3 Pekerjaan Rumah Mendesak Timnas Indonesia U-22 jelang SEA Games 2025
Gia Yuda Pradana | 19 November 2025 17:47
Bola.net - Timnas Indonesia U-22 kembali mendapat pelajaran berharga setelah menjalani dua laga uji coba melawan Mali U-22, rangkaian persiapan menuju SEA Games 2025. Hasil imbang 2-2 pada pertandingan terakhir memang menunjukkan adanya progres, tetapi belum cukup untuk menjawab seluruh pekerjaan rumah.
Pelatih Indra Sjafri mengakui bahwa timnya masih membutuhkan banyak pembenahan sebelum bertolak ke ajang multievent terbesar kawasan Asia Tenggara itu. Dari lini belakang hingga persoalan mentalitas, berbagai aspek masih tampil naik turun dalam empat laga uji coba terakhir.
Tanpa kemenangan dalam empat pertandingan beruntun, kondisi ini membuat evaluasi menyeluruh menjadi keharusan. Ada tiga hal yang wajib dibenahi agar Garuda Muda bisa tampil lebih solid dan kompetitif pada Desember mendatang.
Catatan Kebobolan Timnas Indonesia U-22 yang Masih Tinggi

Masalah pertama yang paling mencolok adalah tingginya jumlah kebobolan. Dalam dua laga uji coba melawan Mali U-22, gawang Garuda Muda total kemasukan lima gol. Situasi ini melanjutkan catatan kurang ideal pada uji coba sebelumnya melawan India U-22, ketika Indonesia kebobolan tiga gol dalam dua pertandingan.
Artinya, dalam empat laga uji coba terakhir, Timnas Indonesia U-22 gagal mencatatkan satu pun clean sheet. Ini menjadi alarm penting bagi sektor pertahanan yang seharusnya menjadi pondasi permainan. Organisasi lini belakang terlihat belum konsisten, terutama dalam mengantisipasi transisi cepat dan duel satu lawan satu.
Indra Sjafri harus segera merapikan koordinasi antarlini sekaligus menentukan kombinasi terbaik antara bek tengah, fullback, dan gelandang bertahan. SEA Games 2025 menjanjikan persaingan ketat; sedikit kelengahan bisa berujung fatal.
Kepercayaan Diri Pemain Timnas Indonesia U-22 Perlu Dipulihkan

Tidak meraih kemenangan dalam empat laga uji coba tentu membawa dampak psikologis. Kekhawatiran mengenai turunnya rasa percaya diri pemain menjadi catatan penting yang harus segera ditangani staf pelatih.
Dalam kondisi seperti ini, pendekatan mental menjadi sama pentingnya dengan latihan taktik atau fisik. Para pemain harus diyakinkan bahwa proses sedang berjalan ke arah yang benar, terlebih ada peningkatan performa pada laga terakhir yang berakhir 2-2.
SEA Games 2025 akan menjadi panggung besar, dan untuk mempertahankan medali emas, Garuda Muda membutuhkan mental yang kuat. Tim pelatih perlu menanamkan kembali rasa percaya diri, keberanian mengambil keputusan, serta ketenangan dalam situasi genting. Tugas ini tidak mudah, tetapi wajib dilakukan demi menjaga motivasi kolektif.
Menemukan Komposisi Terbaik Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games

Masalah berikutnya adalah menentukan komposisi ideal. Dari dua laga uji coba terakhir, starting eleven Timnas Indonesia U-22 berubah cukup signifikan. Hanya lima pemain yang selalu tampil sebagai starter: Kadek Arel, Ivar Jenner, Rafael Struick, Mauro Zijlstra, dan Dony Tri Pamungkas.
Variasi ini menunjukkan bahwa Indra Sjafri masih melakukan eksperimen untuk mencari keseimbangan permainan. Akan tetapi, waktu terus berjalan. Pada SEA Games 2025, jumlah pemain yang boleh dibawa hanya 20 orang. Oleh karena itu, pemilihan harus benar-benar matang dan sesuai kebutuhan taktik utama.
Kombinasi lini serang, komposisi gelandang, hingga kepastian siapa yang akan mengisi pos penjaga gawang utama harus ditentukan secepatnya. Ketepatan memilih pemain akan berdampak langsung pada stabilitas tim sepanjang turnamen.
Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa/Wiwig Prayugi, 19 November 2025
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Ivar Jenner Mungkin Tinggalkan FC Utrecht Akhir Musim, Ingin Membela Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
- Sekou Kone, Wonderkid Manchester United yang Gagalkan Kemenangan Timnas Indonesia U-22 atas Mali
- Indra Sjafri Sudah Punya 18 Pemain Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025, Tinggal Pilih 5 Nama Lagi
- Ivar Jenner Bangga Timnas Indonesia U-22 Bisa Imbangi Mali Menjelanh SEA Games 2025, Ini Kata-Kata Berkelasnya Inbox
- Nasib Pemain Abroad di SEA Games 2025: PSSI Lobi Klub, Indra Sjafri Klarifikasi Belum Ada yang Pasti
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi: Ini Pelatih Sementara Timnas Italia Pengganti Gennaro Gattuso
Piala Dunia 10 April 2026, 21:20
-
Sudah Minta Maaf, Enzo Fernandez Tetap Absen Lawan Man City
Liga Inggris 10 April 2026, 21:02
-
Luciano Spalletti Resmi Perpanjang Kontrak di Juventus hingga 2028
Liga Italia 10 April 2026, 20:39
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Girona, Misi Bangkit di Bernabeu
Liga Spanyol 10 April 2026, 18:16
LATEST UPDATE
-
Arne Slot Menolak Menyerah di Liverpool
Liga Inggris 11 April 2026, 05:30
-
West Ham vs Wolves: Pesta Gol The Hammers Kirim Tottenham ke Zona Degradasi
Liga Inggris 11 April 2026, 05:20
-
Arsenal vs Bournemouth: Apa Kabar Bukayo Saka, Eze, dan Mikel Merino?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:33
-
Mikel Arteta Minta Fans Arsenal 'Bawa Bekal' ke Emirates Stadium, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 04:31
-
Ketika Pep Guardiola 'Marah' Kepada Bernardo Silva, Ada Apa?
Liga Inggris 11 April 2026, 02:45
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45







