Vinicius Junior Mengaku jadi Agen Rahasia Kepindahan Mbappe dan Bellingham
Editor Bolanet | 16 Februari 2026 08:47
Bola.net - Di balik megatransfer Kylian Mbappe ke Real Madrid pada musim panas 2024 lalu, ternyata ada peran orang dalam yang bekerja dalam senyap. Sosok itu bukan Florentino Perez atau jajaran direksi, melainkan sosok Vinicius Junior.
Winger lincah ini secara blak-blakan mengungkapkan keterlibatannya dalam membujuk Mbappe mendarat di Santiago Bernabeu. Ia bahkan tak segan menyebut dirinya bertindak layaknya seorang agen pemain demi memuluskan ambisi klub.
Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama Ibai Llanos, Vinicius menceritakan bagaimana ia terus "meneror" Mbappe lewat pesan singkat. Aksi ini ternyata bukan kali pertama, karena ia juga melakukan pendekatan serupa saat Jude Bellingham masih ragu.
Pengakuan ini muncul di tengah sorotan tajam terhadap performa Vinicius yang sempat menurun dalam 18 bulan terakhir. Namun, sinyal kebangkitan mulai terlihat dalam beberapa pekan belakangan, tepat saat masa depannya di Madrid menjadi bahan spekulasi.
Meski kontraknya baru akan habis pada Juni 2027 dan belum ada terobosan soal perpanjangan, Vinicius menegaskan komitmennya. Ia menepis isu ketidakharmonisan dan justru membuka dapur strategi rekrutmen personalnya.
Vini Jr Teror Pesan Singkat Setiap Musim Panas ke Mbappe

Vinicius mengakui bahwa kedatangan Mbappe sempat dikaitkan dengan penurunan performanya di lapangan. Namun, ia membantah adanya keretakan hubungan dan justru menyatakan bahwa chemistry mereka sangat kuat, baik di dalam maupun luar lapangan.
Faktanya, Vinicius adalah orang yang paling gencar meminta Mbappe bergabung jauh sebelum sang kapten Prancis meninggalkan Paris.
"Setiap musim panas saya menulis pesan kepadanya: 'Kapan kamu datang?' Saya bertindak layaknya agen. Dengan Bellingham pun saya melakukan hal yang sama," ungkap Vinicius kepada Ibai Llanos, dikutip dari Diario AS.
"Saya ingin bermain dengan yang terbaik untuk memiliki lebih banyak opsi untuk menang. Kami menghabiskan lebih banyak waktu satu sama lain daripada dengan keluarga kami. Kami harus memiliki hubungan yang baik," tegasnya.
Bahagia di Madrid Meski Kontrak Masih Alot
Situasi kontrak Vinicius memang menjadi topik hangat, mengingat belum adanya kesepakatan baru hingga saat ini. Kendati demikian, pemain bernomor punggung 7 ini menolak membiarkan ketidakpastian administratif mengganggu fokusnya.
Ia menegaskan bahwa kebahagiaan pribadinya terikat erat dengan kehidupan di ibukota Spanyol.
"Saya sangat bahagia. Bermain untuk Real Madrid, memiliki kehidupan yang saya miliki dan keluarga saya membuat saya bahagia. Menjadi bahagia di dalam dan di luar lapangan adalah yang terbaik," ujarnya dengan nada optimis.
Mental Baja Menghadapi Siulan Rival
Perjalanan Vinicius dari talenta muda antah-berantah menjadi superstar global tidaklah mulus. Ia harus beradaptasi dengan sorotan kamera dan tekanan masif di usia yang sangat belia.
Pemain yang baru-baru ini berdiskusi dengan bek Barcelona, Ronald Araujo, soal kesehatan mental ini punya pandangan unik soal tekanan. Alih-alih terpuruk, ia justru menikmati atmosfer permusuhan dari fans lawan.
"Ketika kami masih sangat muda, kami tidak belajar untuk menjadi terkenal. Saya muncul dari ketiadaan menjadi terkenal dan tidak bisa keluar di jalan," kenangnya soal transisi hidup yang drastis.
Baginya, tekanan adalah panggung pembuktian. Siulan dan cemoohan dari tribun lawan justru menjadi bahan bakar yang memacu adrenalinnya untuk tampil lebih garang.
"Sisi baiknya adalah orang-orang sangat mencintaimu, tetapi hal buruknya adalah pers dan penggemar lawan. Tapi saya suka (siulan penggemar lawan). Kami berlatih untuk pertandingan-pertandingan ini. Di saat-saat penuh tekananlah pemain terbaik menonjol, dan di Real Madrid, kami siap," pungkas Vinicius.
Menutup pembicaraan soal mentalitas, Vinicius menekankan pentingnya keseimbangan dalam menerima kritik dan pujian.
"Anda harus mendengarkan segalanya, bukan hanya hal-hal yang baik," tutupnya bijak.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
LATEST UPDATE
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




