusan tersebut murni karena kondisi fisik sang pemain.

“Vinicius bermain sangat baik hingga menit ke-85. Ia meminta diganti karena kelelahan, ditambah tingkat kelembapan yang tinggi,” ujar Alonso dalam konferensi pers usai laga.

Alonso juga menyoroti persoalan kebugaran yang memengaruhi konsistensi timnya sepanjang musim.

“Kondisi fisik dan cedera membuat kami kesulitan menjaga stabilitas dan membagi beban bermain,” tambahnya.

Meski ditarik keluar, Alonso menilai kontribusi Vinicius sangat signifikan dalam pertandingan tersebut.

“Ia menjalani pertandingan yang hebat, sangat menentukan. Golnya luar biasa, lalu dampak yang ia berikan dari sisi kiri. Tim sudah bekerja keras, kami tampil berani, tetapi hari ini memang belum bisa,” kata Alonso kepada Movistar Plus.

2 dari 3 halaman

Rencana Awal dan Keputusan soal Mbappe

Rencana Awal dan Keputusan soal Mbappe

Ekspresi kecewa Kylian Mbappe setelah kalah dalam laga final Piala Super Spanyol, Barcelona vs Real Madrid di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, 12 Januari 2026 (c) AP Photo/Altaf Qadri

Keputusan lain yang tak kalah disorot adalah absennya Kylian Mbappe dari susunan pemain inti. Padahal, penyerang asal Prancis itu telah pulih lebih cepat dan ikut terbang ke Jeddah untuk final.

Alonso menjelaskan Mbappe belum siap untuk langsung tampil sejak awal dengan intensitas tinggi.

“Ia belum siap untuk memulai pertandingan dengan intensitas seperti ini, dan itu yang kami putuskan,” jelasnya.

Mbappe akhirnya masuk pada menit ke-76, meski rencana tersebut sedikit terganggu oleh situasi pertandingan.

“Kylian seharusnya masuk tepat sebelum kami kebobolan gol ketiga. Sayangnya kami sudah tertinggal, tetapi kami ingin menekan dengan dirinya di lini depan,” lanjut Alonso.

3 dari 3 halaman

Evaluasi Laga dan Fokus ke Depan

Alonso menilai pendekatan permainan timnya berjalan sesuai rencana, terutama dalam fase bertahan pada awal laga.

“Tim menunjukkan sikap yang sangat baik. Kami tahu akan ada fase di mana kami harus bertahan tanpa bola. Dalam 30 menit pertama kami hampir tidak memberi peluang,” ujarnya.

Ia mengakui momentum pertandingan berubah cepat, terutama setelah kebobolan di babak kedua.

Setelah kekalahan ini, Real Madrid akan menghadapi Albacete di babak 16 besar Copa del Rey. Alonso memilih menatap ke depan dengan menekankan sisi positif dari penampilan timnya.

LATEST UPDATE