Vinicius Junior, 500 Hari setelah Gagal Raih Ballon d'Or
Gia Yuda Pradana | 26 Januari 2026 16:23
Bola.net - Vinicius Junior, penyerang andalan Real Madrid, menunjukkan penurunan performa yang signifikan selama rentang waktu hampir 500 hari setelah gagal meraih Ballon d'Or 2024. Pemain Brasil ini, yang finis di posisi kedua di ajang tersebut, dulunya dianggap hampir tak terbendung. Akan tetapi, performanya kini menimbulkan kekhawatiran bagi Madrid.
Pada 24 Oktober 2024, Vinicius menyaksikan gelandang Manchester City, Rodri, mengangkat trofi Ballon d'Or, yang sebenarnya ia yakini menjadi miliknya. Pada musim sebelumnya, Vinicius tampil luar biasa bersama Real Madrid, menjuarai La Liga dan Liga Champions.
Penampilannya di final Eropa dan catatan musim tersebut menegaskan kualitasnya: 24 gol dan sembilan assist di semua kompetisi. Namun, sejak kegagalan itu, performa Vinicius menurun drastis.
Penurunan Produktivitas Gol dan Dribel Vinicius Junior

Masalah paling jelas terlihat dari produktivitas gol Vinicius. Ia yang dulu mencetak satu gol setiap dua pertandingan, kini hanya mampu mencetak satu gol setiap empat laga. Performa ini jelas menurunkan efektivitas serangan Real Madrid.
Dribel, yang dulu menjadi senjata utama Vinicius, juga mengalami penurunan. Pemain berusia 25 tahun itu kini mencoba sekitar 25% lebih sedikit dribel. Meski tingkat keberhasilan tetap stabil di angka 50%, tetapi jumlah yang lebih sedikit membuatnya kurang menentukan di lapangan.
Crossing menjadi area lain yang terdampak. Vinicius kini menurun sekitar 20% dalam jumlah percobaan umpan silang. Namun, assist tetap stabil, dengan rata-rata satu assist setiap tiga pertandingan.
Dampak Penurunan Performa Vinicius pada Real Madrid

Dampak penurunan performa Vinicius paling terasa pada poin yang diperoleh Madrid dari golnya. Sebelum malam Ballon d'Or, gol-gol Vinicius menyumbang sekitar 20 poin untuk timnya. Kini, angka tersebut anjlok drastis menjadi hanya delapan poin.
Konsekuensinya, Madrid kehilangan kontribusi langsung yang sangat penting dari pemain sayap ini. Rumor terkait kepindahan Vinicius ke Arab Saudi terus beredar, tetapi hingga kini, pemain Brasil itu tetap mengenakan seragam Real Madrid.
Penurunan performa Vinicius selama rentang waktu hampir 500 hari setelah Ballon d'Or menjadi pekerjaan rumah bagi Real Madrid. Tim harus menemukan cara untuk mengembalikan ketajaman sang pemain sebelum kompetisi semakin menuntut.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Transformasi Eric Garcia di Barcelona: Dari Opsi Hengkang ke Pilar Utama
- Ada yang Lebih Penting daripada Gol Akrobatik Lamine Yamal
- Senjata Pressing Barcelona, Performa Raphinha, Gol Spektakuler Yamal
- Barcelona vs Oviedo: 2 Wajah Blaugrana dan Gol Spesial dari Pemain Spesial
- Rating Pemain Barcelona vs Oviedo: Yamal dan Olmo Bersinar, De Jong Jadi Penopang
- Rating Pemain Juventus saat Tampil Solid di Semua Lini untuk Hancurkan Napoli
- 5 Pemain Terbaik Man Utd saat Membawa Pulang 3 Poin dari Markas Arsenal
- 5 Pemain Arsenal Tampil di Bawah Standar saat Kalah Menyakitkan dari Man Utd
- Pembeda Bernama Estevao Willian
- Mbeumo dan Kisah Sukses Transfer Man Utd
- Kekalahan dari Man Utd Alarm Bahaya buat Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perang Politik di Barcelona: Xavi dan Laporta Terus Saling Serang!
Liga Spanyol 13 Maret 2026, 17:47
-
Real Madrid vs Elche: Statistik Bernabeu Ungkap Rekor yang Sulit Dipatahkan
Liga Spanyol 13 Maret 2026, 17:17
-
Pedro Neto Masuk Radar Barcelona, Peran Agen Ini Bisa Jadi Kunci Transfer
Liga Spanyol 13 Maret 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Masih Tangguh di Usia 41 Tahun, Thiago Silva Pecahkan Rekor Liga Europa
Liga Eropa UEFA 13 Maret 2026, 22:17
-
Borneo FC vs Persib: Thom Haye Absen, Sergio Castel Masih Diragukan
Bola Indonesia 13 Maret 2026, 21:19
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44














