3 Figur Sentral Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 meski Gagal ke Semifinal
Gia Yuda Pradana | 13 Desember 2025 18:18
Bola.net - Timnas Indonesia U-22 menghadapi SEA Games 2025 dengan ekspektasi tinggi dan komposisi skuad yang relatif merata. Sejak laga pembuka fase grup, terlihat jelas ada sejumlah pemain yang langsung menjadi pilihan utama pelatih Indra Sjafri.
Di tengah rotasi dan perubahan pendekatan taktik, Timnas Indonesia U-22 tetap memiliki tulang punggung yang terus dipertahankan. Para pemain ini selalu tampil sejak menit awal dan menyelesaikan pertandingan tanpa tergantikan.
Kehadiran mereka memberi stabilitas permainan meski hasil akhir tidak sesuai harapan. Timnas Indonesia U-22 harus tersingkir lebih cepat karena gagal melaju ke semifinal SEA Games 2025.
Dari 23 pemain yang dibawa ke turnamen, hanya segelintir nama yang mendapatkan menit bermain maksimal. Fakta ini menegaskan adanya kepercayaan penuh dari Indra Sjafri terhadap pemain tertentu.
Konsistensi performa menjadi faktor utama yang membuat mereka sulit digeser. Akan tetapi, solidnya kontribusi individu belum cukup membawa Garuda Muda melangkah lebih jauh.
Kadek Arel, Pilar Konsisten di Jantung Pertahanan

Kadek Arel menjadi figur penting di lini belakang Timnas Indonesia U-22 sepanjang SEA Games 2025. Bek berusia 20 tahun ini selalu dipercaya mengawal pertahanan sejak menit pertama.
Dia tercatat sebagai satu-satunya pemain bertahan yang tidak tersentuh rotasi. Kadek Arel selalu bermain penuh selama dua laga fase grup.
Perannya tidak hanya sebatas menjaga area pertahanan. Namun, dia juga aktif membantu situasi bola mati sebagai target di kotak penalti lawan.
Beberapa peluang sempat tercipta dari skema tersebut. Akan tetapi, efektivitas penyelesaian akhir belum berpihak kepadanya.
Ivar Jenner, Kapten yang Menjaga Keseimbangan

Nama Ivar Jenner juga masuk dalam daftar pemain paling konsisten bersama Timnas Indonesia U-22. Pengalaman bermain di level Eropa membuatnya tampil matang di lini tengah.
Gelandang Jong Utrecht ini selalu menjadi starter dan tak pernah digantikan. Indra Sjafri juga memberinya tanggung jawab sebagai kapten tim.
Peran Ivar sangat vital dalam menjaga alur permainan. Dia menjadi penghubung antara lini belakang dan lini depan Garuda Muda.
Ketenangan dan kecerdasan membaca permainan membuat posisinya sulit digeser. Oleh karena itu, Timnas Indonesia U-22 selalu menjadikannya poros utama sepanjang turnamen.
Dony Tri Pamungkas, Fleksibilitas yang Memberi Dimensi Tambahan

Dony Tri Pamungkas menunjukkan nilai lebih lewat kemampuannya bermain di banyak posisi. Fleksibilitas ini membuatnya selalu masuk rencana utama Timnas Indonesia U-22.
Pada laga pertama, pemain Persija Jakarta tersebut bermain sebagai wingback kiri. Namun, perannya berubah menjadi sayap kiri ketika tim membutuhkan dorongan menyerang.
Di pertandingan kedua, Dony langsung dimainkan sebagai winger kiri. Dia diberi kebebasan untuk aktif menusuk pertahanan lawan.
Selama SEA Games 2025, Dony selalu bermain penuh tanpa pergantian. Kontribusinya ditandai dengan satu assist yang lahir dari pergerakan agresif di sisi kiri.
Konsistensi menit bermain dan peran taktis menjadi bukti kepercayaan pelatih. Akan tetapi, performa individu ini belum mampu mengubah nasib Timnas Indonesia U-22 secara keseluruhan.
Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa/Aning Jati, 13 Desember 2025
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis SEA Games 2025 Thailand, 7-14 Desember 2025
- Ganda Campuran Gagal Pertahankan Emas, Jafar/Felisha Kantongi Perunggu Bulu Tangkis SEA Games 2025
- Karate Indonesia Raup 4 Medali, Joshua Kandou Sabet Medali Emas SEA Games 2025
- Luluk Diana Tri Wijayana Sabet Emas Angkat Besi Nomor 48 kg di SEA Games 2025 Thailand
- Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari Lolos ke Final Bulu Tangkis SEA Games 2025, 3 Wakil Indonesia Tumbang
- Jens Raven Minta Maaf Gagal di SEA Games 2025, Berharap Bisa Membela Timnas Indonesia U-22 Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Real Madrid vs Elche 15 Maret 2026
Liga Spanyol 13 Maret 2026, 11:42
-
Prediksi West Ham vs Man City 15 Maret 2026
Liga Inggris 13 Maret 2026, 11:12
-
Prediksi Udinese vs Juventus 15 Maret 2026
Liga Italia 13 Maret 2026, 10:53
-
Prediksi Arsenal vs Everton 15 Maret 2026
Liga Inggris 13 Maret 2026, 10:28
-
Prediksi Chelsea vs Newcastle 15 Maret 2026
Liga Inggris 13 Maret 2026, 10:15
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Swiss Open 2026, 10-15 Maret 2026
Bulu Tangkis 14 Maret 2026, 10:14
-
Hasil Lengkap Pertandingan Pebulu Tangkis Indonesia di Swiss Open 2026
Bulu Tangkis 14 Maret 2026, 10:12
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP China 2026 di Vidio, 13-15 Maret 2026
Otomotif 14 Maret 2026, 09:59
-
Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Liga Italia 14 Maret 2026, 08:00
-
Jakarta Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Digelar di Ancol
Lain Lain 14 Maret 2026, 07:50
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Strategi Juventus Goda Alisson Becker, Inter Milan Terancam Gigit Jari
Liga Italia 14 Maret 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54









