Vinicius Junior Minta Maaf, tapi Tak Sebut Xabi Alonso: Tanda Retaknya Hubungan di Real Madrid?
Asad Arifin | 29 Oktober 2025 23:08
Bola.net - Permintaan maaf Vinicius Junior yang dirilis usai El Clasico melawan Barcelona ternyata justru menimbulkan kontroversi baru di tubuh Real Madrid.
Bukan karena isi pesannya yang penuh penyesalan, melainkan karena satu nama penting tak ia sebut: Xabi Alonso.
Dalam pernyataannya di media sosial, Vinicius mengaku menyesal atas reaksinya ketika digantikan pada babak kedua laga El Clasico, Minggu (26/10/2025).
Namun, tak ada kalimat khusus yang ditujukan untuk pelatihnya, yang menjadi orang pertama diserangnya di pinggir lapangan.
Langkah itu langsung memancing spekulasi baru tentang kondisi ruang ganti Real Madrid. Alih-alih menenangkan situasi, permintaan maaf Vinicius justru memperkuat kesan bahwa hubungan antara sang bintang Brasil dan Alonso sedang berada di titik tegang.
Permintaan Maaf Tanpa Nama Xabi Alonso

Vinicius Junior memang mencoba meredam rumor tentang keinginannya meninggalkan Madrid. Ia menyampaikan pesan panjang yang menegaskan kecintaannya kepada klub dan fans, serta mengakui kesalahannya karena terbawa emosi saat ditarik keluar.
"Hari ini saya ingin meminta maaf kepada seluruh Madridista atas reaksi saya ketika digantikan di El Clasico," tulis Vinicius di X.
"Seperti yang telah saya lakukan secara langsung dalam latihan hari ini, saya juga ingin meminta maaf lagi kepada rekan satu tim saya, klub, dan presiden," sambung pemain asal Brasil tersebut.
Ketiadaan nama Xabi Alonso dalam permintaan maaf itu memunculkan tanda tanya besar. Banyak pihak menilai hal itu bukan kebetulan, melainkan sinyal bahwa Vinicius belum berdamai sepenuhnya dengan sang pelatih.
Laporan Tentang Ruang Ganti Real Madrid

Xabi Alonso dilaporkan membawa pendakatan baru di Real Madrid. Dia berbeda dengan Carlo Ancelotti, pendahulu sekaligus sosok yang pernah melatihnya. Pendekatan baru ini yang membutuhkan adaptasi lebih jauh bagi tim.
Jika Carlo Ancelotti dikenal fleksibel dan memberi kebebasan penuh pada pemain, Alonso justru menerapkan pendekatan lebih ketat. Pendekatan ini, meski efektif secara taktik, disebut membatasi kreativitas dan kebebasan beberapa pemain di lapangan.
Sejauh ini, secara hasil, Alonso berada di jalan yang tepat. Real Madrid tampil konsisten. Alonso juga sangat responsif dengan segera memperbaiki taktiknya usai Real Madrid kalah dari Atletico Madrid beberapa waktu lalu.
Sumber: FotMob
Klasemen La Liga 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Semakin Tajir Melintir, Lamine Yamal Beli Rumah Mewah Eks Milik Gerard Pique dan Shakira
- 3 Hal yang Harus Diperbaiki Hansi Flick agar Barcelona Kembali Garang
- Setelah Bentrok di El Clasico, Xabi Alonso dan Vinicius Harus Segera Akhiri Konflik
- Saran Supaya Barcelona Kembali Tampil Solid dan Efisien di Semua Lini: Ganti Formasi
- Franco Mastantuono Harus Bekerja Keras untuk Rebut Kembali Tempat di Starting XI Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal ke Final Liga Champions dengan Gaya
Liga Champions 6 Mei 2026, 08:04
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 6 Mei 2026, 05:52
LATEST UPDATE
-
Pilih Lawan Arsenal di Final UCL? Bayern Munchen Aja!
Liga Inggris 6 Mei 2026, 21:31
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Bayern vs PSG
Liga Champions 6 Mei 2026, 21:05
-
Harry Kane vs Ousmane Dembele, Ojo Dibandingke
Liga Champions 6 Mei 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18















